BolaSkor.com - Inter Milan menjadi yang terbaik pada Serie A 2020-2021. Namun, ada sejumlah pemain yang meninggalkan La Beneamata pada dua bursa transfer terakhir sehingga tidak merasakan Scudetto.

Inter Milan melenggang sendirian pada perburuan gelar Serie A. AC Milan yang sempat menyaingi justru kehabisan bensin jelang akhir kompetisi. Sementara itu, sang juara bertahan, Juventus, tampil terseok-seok.

Gelar ini merupakan penghapus dahaga yang sudah berlangsung sejak musim 2009-2010, atau waktu terakhir Inter menjadi juara Serie A. Inter melalui banyak hal untuk kembali berjaya di kancah domestik.

Baca Juga:

8 Fakta Menarik Scudetto Inter Milan: Kisah 101 Hari di Puncak Klasemen

4 Kunci Inter Milan Raih Scudetto

Sassuolo Tahan Atalanta, Inter Milan Juara Serie A 2020-2021

Sayangnya, kegembiraan meraih Scudetto ke-19 tidak bisa dirasakan sejumlah pemain yang pergi pada bursa transfer musim ini. Mereka tidak menjadi bagian Nerazzurri dalam memutus dominasi Juventus.

Berikut ini adalah lima pemain yang didepak Inter Milan sehingga tidak merasakan Scudetto:

Diego Godin

Diego Godin

Inter memboyong Diego Godin dari Atletico Madrid dengan status bebas transfer pada musim panas 2019. Akan tetapi, kebersamaan hanya berlangsung satu musim.

Oleh karena itu, Godin menjadi pemain yang tidak merasakan gelar Serie A musim ini. Alasannya, saat ini Godin sudah menjadi penggawa Cagliari.

Keputusan melepas Godin datang dari Antonio Conte. Sang pelatih menilai, Godin belum cukup apik untuk menjadi tim utama. Apalagi, Inter memiliki Milan Skriniar pada posisi Godin.

Borja Valero

Borja Valero

Borja Valero datang pada satu di antara masa kelam Inter Milan. Sang gelandang bergabung dari Fiorentina pada musim panas 2017.

Selama menjadi penggawa Inter, Valero bukanlah pemain yang selalu menjadi langganan starting line-up. Terlebih setelah Antonio Conte mengambil alih.

Tak heran, Inter tidak memperpanjang kontrak mantan pemain akademi Real Madrid tersebut. Kini, Valero kembali ke Fiorentina.

Radja Nainggolan

Radja Nainggolan

Radja Nainggolan menjadi satu di antara pemain yang didepak Inter Milan pada pertengahan musim ini. Nainggolan menuju Cagliari dengan status pinjaman.

Menit bermain yang minim menjadi satu di antara penyebab Inter Milan menyingkirkan Radja Nainggolan. Selain itu, tindak tanduk sang gelandang di luar lapangan membuat manajemen Inter Milan semakin yakin.

Meskipun demikian, Nainggolan masih menjaga hubungan baik dengan Inter. Pemain keturunan Indonesia itu terlihat memberikan selamat atas Scudetto ke-19 Nerazzurri.

Antonio Candreva

Antonio Candreva

Inter Milan mengucurkan 22 juta euro ketika membeli Antonio Candreva dari Lazio pada musim panas 2016. Kemudian, pemain asal Italia itu meninggalkan Giuseppe Meazza empat tahun berselang.

Kemampuan yang merosot dan juga keberadaan Achraf Hakimi membuat Candreva tidak bisa bertahan di Inter Milan. Sang pemain pun menuju Sampdoria.

Selama membela Inter, Candreva mencatatkan 192 penampilan dengan torehan 18 gol plus 31 assist.

Mauro Icardi

Mauro Icardi

Pemain berikutnya adalah mantan kapten Inter Milan, Mauro Icardi. Sang striker menuju Paris Saint-Germain dengan status permanen pada musim panas 2020.

Mauro Icardi sempat menjadi mesin gol Inter Milan. Bahkan, Roberto Mancini menunju Icardi sebagai kapten.

Namun, hubungan Inter dan Icardi mulai retak setelah serangkaian aksi sang agen sekaligus istri, Wanda Nara. Pada beberapa kesempatan, Wanda Nara menyudutkan Inter Milan setelah tak kunjung mendapatkan kenaikan gaji.

Akhirnya, Inter meminjamkan Icardi ke PSG pada awal September 2019. Kemudian, Nerazzurri mendatangkan Romelu Lukaku dari Manchester United.