BolaSkor.com - Chelsea menjadi pemenang pada Liga Champions 2020-2021 setelah menumbangkan Manchester City 1-0, di Estadio do Dragao, Minggu (30/5). The Blues setidaknya punya lima pemain penting di balik keberhasilan tersebut.

Chelsea menatap laga final dengan tak meyakinkan. Maklum, skuad asuhan Thomas Tuchel gagal di Final Piala FA. Chelsea ditekuk Leicester City dengan skor tipis 1-0.

Namun, Chelsea menjawab semua keraguan dengan penampilan solid. Meskipun hanya menguasai 39 persen penguasaan bola, tetapi gol Kai Havertz jelang akhir babak pertama sudah cukup menjadi pembeda.

Baca juga:

Kalah Lagi, Guardiola Belum Temukan Solusi Redam Chelsea Asuhan Tuchel

Roller Coaster Musim Perdana Kai Havertz di Chelsea

Menilai Performa Rekrutan-rekrutan Anyar Chelsea di Musim 2020-2021

Untuk meraih gelar kedua Liga Champions sepanjang sejarah tersebut, Chelsea punya beberapa pemain kunci. Berikut adalah lima di antaranya:

Edouard Mendy

Edouard Mendy

Pemain pertama yang pantas mendapatkan acungan jempol adalah Edouard Mendy. Aksi sang penjaga gawang membuat The Blues sulit dibobol.

Chelsea memboyong Edouard Mendy pada awal musim ini untuk mengatasi masalah pada posisi kiper. Chelsea kurang puas dengan penampilan Kepa Arrizabalaga yang kerap melakukan blunder.

Pada awal kedatangannya, Edouard Mendy sempat diragukan. Maklum, ia hanya datang dari klub Ligue 1, Stade Rennais. Selain itu, harga pemain 29 tahun tersebut hanyalah 24 juta euro, jauh di bawah uang yang digelontorkan Chelsea ketika menjadikan Kepa kiper termahal dunia.

Meski demikian, Mendy membuktikan Chelsea tidak salah pilih. Dari 12 pertandingan di Liga Champions, Mendy mencatatkan sembilan clean sheet. Hebatnya, ia juga hanya kebobolan tiga gol.

Thiago Silva

Thiago Silva

Pemain berikutnya yang menjadi kunci di balik gelar juara Liga Champions yang diraih Chelsea adalah Thiago Silva. Bek asal Brasil itu memegang tongkat kepemimpinan.

Jam terbang yang tinggi membuat Thiago Silva menjadi pemimpin baru Chelsea. Ia menghadirkan ketenangan di pos pertahanan.

Soal kemampuan, Thiago Silva juga tak perlu diragukan. Meski sudah berusia 36 tahun, Silva merupakan satu di antara bek terbaik di Eropa. Tak heran, Chelsea dikabarkan berencana mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak satu tahun lagi.

N'Golo Kante

N'Golo Kante

N'Golo Kante layak dilabeli sebagai pemain terbaik Chelsea pada ajang Liga Champions musim ini. Gelandang 30 tahun itu selalu konsisten pada setiap laganya.

Catatan pemain terbaik pada dua semifinal dan final sudah cukup menjadi bukti dampak positif yang berikan Kante kepada The Blues. Pada laga puncak, Kante menorehkan 85 persen akurasi umpan, dua intersep, dan tiga tekel. Selain itu, Kante juga menjadi pemain dengan catatan menang duel dan mengamankan bola paling banyak pada laga final.

Pemenang Piala Dunia 2018 itu tampil pada 13 pertandingan Liga Champions musim ini. Kante mencatatkan waktu bermain hingga 709 menit dan menorehkan satu assist.

Kai Havertz

Kai Havertz

Kemenangan Chelsea memang diraih oleh semua penggawa. Namun, jika Kai Havertz tak mencetak gol, The Blues tidak akan mengungguli Manchester City.

Kai Havertz sempat diragukan pada awal kedatangan di Stamford Bridge. Uang 80 juta euro yang dikeluarkan The Blues untuk memboyongnya dari Bayer Leverkusen dianggap sia-sia karena penampilan yang tak sebanding.

Namun, seiring dengan kedatangan Thomas Tuchel, penampilan Kai Havertz membaik. Satu-satunya gol yang dicetak pemain asal Jerman itu di Liga Champions 2020-2021 adalah di laga final. Selain itu, Havertz juga membukukan tiga assist.

Mason Mount

Mason Mount

Aset penting lainnya bagi Chelsea adalah Mason Mount. Gelandang 22 tahun itu merupakan motor serangan The Blues dari lini kedua.

Chelsea memang punya kepercayaan penuh kepada Mason Mount. Sejak awal musim, The Blues menolak tawaran pembelian atau peminjaman untuk Mount. London Biru yakin Mount akan bersinar di masa depan.

Keyakinan Chelsea terbukti. Gelandang 22 tahun itu menunjukkan grafik penampilan yang menanjak. Pada musim ini, ia mencatatkan 54 penampilan di semua ajang. Dari torehan itu, ia mengemas dua gol dan dua assist di Liga Champions.