BolaSkor.com - Rivalitas antara Inter Milan dan Juventus merupakan salah satu yang terpanas di Italia. Fakta tersebut nyatanya tak menghalangi kedua klub berbisnis di bursa transfer.

Musim panas 2006 merupakan salah satu momen krusial dalam rivalitas Juventus dan Inter. Ketika itu, Bianconeri dijatuhi hukuman degradasi ke Serie B karena kasus Calciopoli.

Dua Scudetto yang telah diraih Juventus juga dicabut. Ironisnya, salah satunya diberikan kepada Inter.

Baca Juga:

8 Pemain Kunci pada Duel Derby d'Italia

Satu Kekurangan Derby d'Italia di Mata Roberto Mancini

5 Kemenangan Terakhir Juventus di Markas Inter Milan

Hal ini tentu mengundang kemarahan di kubu Juventus. Kebencian kepada Inter mencapai level tertinggi pada momen tersebut.

Ironisnya, Juventus terpaksa menjual Zlatan Ibrahimovic dan Patrick Vieira kepada Inter. Kedua pemain tersebut memilih berkhianat karena enggan bermain di Serie B.

Sepanjang sejarah, banyak bintang Juventus yang membelot ke Inter. Namun bukan berarti situasi sebaliknya tak pernah terjadi.

BolaSkor.com telah merangkum lima pemain Inter yang membelot langsung ke Juventus. Berikut penjabarannya:

1. Luigi Cevenini

Luigi Cevenini bisa dianggap sebagai orang pertama yang memulai tren ini. Ia bahkan satu dari sedikit pemain yang pernah memperkuat Inter, AC Milan, dan Juventus.

Momen perpindahan langsung Cevenini dari Inter ke Juventus terjadi pada tahun 1927. Ia meninggalkan Nerazzurri setelah lima tahun mengabdi.

Tidak diketahui nilai transfer Cevenini ke Juventus. Yang jelas ia memperkuat Juventus selama tiga tahun.


2. Giuliano Sarti

Giuliano Sarti menjadi satu-satunya kiper Inter yang pindah langsung ke Juventus. Momen itu terjadi pada tahun 1968.

Sarti merupakan kiper utama La Beneamata pada awal tim La Grande Inter asuhan Helenio Herrera dibangun. Ia turut membantu timnya meraih dua Scudetto, dua Piala Eropa, dan dua Piala Interkontinental.

Sarti kemudian pindah ke Juventus setelah lima musim mengabdi kepada Inter. Ironisnya, ia gagal merebut status kiper nomor satu karena kalah bersaing dengan Roberto Anzolin.


3. Alessandro Altobelli

Nama Alessandro Altobelli memang kurang familiar di telinga pecinta sepak bola. Namun ia menjadi satu dari sedikit pemain yang pernah memperkuat Inter dan Juventus.

Altobelli memperkuat Inter selama sebelas musim pada periode 1977 hingga 1988. Ia mampu mempersembahkan satu Scudetto dan dua trofi Coppa Italia.

Altobelli juga merupakan bagian skuat Timnas Italia yang menjuarai Piala Dunia 1982. Ia turut menyumbang satu gol pada ajang tersebut.

Pada akhir musim 1987-1988, Altobelli memilih berpisah dari Inter. Ia kemudian pindah ke Juventus dan tampil selama satu musim sebelum mengakhiri karier di Brescia.


4. Fabio Cannavaro

Fabio Cannavaro menjadi nama terbesar yang pindah langsung dari Inter ke Juventus. Namun hal itu tak membuatnya dibenci oleh Interisti.

Inter memboyong Cannavaro dari Parma pada musim panas 2002 dengan biaya 23 juat euro. Angka tersebut sangat fantastis untuk seorang bek pada masa itu.

Namun Cannavaro gagal menjawab ekspektasi tinggi di Inter. Ia tampil kurang meyakinkan hingga gagal mempersembahkan trofi juara.

Dua musim berselang, Cannavaro dijual ke Juventus dengan biaya hanya sekitar 10 juta euro. Namun keputusan itu membuat Inter menyesal.

Cannavaro memang menjelma menjadi salah satu bek tengah terbaik dunia bersama Juventus. Ia bahkan mampu meraih trofi Ballon d'Or pada 2006.


5. Lucio

Lucio mengikuti jejak Cannavaro pada musim panas 2012. Ia pindah langsung ke Juventus setelah memperkuat Inter selama tiga musim.

Juventus tak perlu mengeluarkan biaya transfer untuk mendatangkan Lucio. Pemain berkebangsaan Brasil itu lebih dulu memutus kontrak dengan Inter yang tersisa dua tahun.

Namun Lucio gagal bersinar di Juventus. Ia hanya tampil enam bulan sebelum pulang kampung ke Sao Paulo.