BolaSkor.com - Piala Eropa 2020 akan dimulai dalam hitungan hari. Ada sejumlah pemain muda yang siap membuat kejutan pada gelaran kali ini.

Rencananya, Piala Eropa 2020 akan dibuka dengan laga Turki melawan Italia pada 12 Juni 2021 dini hari WIB. Pertandingan yang dilangsungkan di Stadio Olimpico itu merupakan duel di Grup A.

Baca Juga:

8 Bintang Muda yang Dapat Mencuri Perhatian di Piala Eropa 2020

Profil Timnas Jerman di Piala Eropa 2020: Persembahan Terakhir Joachim Low

Hansi Flick Resmi Latih Timnas Jerman Usai Piala Eropa 2020

Seperti turnamen sebelumnya, Piala Eropa 2020 juga akan menghadirkan sejumlah bintang muda. Pada 2016, Renato Sanches asal Portugal terpilih sebagai pemain muda terbaik usai tampil konsisten hingga laga final.

Lantas, siapa sajakah pemain muda yang siap melakukan gebrakan pada Piala Eropa 2020? Berikut daftarnya:

Phil Foden

Phil Foden

Phil Foden saat ini masih berusia 21 tahun. Namun, meski masih muda, penggawa Manchester City itu telah menjadi andalan tim nasional Inggris.

Pemanggilan Phil Foden oleh Gareth Southgate memang tidak mengejutkan. Sang gelandang tampil menjanjikan bersama The Citizens pada musim ini. Ia mengemas 16 gol plus 10 assist di semua ajang.

Berkat kontribusi tersebut, Manchester City menjadi tim terbaik di Premier League. Selain itu, The Citizens juga menembus final Liga Champions, meskipun kalah dari Chelsea di laga puncak.

Marcus Thuram

Marcus Thuram

Tim nasional Prancis tak kekurangan pilihan pemain bintang di lini depan. Namun, dari sekian banyak striker yang bisa dipanggil, Didier Deschamps memilih pemain Borussia Monchengladbach, Marcus Thuram.

Biasanya, Marcus Thuram menempati posisi sayap kiri. Selain itu, ia juga bisa digeser ke kanan dan tengah. Pada musim 2020-2021, pesepak bola 23 tahun itu mengemas 11 gol dan 12 assist.

Marcus Thuram bisa menjadi alternatif jika trio lini depan Prancis: Karim Benzema, Antoine Griezmann, dan Kylian Mbappe mengalami kebuntuan. Apalagi, postur tinggi yang dimiliki Thuram menjadi nilai tambah dalam membangun serangan.

Jamal Musiala

Jamal Musiala

Jamal Musiala baru berusia 18 tahun pada tahun ini. Meski demikian, ia telah mendapatkan kepercayaan dari Joachim Low untuk dibawa ke Piala Eropa 2020.

Jamal Musiala sempat berada di persimpangan antara membela tim nasional Inggris atau timnas Jerman. Namun, setelah menimang segala keputusan, Jamal Musiala memilih tampil untuk Jerman.

Pilihannya itu tak keliru. Berbekal penampilan yang apik dalam 26 pertandingan di Bundesliga dan enam aksi di Liga Champions, Jamal Musiala mendapatkan satu tempat di Die Mannschaft.

Catatan pribadi Musiala pun cukup baik. Jebolan akademi Chelsea itu mencetak tujuh gol serta memberikan satu assist.

Pedri

Pedri

Pemain muda berikutnya yang wajib dinantikan aksinya adalah Pedri. Banyak yang angkat topi melihat aksi Pedri di lini tengah Barcelona pada musim ini.

Pedri menyingkirkan gelandang-gelandang top Spanyol seperti pemain Real Madrid, Isco. Luis Enrique merasa penampilan Pedri lebih menjanjikan bermodal catatan empat gol dan enam assist yang dibukukan dalam 52 laga.

Publik Spanyol pun mulai melabeli Pedri sebagai titisan Andres Iniesta. Keduanya memiliki postur dan posisi yang mirip. Sejak debut pada Maret 2021, gelandang 18 tahun itu telah tiga kali membela La Furia Roja.

Alessandro Bastoni

Alessandro Bastoni

Alessandro Bastoni adalah satu di antara pemain kunci keberhasilan Inter Milan juara Serie A 2020-2021. Bastoni tampil kukuh di lini belakang Nerazzurri bersama Stefan de Vrij dan Milan Skriniar.

Roberto Mancini pun lantas memanggil Bastoni untuk membela Italia pada Piala Eropa 2020. Sebelumnya, Bastoni merupakan langganan dipanggil timnas sejak kelompok umur.

Bek 22 tahun itu diprakirakan akan merebut satu pos di benteng pertahanan. Bastoni bisa berduet dengan pemain syarat pengalaman, Leonardo Bonucci. Selain itu, Italia juga masih memiliki Giorgio Chiellini.

Meski demikian, Alessandro Bastoni juga perlu menyesuaikan diri karena timnas Italia tak bermain dengan formasi yang sama seperti Inter. Jika di La Beneamata Bastoni tampil dengan skema tiga bek, Gli Azzurri menerapkan empat bek sejajar.