BolaSkor.com - Bursa transfer manajer yang meliputi Manchester United masih seru disimak. Pasalnya setelah Red Devils memecat Ole Gunnar Solskjaer, klub tidak langsung menunjuk pengganti manajer asal Norwegia tersebut.

Sesuai dengan pernyataan di laman resmi Man United, klub untuk sementara waktu ditangani oleh Michael Carrick yang menjadi asisten pelatih kala tim ditangani Solskjaer. United juga masih mencari manajer interim.

Manajer atau pelatih interim adalah peramu taktik yang diberi mandat atau kontrak setidaknya untuk akhir musim. Tentu saja, ada kans bagi manajer interim itu untuk mendapatkan perpanjangan kontrak sebagai manajer permanen jika mampu mengangkat performa tim.

Baca Juga:

Pochettino dalam Pantauan, Man United Juga Kejar Valverde dan Garcia

Villarreal 0-2 Man United: Kemenangan untuk Solskjaer

Nostalgia - Mengenang Debut Manis Giggs dan Solskjaer sebagai Caretaker MU

Dalam hal tersebut, Michael Carrick jadi salah satu kandidat jika memang mantan gelandang United medio 2006-2018 mampu mengangkat performa United. Seperti halnya Solskjaer, Carrick tahu kultur klub setelah 12 tahun dilatih Sir Alex Ferguson.

Solskjaer pada Desember 2018 juga menjadi manajer interim pasca menggantikan Jose Mourinho, lalu perlahan kontraknya diperpanjang karena performa bagus tim.

Adapun Solskjaer dipecat menyusul tren minor United yang kalah tiga kali beruntun di Premier League melawan Liverpool (0-5), Manchester City (0-2), dan Watford (1-4). Menilik waktu dia melatih United, hasil-hasil itu tak bisa ditolerir.

Selain Carrick ada lima pelatih lainnya yang kabarnya sudah diwawancara Man United untuk mengisi pos manajer interim. Berikut para kandidat itu:

1. Ernesto Valverde

Tiga tahun melatih Barcelona (2017-2020) dengan pengalaman terbesar di luar Spanyol kala melatih tim Yunani, Olympiakos pada medio 2010-2012. Ernesto Valverde (57 tahun) saat ini sedang tidak melatih klub mana pun.

Pengalaman meraih dua titel LaLiga dan satu Copa del Rey dengan Barcelona, plus melatih Lionel Messi jadi faktor United mempertimbangkannya, sebab United punya superstar lainnya yakni Cristiano Ronaldo. Valverde kabarnya sudah berbicara kepada Direktur Sepak Bola United, John Murtough.

2. Rudi Garcia

Executive Vice-Chairman United, Ed Woodward, beserta Richard Arnold selaku Managing Director United masih melakukan perjalanan di Eropa untuk mencari manajer interim United. Satu nama lainnya adalah Rudi Garcia.

Pelatih berusia 57 tahun punya kans membesut United karena saat ini sedang tidak melatih klub. Kelebihan lain dari pria asal Prancis adalah kemampuan berbahasa Inggris, Spanyol, dan Italia yang dapat memudahkan adaptasinya jika melatih United.

Pernah memenangi trofi dan memainkan sepak bola atraktif jadi nilai plus untuk Garcia, yang pernah melatih Lille, AS Roma, dan Olympique Marseille.

3. Ralf Rangnick

Pelatih dengan kemampuan melihat talenta muda dan juga terbiasa mengisi peran Direktur Olahraga. Kini Ralf Rangnick (63 tahun) menjadi Kepala Olahraga dan Pengembangan di klub Rusia, Lokomotiv Moscow.

Rangnick merupakan guru bagi filosofi sepak bola gegenpressing yang dikagumi oleh Jurgen Klopp. Pengalamannya besar karena pernah membesut Schalke dan RB Leipzig. Pertanyaannya, apakah United berani merekrutnya?

4. Lucien Favre

Pelatih sarat pengalaman lainnya dan sedang tidak melatih klub mana pun. Lucien Favre (64 tahun) dibidik sejumlah klub Inggris dengan segudang pengalamannya di Eropa bersama Zurich, Hertha Berlin, Borussia Monchengladbach, Nice, dan Borussia Dortmund.

Bukan pelatih bergelimang trofi dengan kesuksesan bersama Zurich, plus satu titel Piala Super Jerman dengan Dortmund, tapi Favre dikabarkan punya hubungan baik dengan Jadon Sancho. Performa sang pemain bisa membaik jika Favre melatih klub.

5. Paulo Fonseca

Pilihan hipster untuk Man United dan bisa jadi opsi terakhir. Paulo Fonseca sempat dikaitkan dengan Tottenham Hotspur dan Newcastle United, sebelum kedua klub itu menunjuk Antonio Conte dan Eddie Howe.

Terkenal dengan pandangannya akan sepak bola ofensif, Fonseca meraih sukses besar kala melatih Shakhtar Donetsk (2016-2019). Permasalahannya, satu-satunya klub besar yang pernah dilatih Fonseca adalah Roma pada periode 2019-2021.