BolaSkor.com - Derby Madrid selalu menjadi sebuah pertandingan yang spesial. Pada LaLiga 2022-2023, ada beberapa pemain yang pernah bermain untuk Atletico Madrid dan Real Madrid. Berikut daftarnya.

Rivalitas antara Los Merengues dengan Los Colchoneros sudah ada sejak sepak bola Spanyol berdiri. Sejauh ini, ada beberapa pemain yang pernah bermain untuk kedua klub tersebut:

Thibaut Courtois

Kiper asal Belgia ini pernah merasakan kejayaan LaLiga bersama Atletico Madrid maupun Real Madrid. Ia bergabung dengan Atletico pada 2011 hingga 2014, dan performanya bersama Atletico terus berkembang sehingga membuatnya dianggap sebagai salah satu kiper terbaik di dunia.

Courtois adalah andalan di bawah mistar gawang ketika Atletico menjadi juara di musim 2013-2014, sekaligus menjadi kiper dengan angka kebobolan paling rendah di liga.

Kemudian, Real Madrid mendatangkannya di tahun 2018. Kendati menjalani awal karir yang kurang meyakinkan di Bernabeu, Courtois lalu berhasil menjadi pilihan utama.

Baca Juga:

Carlo Ancelotti Rela Bertaruh Lisensi Kepelatihan untuk Federico Valverde

Marco Asensio Ngambek Tidak Dimainkan, Carlo Ancelotti Santai

Terbukti Berprestasi, Madrid Ingin Perpanjang Kontrak Carlo Ancelotti

Alvaro Morata

Morata mencatatkan debutnya di LaLiga bersama Real Madrid pada musim 2010-2011. Dua musim kemudian, ia berhasil menembus tim utama. Bersama Real Madrid, ia mencatatkan 63 penampilan dan mencetak 25 gol.

Setelah menjalani karir di Inggris, Morata memutuskan untuk kembali ke Madrid, dan kali ini bersama Atletico. Morata memenuhi semua potensi besarnya di Atletico Madrid dan memuncaki daftar pencetak gol tim sejauh ini musim ini.

Marcos Llorente

Gelandang ini memiliki hubungan erat dengan Real Madrid dan Atletico sejak kecil. Ia adalah anak Paco Llorente dan cucu dari Ramon Grosso, dan mengikuti jejak ayah dan kakeknya untuk bermain bagi kedua klub ibu kota.

Sebelum bergabung dengan Real Madrid di tahun 2008, Llorente beberapa kali tampil di beberapa turnamen untuk Los Rojiblancos. Namun, ia akhirnya memilih Real Madrid dan bergabung dengan akademi mereka.

Pada 2014, Llorente bermain di bawah asuhan Zinedine Zidane untuk Real Madrid Castilla. Pada tahun berikutnya, ia mencatatkan debutnya di tim utama di bawah komando Rafa Benítez.

Jebolan akademi Real Madrid ini merasakan kompetisi LaLiga ketika masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-77 ketika Real Madrid menghadapi Levante UD di Santiago Bernabeu.

Musim berikutnya, Llorente dipinjamkan ke Deportivo Alaves di mana ia menikmati masa peminjamannya dan menjadi salah satu pemain paling menonjol di kompetisi tersebut.

Llorente menjadi gelandang yang paling banyak merebut bola, dan hal tersebut membuat Real Madrid memulangkannya semusim berselang. Namun, ia tidak banyak bermain di Real Madrid, dan mencari klub yang dapat memberikan dirinya kesempatan bermain lebih banyak. Rupanya, tersebut adalah rival Real Madrid, Atlético.

Gelandang serbabisa ini didatangkan untuk menggantikan Rodrigo yang pindah ke Inggris. Llorente terbukti menjadi pengganti yang lebih dari mampu dan memainkan beberapa pertandingan terbaik dalam kariernya saat ia berkontribusi dalam berbagai peran dalam sistem Simeone.

Mario Hermoso

Mario Hermoso memiliki karir yang mirip dengan Marcos Llorente. Kedua pemain ini adalah jebolan akademi Real Madrid, tetapi saat ini bermain untuk Atletico Madrid. Hermoso menjadi andalan utama Simeone di lini belakang, dan memainkan peran penting dalam taktik pertahanan mereka.

Sergio Reguilon

Bek kiri ini datang ke Atletico pada hari terakhir jendela transfer musim panas 2022/23. Reguilon mengawali perjalanan sepak bolanya di akademi Real Madrid dan menjalani debut tim utama dan mencatatkan 14 penampilan di bawah komando Santiago Solari.

Setelah bermain di Sevilla FC dan di Inggris, Reguilon ingin menjadi pilihan utama bagi Simeone sekembalinya ia ke Spanyol.