BolaSkor.com - Semua laga pekan ke-38 Premier League 2019-2020 akan digelar serentak pada Minggu (26/7) pukul 22.00 wib. Meski sang juara sudah ditetapkan, tapi sejumlah momen menarik dipastikan akan tetap tersaji di pertandingan penutup musim ini.

Liverpool sudah dinobatkan sebagai juara Premier League 2019-2020 saat kompetisi tersisa tujuh pekan. The Reds memang tampil sangat konsisten sepanjang musim ini.

Sayangnya konsistensi Liverpool tidak diikuti para pesaing. Tim asuhan Jurgen Klopp itu seolah berlari sendirian menuju garis finis.

Baca Juga:

Jadwal Siaran Langsung Pertandingan: Manchester United, Chelsea, dan Leicester Berburu Tiket Liga Champions

4 Fakta Menarik Pemain Keturunan Indonesia dalam Skuat Leeds United, Pascal Struijk

Prediksi Leicester Vs Manchester United: Segalanya Dipertaruhkan di King Power Stadium

Hal ini berbanding terbalik dengan yang terjadi pada musim lalu. Saat itu Manchester City dan Liverpool terlibat persaingan sengit hingga akhir.

Manchester City bahkan baru bisa dipastikan merebut gelar juara di pekan terakhir. Mereka hanya unggul satu poin atas Liverpool.

Meski begitu, laga penutup musim ini bukan sekadar formalitas belaka. Masih ada banyak hal yang diperebutkan.

Berikut 4 momen menarik yang akan mewarnai laga pekan terakhir Premier League 2019-2020:

1. Perebutan posisi Empat besar

Manchester United dan Leicester City akan saling bunuh untuk memperebutkan empat besar.

Setelah Liverpool dinobatkan sebagai juara dan Manchester City sebagai runner up, pusat perhatian publik beralih ke persaingan memperebutkan dua tiket Liga Champions yang tersisa. Tiga klub yaitu Manchester United, Chelsea, dan Leicester City menjadi aktornya.

Pada pertengahan musim, dua tiket ini seperti akan menjadi milik Chelsea dan Leicester. Kedua tim membuat jarak yang cukup jauh dengan tim peringkat lima ke bawah.

Namun Manchester United secara perlahan mampu bangkit hingga kini menyalip keduanya. Kehadiran Bruno Fernandes di penghujung bursa transfer musim dingin berperan penting dalam kebangkitan Setan Merah.

Manchester United yang kini duduk diperingkat ketiga hanya unggul selisih gol dari Chelsea. Sementara Leicester City tertinggal satu poin dari keduanya.

Drama akan tersaji karena Manchester United dan Leicester City harus saling bunuh pada pekan terakhir ini. The Foxes yang butuh kemenangan untuk merebut empat besar akan bertindak sebagai tuan rumah.

Sementara di waktu bersamaan, Chelsea akan menjamu Wolverhampton. Laga ini juga tidak akan mudah bagi The Blues mengingat sang calon lawan merupakan salah satu kuda hitam yang juga sempat bersaing di papan atas.


2. Perjuangan menghindari degradasi

Pekan terakhir Premier League 2019-2020 juga akan menyuguhkan perjuangan tiga tim untuk menghindari zona degradasi. Saat ini baru Norwich City yang sudah dipastikan turun kasta.

Tiga tim yang akan berjuang menghindari degradasi adalah Aston Villa, Watford, dan Bournemouth. Hanya ada satu klub yang bisa kembali berlaga di Premier League musim depan.

Bournemouth yang saat ini berada di peringkat 19 bisa dibilang menjadi klub dengan peluang terkecil untuk bertahan karena tertinggal tiga poin dari dua rivalnya. Selain wajib menang saat bertandang ke markas Everton, mereka juga harus berharap Aston Villa dan Watford kalah demi menghindari zona degradasi.

Situasi tak kalah rumit juga akan dialami Aston Villa dan Watford. Kedua tim sama-sama mengemas 34 poin dan dipisahkan selisih satu gol.

Villa saat ini berhak duduk di peringkat ke-17 yang merupakan batas aman karena selisih golnya -26. Sementara Watford berada satu tingkat di bawahnya dengan selisih gol -27.

Itu artinya, kemenangan belum menjamin keduanya selamat dari degradasi. Mereka juga harus memperhitungkan selisih gol rivalnya.

Villa akan bertandang ke markas West Ham United, sedangkan Watford menyambangi kandang Arsenal. Drama menghindari degradasi diyakini akan berlangsung hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.


3. Perebutan gelar top skorer

Jamie Vardy

Perebutan gelar pencetak gol terbanyak Premier League 2019-2020 juga akan berlangsung hingga pekan terakhir. Posisi Jamie Vardy sebagai pemimpin daftar top skorer memang belum aman.

Vardy kini mengoleksi 23 gol. Ia hanya unggul dua gol dari Danny Ings yang cukup tajam di masa pandemi bersama Southampton.

Selain Ings, Vardy juga harus mewaspadai Pierre-Emerick Aubameyang. Penyerang Arsenal itu hanya tertinggal tiga gol dan akan menghadapi klub penghuni zona degradasi, Watford di laga terakhir.

Saat Leicester juara pada musim 2015-2016, Vardy gagal merebut gelar top skorer. Ia hanya berada di peringkat kedua karena kalah satu gol dari Harry Kane.

Jika posisi Vardy dan Ings tak tergoyahkan maka ini kali pertama setelah musim 1999-2000, dua penyerang Inggris bertengger di daftar top skorer. Mereka akan mengikuti jejak Kevin Phillips dan Alan Shearer.


4. Perebutan trofi Golden Glove

trofi Golden Glove

Selain top skorer, trofi Golden Glove atau kiper dengan catatan clean sheets terbanyak juga masih akan diperebutkan hingga pekan terakhir. Nick Pope (Burnley) dan Ederson (Manchester City) memiliki peluang yang sama besarnya untuk meraih penghargaan ini.

Saat ini Pope dan Ederson sama-sama meraih clean sheets terbanyak yaitu 15 kali. Jadi tak kebobolan di pertandingan terakhir sangat penting bagi mereka.

Pope bersama burnley akan menjamu Brighton & Hove Albion di laga terakhir. Sementara Ederson akan coba menjaga gawang Manchester City tetap perawan saat menjamu Norwich City.

Jika keduanya mampu mencetak clean sheets di laga terakhir maka akan mengulangi catatan di musim 2013-2014. Saat itu, Petr Cech dan Wojciech Szczesny juga harus berbagi gelar golden glove karena sama-sama membukukan 16 clean sheets.


5. Perpisahan David Silva dengan Premier League

David Silva

Momen yang juga tak boleh dilewatkan pada laga terakhir musim ini adalah perpisahan David Silva dengan Premier League. Musim depan, gelandang berkebangsaan Spanyol itu memang akan meninggalkan Manchester City.

Musim merupakan kali kesepuluh Silva tampil di Premier League. Jika di total, ia akan memainkan laga ke 309-nya malam nanti.

Silva sudah mempersembahkan empat trofi Premier League untuk Manchester City. Salah satunya pada musim 2011-2012 yang mengakhiri paceklik gelar The Citizens selama 44 tahun.

Sayang Silva tidak bisa memberikan salam perpisahan secara langsung kepada fans Manchester City. Seperti diketahui, Premier League masih melarang kehadiran penonton di stadion karena pandemi virus corona.