BolaSkor.com - Semifinal Piala FA 2020-2021 mempertemukan dua tim besar Premier league, Chelsea dan Manchester City. Laga keduanya akan dihelat di Wembley pada Sabtu (17/04) pukul 23.30 WIB.

Man City akan mencoba untuk terus menjaga harapan mengukir sejarah titel quadruple (empat titel semusim), setelah sebelumnya lolos ke semifinal Liga Champions dan kian dekat menjadi juara Premier League, sementara di Piala Liga akan melawan Tottenham Hotspur di final.

Sedangkan untuk Chelsea, Piala FA - plus Liga Champions - jadi asa bagi The Blues untuk memenangi trofi di bawah arahan Thomas Tuchel yang menggantikan Frank Lampard di tengah musim.

Dengan ambisi tersebut kedua tim akan saling memperlihatkan komitmen dan determinasi di laga nanti. Beberapa pemain kunci di antara kedua tim berpotensi besar menentukan hasil akhir pertandingan, siapa saja?

Baca Juga:

Dortmund 1-2 Manchester City: The Citizens Tak Terbendung ke Semifinal

Membandingkan Bintang Anyar Manchester City dengan Chelsea

Palace 1-4 Chelsea: Pulisic Gemilang, The Blues Masuk Empat Besar

1. Kevin De Bruyne

Semenjak kepergian David Silva musim ini Man City semakin mengandalkan Kevin De Bruyne. Gelandang serang asal Belgia jadi tumpuan kreativitas bermain The Citizens dan sejauh ini telah tampil 34 kali di seluruh kompetisi, mencetak delapan gol dan memberi 16 assists.

Chelsea selayaknya mewaspadai mantan pemain mereka itu, apalagi De Bruyne baru teken kontrak dengan City dan semakin ingin membuktikan bahwa klub tak salah memperpanjang kontraknya.

2. Mason Mount

Perlahan mengikis status sebagai 'anak emas' Frank Lampard, sebab Mason Mount membuktikan bahwa ia bukan hanya hebat di bawah arahan Lampard, tapi juga Thomas Tuchel, dengan salah satu golnya ke gawang Porto di Liga Champions.

Pemain berusia 22 tahun mencetak delapan gol dan memberikan tujuh assists dari 43 laga di seluruh kompetisi. Enerji bermain dan penetrasi yang biasa dilakukannya akan menguji pertahanan Man City.

3. Ilkay Gundogan

Dari pemain yang rentan karena cedera menjadi gelandang produktif di bawah bimbingan Pep Guardiola. Perannya gelandang, tetapi Ilkay Gundogan bisa sewaktu-waktu mencetak gol jika pertahanan lawan lengah.

Itu bisa dilihat dari produktivitas gol (16 gol) dari 37 laga di seluruh kompetisi, plus menyumbangkan empat assists. Duel Gundogan melawan gelandang bertahan Chelsea N'Golo Kante akan menarik disaksikan.

4. Christian Pulisic

Mengawali musim dengan cedera, serta tak langsung bermain reguler dengan Tuchel menyulitkan Christian Pulisic, namun winger asal Amerika Serikat mulai menemukan momentum bermainnya kembali.

Pemain berusia 22 tahun telah tampil 32 kali di seluruh kompetisi dan mencetak lima gol, dua gol di antaranya baru ini dicetak ketika Chelsea menang 4-1 atas Crystal Palace di Premier League. Kecepatannya akan menguji pertahanan City.

5. Riyad Mahrez

Menjaga pergerakan pengguna kaki kidal di posisi sayap kanan permainan selalu sulit dilakukan, sebab winger itu bisa menjadi inverted striker atau penyerang yang melakukan penetrasi alih-alih mengirim umpan silang.

Riyad Mahrez - bak Arjen Robben - mampu mencetak gol dari situasi itu, plus juga piawai mengambil tendangan bebas. Penilik 11 gol dan tujuh assists dari 41 laga City musim ini akan menuntut fokus penuh di sisi kiri pertahanan Chelsea.