BolaSkor.com - Di era sepak bola industri seperti saat ini, kian sulit menemukan pemain yang setia dengan satu klub saja. Lionel Messi yang sudah menjadi ikon Barcelona selama bertahun-tahun kini juga bersiap untuk hengkang.

Messi telah meminta izin kepada petinggi Barcelona untuk hengkang. Keputusan tersebut langsung membuat klub-klub top Eropa lain siap siaga melihat peluang untuk memboyong pemain berusia 33 tahun itu.

Padahal andai bertahan di Barcelona, Messi berpeluang mengikuti jejak Paolo Maldini, Francesco Totti, dan Ryan Giggs sebagai pemain yang hanya membela satu klub sepanjang karier profesionalnya. Sesuatu yang sangat sulit dilakukan oleh pemain di era sekarang.

Baca Juga:

9 Pemain Bintang yang Secara Mengejutkan Hengkang dari Barcelona

4 Hal Menarik Mengenai Rodrigo, Striker yang Datang ke Leeds United karena Marcelo Bielsa

Selebrasi Wakanda Forever Black Panther yang Melegenda di Sepak Bola

Ada sejumlah faktor yang membuat sulit menemukan pemain yang loyal kepada satu klub saja saat ini. Salah satunya dan yang paling utama tentu adalah uang.

Kini harga pemain di bursa transfer jauh lebih tinggi dibanding satu dekade silam. Banyak klub yang berani mengeluarkan uang dengan jumlah fantastis untuk membajak pemain bintang dari rivalnya.

Faktor lain yang bisa membuat seorang ikon klub hengkang adalah karena adanya konflik internal. Contoh nyatanya adalah yang kini terjadi kepada Messi.

Sejumlah pemain memang akhirnya terpaksa hengkang karena terlibat perseteruan dengan pelatih atau manajemen. Bahkan ada juga klub yang mencampakkan ikonnya begitu saja karena performanya telah menurun.

Sebelum rumor Messi meninggalkan Barcelona mencuat, sejumlah bintang telah lebih dulu mengalami hal tersebut. Berikut ini lima kepindahan ikon klub yang sulit dipercaya dalam dua dekade terakhir:

1. Luis Figo

Bursa transfer musim panas 2000 digemparkan dengan kepindahan Luis Figo ke Real Madrid. Bagaimana tidak? saat itu bintang asal Portugal tersebut berstatus sebagai ikon Barcelona.

Figo yang membela Barcelona sejak 1995 merupakan salah satu idola publik Camp Nou. Ia menjadi pemain kunci Blaugrana saat meraih dua gelar LaLiga berturut-turut pada 1998 dan 1999.

Nama Figo sebenarnya sudah dikaitkan dengan Madrid sejak Florentino Perez mencalonkan diri sebagai presiden klub. Meski begitu, tidak banyak yang percaya hal tersebut akan terjadi mengingat sang pemain membela Barcelona yang notabene rival abadi Los Blancos.

Namun pada akhirnya, Figo benar-benar pindah ke Madrid dengan memecahkan rekor transfer. Sesuatu yang membuat fans Barcelona marah hingga terjadilah insiden pelemparan kepala babi yang terkenal itu.


2. Thierry Henry

Thierry Henry merupakan bomber andalan skuat The Invincible Arsenal pada musim 2003-2004. Pemain berkebangsaan Prancis itu menjelma menjadi salah satu ikon The Gunners sebagai pemegang rekor top skorer sepanjang masa.

Henry yang memperkuat Arsenal sejak musim 1999 nyaris tak pernah dirumorkan akan hengkang. Padahal sejumlah klub besar seperti Real Madrid pernah menggodanya.

Namun kabar mengejutkan terjadi pada musim panas 2007. Henry memutuskan hengkang ke Barcelona dengan biaya transfer senilai 24 juta euro.

Trofi Liga Champions menjadi salah satu alasan Henry rela meninggalkan Arsenal. Ia akhirnya berhasil meraihnya pada tahun 2009 setelah di final mengalahkan Manchester United.


3. Fernando Torres

Fernando Torres merupakan salah satu penyerang kelas dunia yang pernah dimiliki Liverpool. Bomber berkebangsaan Spanyol itu merupakan idola publik Anfield sejak tiba pada musim panas 2007.

Namun status Torres sebagai idola dan salah satu ikon klub berubah menjadi pengkhianat pada awal tahun 2011. Ia membuat fans Liverpool marah karena meminta dijual ke Chelsea.

Meski terdengar mustahil, transfer itu akhirnya terwujud setelah Chelsea mengeluarkan uang sebesar 50 juta poundsterling untuk menebus Torres. Hal ini secara otomatis memancing kemarahan fans Liverpool.

Torres bahkan sempat mendapat ancaman pembunuhan. Apalagi ia langsung berhadapan dengan mantan klubnya tersebut pada laga debut berseragam Chelsea.

Pada akhirnya, Torres gagal menunjukkan performa maksimal bersama Chelsea sehingga kariernya terus mengalami penurunan. Namun ia sempat meraih trofi Liga Champions pada 2012 silam.


4. Neymar

Neymar merupakan salah satu sosok kunci keberhasilan Barcelona saat meraih treble winners pada 2015 silam. Kombinasinya bersama Luis Suarez dan Messi di lini depan sangat menakutkan saat itu.

Barcelona berencana menjadikan Neymar sebagai penerus Messi saat merekrutnya pada musim panas 2013 silam. Tak butuh waktu lama bagi bintang asal Brasil itu untuk nyetel dengan permainan Blaugrana.

Namun keputusan mengejutkan dibuat Neymar pada musim panas 2017. Ia memilih hengkang ke Paris Saint-Germain (PSG) dengan nilai transfer mencapai 222 juta euro.

Transfer ini bisa dibilang hampir mustahil terwujud mengingat klausul penjualan yang bernilai fantastis. Namun PSG sanggup mengeluarkan uang sebanyak itu dan menjadikan Neymar sebagai pemain termahal dunia hingga saat ini.


5. Cristiano Ronaldo

Bermain untuk Real Madrid merupakan impian Cristiano Ronaldo sejak kecil. Maka tak mengejutkan saat bintang asal Portugal itu pindah dari Manchester United untuk mewujudkan mimpinya pada musim panas 2009.

Bersama Madrid, penampilan Ronaldo kian matang. ia juga berhasil mempersembahkan berbagai prestasi untuk kubu Santiago Bernabeu seperti empat trofi Liga Champions dan dua gelar LaLiga.

Banyak pihak yakin Ronaldo akan pensiun di Madrid. Apalagi performanya tetap stabil meski usianya sudah tidak muda lagi.

Namun Ronaldo mengambil keputusan mengejutkan pada musim panas 2018. Ia memilih meninggalkan Madrid untuk berlabuh ke Juventus.

Bianconeri harus mengeluarkan uang sebesar 100 juta euro untuk menebus Ronaldo. Namun konflik dengan presiden Florentino Perez selaku presiden Madrid diyakini menjadi alasan utama kepindahan CR7 ke Italia.