BolaSkor.com - Real Madrid akan menantang Barcelona pada laga puncak Piala Super Spanyol, di King Fahd Stadium, Senin (16/1) dini hari WIB. Terdapat sejumlah pemain bintang yang pernah memperkuat Madrid dan Barcelona.

Real Madrid melangkah ke final usai menumbangkan Valencia melalui adu tendangan penalti. Sementara itu, Barcelona menundukkan Real Betis, juga dari drama adu tendangan penalti.

Tak pelak, duel El Clasico akan tersaji di final. Kedua tim dikenal punya intensitas persaingan yang tinggi.

Meski demikian, ada beberapa pemain spesial yang memiliki kesempatan memperkuat Barcelona dan Real Madrid. Bahkan, beberapa di antaranya bersinar bersama kedua kubu.

Baca Juga:

Xavi Perintahkan Barcelona Pertahankan Memphis Depay

Cari Pengganti Joao Felix, Atletico Madrid Bidik Striker Barcelona

Manchester United Cari Penyerang, Memphis Depay Berharap Dilirik

Berikut ini adalah lima pemain spesial yang pernah memperkuat Real Madrid dan Barcelona:

Luis Figo

Pada 25 Juli 2000, Luis Figo menjadi pemain termahal di dunia ketika ia pindah ke Real Madrid dari FC Barcelona, dengan harga 62 juta EUR. Hal ini membuat penggemar Barça marah mengingat Figo pindah ketika ia dalam performa terbaiknya, dan memenangi penghargaan Ballon d’Or tak lama setelah bergabung dengan Los Blancos.

Figo bermain sangat baik bagi kedua tim, mencatatkan lebih dari 150 pertandingan dan memenangi dua gelar LaLiga bagi tiap tim. Figo lalu hengkang dari Real Madrid pada tahun 2003, setelah menjadikan dirinya sebagai salah satu pemain asing terbaik di LaLiga.

Ronaldo Nazario

Ronaldo Nazario juga pernah membela kedua tim, namun ia masih dicintai oleh penggemar kedua tim, bahkan hingga saat ini. Ronaldo bergabung dengan FC Barcelona di musim 1996/97 dari PSV dengan harga 19,5 juta EUR. Meskipun ia hanya bermain satu musim, Ronaldo sangat luar biasa dengan catatan 47 gol dari 49 pertandingan untuk membantu FC Barcelona menjuarai Piala Winners UEFA, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.

Kemudian, karena adanya permasalahan pada kontrak, Inter Milan berhasil memboyongnya dari Barca. Lima musim kemudian, ia bergabung dengan Real Madrid dengan harga 46 juta EUR, untuk bergabung dengan Galactico lainnya, seperti Zidane, Beckham, dan Roberto Carlos.

Walaupun ia banyak mengalami cedera, Ronaldo meraih banyak sukses di Real, memenangi Ballon d’Or, LaLiga, Piala Intercontinental, Piala Super Spanyol, dan mencatatkan 83 gol dalam 127 penampilan.

Michael Laudrup

Dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di generasinya, Michael Laudrup adalah figur kunci dalam Dream Team FC Barcelona asuhan Johan Cruyff. Bersama Cruyff, Laudrup memenangi sembilan trofi Bersama FC Barcelona, termasuk empat gelar LaLiga Santander beruntun di tahun 1991-1994, dan Piala Eropa di tahun 1992.

Laudrup secara mengejutkan pindah ke Real Madrid setelah Piala Dunia 1994. Setelah pindah ke Real Madrid, Laudrup juga menjuarai gelar LaLiga di tahun 1995, menjadikannya satu-satunya pemain yang memenangi gelar LaLiga lima kali beruntun dengan dua klub berbeda.

Ia lalu pindah ke Vissel Kobe dengan status salah satu pemain terhebat yang pernah bermain bagi Barca dan Real.

Luis Enrique

Mantan pelatig timnas Spanyol, Luis Enrique, menjadi pemain keempat di daftar ini yang pernah bermain bagi kedua klub. Enrique bergabung dengan Real Madrid dari Sporting Gijon di tahun 1991, dan menghabiskan lima musim Bersama Los Merengues.

Enrique bahkan turut mencetak gol bagi Real Madrid dalam kemenangan 5-0 atas FC Barcelona di Januari 1995. Enrique lalu merasa tak diapresiasi oleh klub, lalu pindah ke Barcelona pada tahun 1996. Meskipun ia dianggap sebagai “orang asing” pada masa-masa awalnya bersama Barca, ia kemudian berhasil menjadi legenda bagi klub tersebut, dan menghabiskan delapan musim di Camp Nou.

Enrique juga berhasil menjadi kapten tim, dan mencetak 73 gol dalam 207 penampilan. Ia lalu pensiun di tahun 2004 dalam usia 34 tahun, lalu menjadi manajer Barcelona untuk merengkuh gelar LaLiga dan Liga Champions.

Bernd Schuster

Nama terakhir adalah Bernd Schuster. Ia adalah pemain penting bagi FC Barcelona, dengan catatan 170 penampilan dalam delapan musimnya di klub tersebut. Schuster memiliki talenta luar biasa dan menjadi pemain kesayangan para penggemar, memenangi Bola Perak Eropa tahun 1980, dan Bola Perunggu tahun 1981 dan 1985. Kepindahannya ke Real Madrid di tahun 1988 sangat kontroversial, dan terjadi di saat Madrid mulai menguasai LaLiga.

Ia bertahan di Bernabeu selama dua musim, mencetak 13 gol dalam 61 penampilan. Schuster lalu melatih Real Madrid di tahun 2007 dan berhasil merengkuh gelar LaLiga musim 2007/08.

Nama-nama lain yang pernah membela kedua tim adalah Samuel Eto’o, Javier Saviola, mantan pelatih Valencia CF Albert Celades, pelatih Sevilla FC saat ini Julen Lopetegui, mantan pelatih timnas Indonesia, Luis Milla, kiper legendaris Ricardo Zamora, dan nama berikutnya adalah Takefusa Kubo, yang didatangkan Real Madrid di tahun 2019, setelah menemba ilmu di akademi La Masia.