BolaSkor.com - AC Milan akan menjamu Inter Milan pada laga lanjutan Serie A 2021-2022, di Stadion San Siro, Senin (8/11) dini hari WIB. Menilik ke belakang, ternyata kedua tim pernah dipimpin pelatih yang sama.

Derby della Madonnina kali ini dibumbui dengan persaingan di papan atas. Milan berada pada peringkat kedua, sedangkan Inter bercokol pada posisi ketiga.

Oleh karena itu, Stefano Pioli dan Simone Inzaghi diprakirakan akan mengeluarkan pemain dan taktik terbaik. Tiga poin adalah hal yang wajib didapatkan.

Baca Juga:

Makna Selebrasi Emosional Lukaku di Derby della Madonnina

Kronologi Perseteruan Ibrahimovic dan Lukaku di Derby della Madonnina

3 Derby della Madonnina Paling Seru di Coppa Italia

Menariknya, selain pemain, Inter dan Milan juga pernah merasakan servis pelatih yang sama. Beberapa nama beken mendapatkan kesempatan mengatur penggawa Milan dan Inter.

Berikut ini adalah lima pelatih yang pernah tangani Milan dan Inter.

Giovanni Trapattoni

Ketika masih aktif sebagai pemain, Giovanni Trapattoni adalah legenda AC Milan. Ia menghabiskan hampir seluruh kariernya bersama Rossoneri sebelum akhirnya gantung sepatu pada 1972.

Tak heran, Trapattoni mendapatkan kesempatan menjadi pelatih utama Milan pada awal Oktober 1975. Sebelumnya, ia merupakan asisten dari Gustavo Giagnoni.

Namun, perjalanan Trapattoni hanya bertahan 37 pertandingan. Setelah itu, ia pindah ke Juventus sebelum pada akhirnya menukangi Inter Milan. Trapattoni membawa Nerazzurri juara Serie A, Piala Super Italia, dan Liga Europa.

Luigi Radice

Nama berikutnya kembali datang dari mantan penggawa AC Milan, Luigi Radice. Sang pelatih terlebih dulu menukangi Rossoneri sebelum menuju klub Biru-Hitam.

Dengan rekam jejak membawa Torino juara Serie A 1975-1976, Luigi Radice mendapatkan kepercayaan menukangi AC Milan pada 1981. Namun, karena hasil jeblok yang didapatkan, Radice dipecat pada pertengahan musim. Pada musim itu, Milan pun turun kasta.

Setelah itu, Inter memberikan kepercayaan kepada Luigi Radice untuk memegang kemudi. Radice pun hanya mendapatkan kesempatan satu musim menukangi pasukan La Beneamata.

Alberto Zaccheroni

Nama berikutnya adalah Alberto Zaccheroni. Sang pelatih mencuri perhatian usai membawa Milan meraih Scudetto 1998-1999 pada musim debutnya. Meskipun, catatan tersebut tidak menghindarkan Zaccheroni dari pemecatan pada 2001.

Alberto Zaccheroni kembali ke San Siro, tetapi membela kubu yang berbeda. Inter Milan menunjuk Alberto Zaccheroni sebagai pelatih anyar menggantikan Hector Cuper. Sayangnya, perjalanan mantan pelatih tim nasional Jepang tersebut tidak lama.

Leonardo

Meskipun saat ini menjabat sebagai direktur olahraga Paris Saint-Germain, Leonardo pernah menjadi pelatih pada masa lalu. Hebatnya, Milan dan Inter sama-sama pernah memberikan kepercayaan kepada Leonardo.

AC Milan menunjuk Leonardo sebagai juru taktik pada 2009. Sebelumnya, Leonardo masuk jajaran Milan dengan mengambil peran menjadi pemandu bakat dan direktur teknik.

Namun, perjalanan Leonardo bersama Milan hanya bertahan satu musim. Tak lama berselang, Inter mengangkat Leonardo sebagai pelatih. Hebatnya, ia membawa Nerazzurri juara Coppa Italia.

Stefano Pioli

Daftar berikutnya tentunya tidak asing lagi. Sebab, saat ini Stefano Pioli masih menjabat sebagai pelatih AC Milan.

Stefano Pioli sudah menekuni dunia adu taktik sejak 2000. Ketika itu, pelatih 56 tahun tersebut memimpin tim junior Bologna.

Sebelum menjadi nakhoda Inter, Pioli sempat menukangi Parma, Modena, Salernitana, Sassuolo, dan Lazio. Kemudian, pada 2016, Pioli menyeberang ke Inter Milan.

Namun, Pioli gagal memberikan apa yang diharapkan manajemen Inter. Walhasil, Pioli dipecat dengan hanya mengantongi 27 pertandingan.

Setelah itu, Pioli sempat memimpin Fiorentina sebelum pada akhirnya berlabuh ke Milan sejak Oktober 2019. Capaian tertinggi Pioli sejauh ini adalah membawa Milan kembali berlaga di Liga Champions.