Bolaskor.com - 10 tahun eksistensi Stoke City telah berakhir. The Potters - julukan Stoke - dipastikan sebagai tim Premier League pertama yang degradasi musim ini. Dua tempat lainnya masih menanti di antara Huddersfield Town, Southampton, Swansea City, dan West Bromwich Albion (WBA).

Turunnya Stoke ke kasta kedua sepak bola Inggris, Championship, sangat disayangkan dan sejatinya cukup mengejutkan, karena mereka memiliki beberapa pemain berkualitas yang bahkan, pernah menjuarai Liga Champions. Tidak ada yang tahu persis mengapa Stoke bisa degradasi.

Entah itu skuat yang memang tidak terlalu kompetitif untuk mengarungi musim 2017/18, seperti yang pernah diutarakan Xherdan Shaqiri, winger Stoke, atau memang, manajer Stoke tidak cukup bagus memaksimalkan potensi skuat. Stoke memiliki dua manajer musim ini. Usai mendepak Mark Hughes, petinggi klub mendatangkan Paul Lambert, yang juga gagal menyelamatkan Stoke dari jurang degradasi.

Apapun itu, nasi telah menjadi bubur, Stoke sudah dipastikan degradasi dengan sisa satu laga yang harus dimainkan di Premier League. Petinggi klub mulai menatap musim depan, memikirkan cara untuk mengembalikan Stoke ke Premier League. Akan tetapi, jajaran direksi Stoke sepertinya juga harus realistis melihat kans kepergian pemain-pemain andalan tim musim ini.

Beberapa pemain berkualitas, berpengalaman, dan berada di usia yang masih produktif, kemungkinan besar hengkang ke klub yang bertarung di divisi teratas kompetisi sepak bola Eropa. Terlebih, kepergian mereka juga bisa menyelamatkan finansial Stoke, karena gaji yang relatif besar. Eksodus pemain Stoke tidak terelakkan musim depan. Siapa saja yang kira-kira akan hengkang?