BolaSkor.com - Arema FC tengah kehilangan sosok nahkoda yang akan mengawal perjalanan tim dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2020 nanti, seiring mundurnya Mario Gomez dari jabatan pelatih kepala.

Lalu, siapa pelatih yang menggantikan posisi arsitek tim berpaspor Argentina itu? Berikut Bolaskor mengapungkan 5 nama pelatih yang cukup layak memimpin tim Singo Edan dengan sederet prestasi dalam perjalanan kariernya.

1. Esteban Gullien

Namanya langsung melejit dalam bursa sebagai calon pengganti Mario Gomez, terutama dari kalangan suporter. Esteban Gullien mereka anggap sebagai salah satu legenda klub, yang menjadi bagian saat Arema menjuarai trofi ISL musim 2009/2010 silam.

Saat ini, sosok 40 tahun itu juga sedang berstatus tanpa klub di Uruguay dan sudah berlisensi FIFA Pro. Esteban juga tak perlu banyak waktu untuk beradaptasi, lewat pengalamannya berkarir di Liga Indonesia sejak menjadi Playmaker handal Pelita Krakatau Steel 2005 silam.

2. Milomir Seslija

Milomir Seslija. (BolaSkor.com/Kristian Joan)

Milomir menjadi unggulan kedua karena dinilai sudah lekat dengan Arema FC. Tiga periode telah dijalaninya bersama tim Singo Edan, sehingga namanya langsung diingat oleh Aremania meski disebut telah melanjutkan karier di kompetisi Malaysia.

Pelatih dengan paspor Bosnia Herzegovina berusia 56 tahun itu memulai karier kepelatihan di Arema pada kompetisi IPL 2011 silam. Ia kembali datang dan membawa Arema menjuarai sejumlah turnamen pada 2016, hingga terakhir kali meraih trofi Piala Presiden tahun 2019 lalu.

Namun, materi pemain asing yang mayoritas berasal dari Amerika Latin bisa menjadi penghambat pengembangan taktiknya. Mengingat Milomir yang berlisensi UEFA Pro, lebih menyukai sepak bola agresif khas Eropa timur.

Baca Juga:

5 Sosok Asal Brasil yang Sukses bersama Persija Jakarta

3 Lawan Adu Taktik Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong di Piala Asia U-19 2020

11 Pelatih yang Juga Tak Tuntas di Arema Sebelum Mario Gomez

3. Milan Petrovic

Pelatih yang kini tinggal di Slovenia itu menjadi unggulan ketiga dalam bursa pengganti Mario Gomez. Pertimbangannya tak lepas dari kontribusi Milan kala menyelamatkan Arema dari krisis dan hampir terdegradasi musim 2018 silam.

Milan Petrovic terakhir kali membesut Badak Lampung FC pada gelaran Liga 1 musim 2019 lalu. Sayang, karir arsitek berlisensi EUFA Pro itu tak mulus, setelah Badak Lampung harus turun kasta akibat degradasi ke Liga 2 pada klasemen akhir Liga 1.

4. Franco Hita

Franco Hita. (Instagram Franco Hita)

Masuknya Franco Hita sama halnya Esteban Gullien, yang dipertimbangkan sebagai seorang legenda klub. Nama Hita mendapat tempat istimewa di hati Aremania berkat sederet prestasinya pada era Liga Indonesia silam.

Pelatih berpaspor Argentina yang kini berusia 41 tahun itu berandil besar dalam sukses tim di era kepelatihan Benny Dolo. Hita turut mempersembahkan gelar juara Copa Indonesia tahun 2005 dan 2006 serta Babak 8 Besar Liga Indonesia dalam periode yang sama.

5. Charis Yulianto

Charis bisa menjadi opsi terkahir bagi Arema FC, jika perburuan pelatih baru tak menampakkan hasil. Pertimbangannya cukup kuat, lantaran pelatih kelahiran Blitar ini turut membawa Mario Gomez hingga membangun skuat saat ini.

Faktor legenda bagi klub juga turut memperkuat opsi bagi Charis Yulianto sebagai Pelatih Arema FC dalam lanjutan kompetisi nanti. Bek yang memperkuat tim Singo Edan pada musim 1997-2002 serta 2011-2012 juga sudah berlisensi A AFC, sesuai syarat minimal di Liga 1.

Meski di sisi lain, Arema cukup berjudi jika memilih sosok 40 tahun itu. Lantaran pengalaman kepelatihannya banyak terasah di kompetisi level junior, saat membesut Borneo FC U-20 pada 2016 dan 2018, Bhayangkara FC U-19 tahun 2017 dan Asisten Pelatih Borneo FC Liga 1 musim 2019 lalu. (Laporan Kontributor Kristian Joan)