BolaSkor.comTimnas Indonesia U-19/U-20 saat ini melakukan pemusatan latihan atau training camp (TC) di Kroasia sejak akhir Agustus lalu. Pada TC kali ini, manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong membawa 28 pemain plus dua pemain keturunan tambahan.

Banyak nama baru yang dipanggil oleh Shin Tae-yong pada TC kali ini. Bahkan pelatih asal Korea Selatan ini memanggil empat pemain keturunan yaitu Elkan Baggot, Jack Brown, Kelana Noah Mahessa, dan Luah Fynn Jeremy Mahessa.

Selama TC di Kroasia, Timnas Indonesia U-19 sudah melakukan 11 pertandingan uji coba. Mereka telah menghadapi Bulgaria U-19 (0-3), Kroasia U-19 (1-7), Arab Saudi U-19 (3-3), serta dua kali melawan Qatar U-19 (2-1 dan 1-1), Bosnia Herzegovina U-19 (0-1), Dinamo Zagreb U-19 (1-0), NK Dugopolje (3-0), Makedonia Utara U-19 (4-1 dan 0-0), dan Hajduk Split U-19 (4-0).

Baca Juga:

Shin Tae-yong Butuh Liga 1 dan Liga 2 Berjalan demi Prestasi Timnas Indonesia

Ketum PSSI Sebut Nasib Bagus Kahfi di Timnas Indonesia U-19 Tergantung Shin Tae-yong

Selama uji coba tersebut, nampaknya Shin Tae-yong sudah memiliki kerangka tim untuk Timnas Indonesia U-19. Namun menurut pengamatan dari BolaSkor.com, ada lima pemain yang layak bisa bersaing untuk mengikuti TC Timnas Indonesia U-19. Berikut lima nama yang layak masuk ke TC Timnas Indonesia U-19:

1. Ernando Ari Sutaryadi

Selama TC di Kroasia, Shin Tae-yong hanya percaya pada satu penjaga gawang, Muhammad Adi Satryo. Dua penjaga gawang lain menurut Shin Tae-yong masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi lagi.

Melihat kondisi seperti ini, Ernando nampaknya layak diberi kesempatan untuk bisa bersaing kembali di Timnas Indonesia U-19 pada TC yang akan digelar kambali pada akhir Desember mendatang.

Ernando sebenarnya masuk TC Timnas Indonesia U-19 yang dilakukan pada Juli lalu di Jakarta. Namun ia harus dikembalikan ke Persebaya Surabaya lantaran mengalami cedera bahu saat menjalani latihan dan harus absen selama empat bulan.

Ernando Ari Sutaryadi. (Instagram)

“Kondisi saya semakin hari semakin membaik perkembangnya, sekarang sudah 70 persen. Masih ada satu bulan lagi untuk mengembalikan kondisi. Jika diberi kesempatan lagi saya akan berikan 100 persen kemampuan saya dan bisa kembali ke performa awal saya,” kata Nando kepada BolaSkor.com.

2. Amiruddin Bagus Kahfi

Bagus Kahfi menjadi sosok yang paling ditunggu kedatangannya di Timnas Indonesia U-19. Kembaran dari Bagas Kaffa ini gagal mengikuti TC Timnas Indonesia U-19 lantaran mengalami cedera saat mengikuti program Garuda Select jilid II.

Bagus Kahfi absen selama tujuh bulan untuk mengembalikan kondisi engkel yang mengalami cedera. Saat ini kondisinya sudah mulai membaik, bahkan The Lewin Clinic tempat Bagus menjalani perawatan memberikan kabar jika sang pemain sudah bisa berlatih di lapangan.

Selama TC ini, Shin Tae-yong hanya memiliki dua penyerang murni yaitu Irfan Jauhari dan Saddam Gaffar. Sisanya Pelatih asal Korea Selatan sisanya mengandalkan Jack Brown dan Braif Fatari yang diubah posisi dari gelandang serang menjadi penyerang.

Bagus Kahfi
Amiruddin Bagus Kahfi. (BolaSkor.com/Hadi Febriansyah)

3. Muhammad Salman Alfarid

Salman merupakan sosok penting saat Timnas Indonesia U-19 bermain di babak kualifikasi Piala Asia U-19 yang berlangsung di Indonesia. Perannya di sisi kiri pertahanan Timnas Indonesia U-19 saat ini tidak tergantikan.

Pemain Persija Jakarta ini memang memiliki permainan yang mempuni baik dalam menyerang maupun bertahan. Selain itu Salman juga mampu bermain di dua posisi yang berbeda baik itu menjadi bek tengah ataupun bek sayap.

Salman Alfarid
Salman Alfarid. (BolaSkor.com/Hadi Febriansyah)

Tidak hanya itu saja, Salman juga sudah pernah mengikuti TC bersama Timnas Indonesia U-19 saat di Cikarang lalu. Namun karena harus menyembukan cederanya, Salman harus menepi dari Timnas Indonesia U-19.

“Yang pertama pastinya saya sangat senang sekali jika diberikan kesempatan lagi di Timnas Indonesia U-19. Pastinya juga saya tidak akan sia-siakan kesempatan itu, saya berusaha kerja keras mungkin untuk bisa memanfaatkan peluang nanti,” kata Salman kepada BolaSkor.com.

4. Fajar Fathurrahman

Selain nama Salman Alfarid, Fajar Fathurrahman juga menjadi pemain yang bersinar pada saat babak kualifikasi Piala Asia U-19. Ia selalu menjadi sosok pembeda dan sering menjadi pemecah kebuntuan ketika lini depan Indonesia sulit mencetak gol.

Bermain di sektor sayap kanan, Fajar memiliki kecepatan dan penyelesaian akhir yang bagus. Ia pun sering menjadi pemberi umpan untuk lini serang Timnas Indonesia U-19, wajar saja jika dia diberikan kesempatan kedua di Timnas Indonesia U-19.

Fajar Facthurahman. (PSSI)

5. Alfeandra Dewangga

Dari beberapa nama di atas, Dewangga menjadi salah satu pemain yang sering masuk TC Timnas Indonesia U-19. Postur Dewangga sebenarnya masuk dalam kriteria pemain yang diinginkan oleh Shin Tae-yong.

Akan tetapi, pada akhir-akhir TC di Jakarta pemain PSIS Semarang ini mengalami cedera yang membuatnya gagal untuk ikut TC ke Kroasia.

Timnas Indonesia U-19 akan melakukan TC kembali pada akhir Desember dan akan mengikuti Toulon Tournament di Prancis. Bukan tidak mungkin, jika kondisinya membaik, Dewangga akan menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-19 yang bermain di sana.

Alfeandra Dewangga
Alfeandra Dewangga. (BolaSkor.com/Hadi Febriansyah)