BolaSkor.com - Piala AFF 2020 akan digelar mulai 5 Desember 2021. Setiap tim berlomba untuk menampilkan pemain terbaik di ajang bergengsi di kawasan Asia Tenggara itu.

Indonesia misalnya turut menyertakan pemain keturunan yang berkarier di Eropa, yakni Elkan Baggott. Belakangan Shin Tae-yong mendapat keleluasaan memanggil lebih dari dua pemain dari setiap klub Liga 1.

Seperti halnya dengan Malaysia yang memanggil Dion Cools, bek keturunan yang kini membela klub Danish Superliga FC Midtjylland. Itu selain pemain naturalisasi meliputi Mohamadou Sumareh dan Guilherme De Paula.

Baca Juga:

Timnas Vietnam Punya Jalan Keluar Atasi Persoalan Selama Piala AFF 2020

Teerasil Dangda dan Ambisi bersama Timnas Thailand di Piala AFF 2020

Sementara itu, Thailand akan menyertakan dua pemain Liga Jepang atau J-League Chanathip Songkrasin dan Theerathon Bunmathan. Adapula pemain Leicester City Thanawat Suengchitthawon dan pemain muda yang membela OB Odense Jonathan Khemdee.

Hadirnya pemain terbaik tentu akan membuat persaingan akan lebih menarik. BolaSkor.com setidaknya mencatat lima pemain yang kiprahnya pantas dinantikan. Siapa saja?

Elkan Baggott (Indonesia)

Elkan Baggott. (PSSI)

Bek Ipswich Town itu sudah memastikan akan membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Ia sudah mengantongi izin klub meski Piala AFF bukan agenda resmi FIFA.

Elkan Baggott sudah mengikuti persiapan Timnas Indonesia di Jakarta dan Turki jelang Piala AFF. Ia juga turut serta dalam uji coba melawan Afghanistan, sebelum pulang ke klubnya dan akan menuju Singapura pada 1 Desember.

Dalam uji coba terakhir, Elkan Baggott menunjukkan peran pentingnya. Meski ia tak menyelesaikan pertandingan karena mengalami masalah.

Nguyen Quang Hai (Vietnam)

Nguyen Quang Hai. (VFF)

Nguyen Quang Hai telah menjadi sosok penting Timnas Vietnam dalam beberapa tahun ke belakang. 2018 menjadi salah satu tahun pembuktiannya.

Ia membantu Vietnam menjadi runner-up Piala Asia U-23 2018, peringkat keempat Asian Games 2018, juara Piala AFF 2018, sebelum meraih medali emas SEA Games 2019.

Secara pribadi, ia menjadi pemain terbaik Piala AFF 2018 dan mengisi best XI. Terakhir di laman FIFA, ia ditulis sebagai pemain andalan dan terbaik Vietnam di kualifikasi Piala Dunia 2022.

Nguyen Quang Hai akan kembali diandalkan Park Hang-seo di Piala AFF.

Chanathip Songkrasin (Thailand)

Chanathip Songkrasin. (ThailandNTOfficial)

Gelandang serang Consadole Sapporo, Chanathip Songkrasin masuk dalam daftar 30 pemain yang akan membela Timnas Thailand di Piala AFF 2020. Selainnya ada pula bek Thailand yang juga berkarier di Jepang, bersama Yokohama F. Marinos Theerathon Bunmathan.

Pemain terbaik Piala AFF 2014 dan 2016 itu absen Piala AFF 2018 karena jadwal yang bentrok dengan kompetisi J-League. Tanpanya juga Teerasil Dangda, Theerathon Bunmathan, dan Kawin Thamsatchanan, Thailand terhenti di semifinal.

Chanathip Songkrasin akan bergabung dengan Timnas Thailand di Singapura pada 5 Desember sehingga akan melewatkan laga pertama Grup A melawan Timor Leste. Sehari sebelumnya, ia masih harus menjalani pertandingan bersama Consadole Sapporo.

Bienvenido Maranon (Filipina)

Bienvenido Maranon. (AFC)

Striker kelahiran Spanyol 35 tahun silam masuk dalam 27 pemain Filipina untuk Piala AFF 2020. Bienvenido Maranon menjadi bagian Azkals setelah resmi berkewarganegaraan Filipina lewat naturalisasi yang sah pada Juli 2021.

Bienvenido Maranon lumayan dikenal pecinta sepak bola Indonesia, terutama Persija Jakarta. Pada Piala AFC 2019, ia menjadi momok bagi Persija lewat gol di laga tandang dan kandang. Pada edisi itu pula, Maranon menjadi top skorer dengan 10 gol.

Bienvenido Maranon tentu memiliki motivasi tinggi, sekaligus untuk membayar kepercayaan.

Billy Ketkeophomphone (Laos)

Billy Ketkeophomphone. (Instagram)

Billy Ketkeophomphone tentu menjadi salah satu pemain yang dinanti performanya. Terlebih dengan embel-embel eks Ligue 1 Prancis.

Billy Ketkeophomphone pernah membela klub Ligue 1, Angers SCO dan kini ia tercatat menjadi bagian klub Ligue 2 Dunkerque.

Billy Ketkeophomphone lahir dari orang tua yang merupakan pengungsi Laos, yang melarikan diri ke Prancis pada 1980-an. Ia lahir di Champigny-sur-Marne, Prancis pada 24 Maret 1990 dan mengantongi paspor Prancis.

Namanya masuk daftar 30 pemain dan dipastikan akan membantu Timnas Laos.