BolaSkor.com - Piala AFF 2020 akan digelar mulai 5 Desember 2021. Sepuluh negara akan ikut serta, di mana turnamen digelar terpusat di Singapura.

Ke-10 tim nasional negara Asia Tenggara dibagi ke dalam dua grup. Grup A diisi Thailand, Myanmar, Filipina, Singapura, dan Timor Leste, sementara Grup B terdapat Vietnam, Malaysia, Indonesia, Kamboja, dan Laos.

Piala AFF 2020 akan menampilkan wajah baru pemain keturunan. Pemain keturunan yang berkarier di luar terutama Eropa menjadi pilihan untuk menambah kekuatan.

Timnas Indonesia menjadi salah satu yang akan melibatkan pemain keturunan. Ada dua yang dipanggil jelang Piala AFF 2020, termasuk Ezra Walian.

Adapun Jordi Amat, Sandy Walsh, Kevin Diks, dan Mees Hilgers belum akan terlibat. Keempatnya masih dipastikan terlebih dahulu kemauan membela Timnas Indonesia, termasuk garis keturunan Indonesia yang dimiliki.

1. Elkan Baggott

Elkan Baggott. (PSSI)

Bek kelahiran 23 Oktober 2002 memiliki darah Indonesia dari sang ibu, sementara ayahnya berkebangsaan Inggris. Elkan Baggott lahir di Thailand dan besar di Inggris.

Elkan Baggott berstatus sebagai pemain klub Inggris Ipswich Town. Ia sudah mewakili Indonesia level U-19 sejak Agustus 2020.

Elkan Baggott kemudian promosi ke timnas senior dan ikut tampil di laga A FIFA kontra Afghanistan pada 16 November 2021, setelah lebih dahulu mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Elkan Baggott sudah memastikan akan tampil di Piala AFF 2020. Ia akan kembali bergabung dengan Timnas Indonesia di Singapura.

2. Jonathan Khemdee

Jonathan Khemdee. (Thairath)

Bek berusia 19 tahun ini memiliki darah Denmark dan Thailand. Darah Thailand berasal dari sang ibu.

Jonathan Khemdee pada 15 Oktober 2021 dipanggil untuk memperkuat Timnas Thailand U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Namanya kemudian masuk daftar 30 pemain yang akan membela Timnas Thailand di Piala AFF 2020.

Jonathan Khemdee kini tercatat membela klub Danish Superliga, Odense Boldklub.

3. Dion Cools

Dion Cools. (Instagram Dion Cools)

Pemain bernama lengkap Dion Johan Cools kini memperkuat klub Danish Superliga, FC Midtjylland. Itu setelah berkarier di Belgia. Ia berposisi sebagai bek kanan dan berusia 25 tahun.

Pada 1 Juni 2021, Dion Cools masuk dalam daftar pemain untuk laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023. Ia memulai debutnya bersama Malaysia dalam laga melawan Uni Emirat Arab (UEA) pada 3 Juni 2021.

Dion Cools kembali disertakan dalam daftar skuat untuk Piala AFF 2020. Hanya saja ia akan melewatkan dua pertandingan awal di Grup B masing-masing melawan Kamboja dan Laos karena masih harus membela klubnya. Ia kemungkinan baru bisa dimainkan di laga ketiga kontra Vietnam atau sebelum menghadapi Timnas Indonesia.

Dion Cools yang lahir di Kuching Malaysia berdarah Belgia-Malaysia. Darah Malaysia berasal dari ibunya.

4. Thanawat Suengchitthawon

Thanawat Suengchitthawon. (ThailandNTOfficial)

Thanawat Suengchitthawon lahir pada 8 Januari 2000 di Suphanburi dan sepenuhnya beradarah Thailand. Bersama ibunya, ia pindah ke Prancis saat berusia enam tahun dan mulai bermain di level junior bersama AS Neunkirch sejak 2006 hingga 2013.

Pemantau bakat kemudian membawanya ke Nancy. Kini gelandang serang berusia 21 tahun itu berbaju Leicester City.

Thanawat Suengchitthawon mendapat kewarganegaraan Prancis bersama ibunya. Ia juga sempat memperkuat Timnas Prancis U-16 dan U-17.

Pada 12 April 2021, Thanawat Suengchitthawon masuk dalam daftar 47 pemain yang dipanggil untuk membela Timnas Thailand di Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023 melawan Indonesia, UEA, Malaysia serta pertandingan persahabatan melawan Tajikistan.

Dia melakukan debutnya pada 29 Mei melawan Tajikistan dalam pertandingan persahabatan. Terbaru ia masuk daftar 30 pemain yang dipanggil untuk Piala AFF 2020.

5. Billy Ketkeophomphone

Billy Ketkeophomphone. (Twitter Dunkerque)

Billy Ketkeophomphone lahir dari orang tua yang merupakan pengungsi Laos, yang melarikan diri ke Prancis pada 1980-an. Ia lahir di Champigny-sur-Marne, Prancis pada 24 Maret 1990.

Billy Ketkeophomphone berposisi sebagai striker. Karier juniornya dilalui di klub Prancis.

Ia baru dipromosikan ke tim utama RC Strasbourg pada musim 2008. Adapun debutnya melawan SC Bastia pada 1 Desember 2009.

Pada 20 Mei 2011, ia menandatangani kontrak lima tahun dengan klub Liga Super Swiss FC Sion. Namun sepakat mengakhir kontrak pada Januari 2012. Ia kemudian kembali ke Prancis bergabung dengan Tours yang tampil di Ligue 2 sebelum memperkuat Angers SCO di Ligue 1 pada 16 Juni 2015. Pada 31 Agustus 2018, ia bergabung dengan klub Ligue 2 AJ Auxerre, sebelum merapat ke SO Cholet. Kini ia membela klub Ligue 2 Dunkerque.

Dalam sebuah wawancara pada 2015, Billy Ketkeophomphone sempat tidak yakin akan membela Timnas Laos meski punya keinginan. Hal ini karena Laos tidak mengenal kewarganegaraan ganda, sementara Billy Ketkeophomphone ingin tetap memiliki kewarganegaraan Prancis dan Laos.

Federasi Sepak Bola Laos mengumumkan bahwa Billy Ketkeophomphone masuk dalam daftar 30 pemain untuk Piala AFF 2020.