BolaSkor.com - Terkadang, hidup berjalan tidak sesuai rencana. Kalau sudah seperti itu, perlu ada keputusan yang diambil. Hal tersebut juga dialami sejumlah pesepak bola.

Beberapa pemain mengalami nasib tidak seberuntung yang lain. Mereka kesulitan menunjukkan taji di klubnya saat ini. Alasannya beragam. Mulai dari kesempatan bermain yang rendah atau cedera.

Jika sudah begitu, pilihan berganti klub tidak bisa diabaikan. Itu adalah satu di antara jalan untuk kembali bersinar.

Berikut lima pemain yang perlu hengkang pada musim panas ini demi selamatkan kariernya:

Baca Juga:

Resmi Gabung Liverpool, Darwin Nunez Ingin Menangi Banyak Trofi

Satu Kelemahan Darwin Nunez yang Layak Diperhatikan Liverpool

Nunez dan Haaland Datang ke Premier League, Kane Kian Bersemangat

Marco Asensio

Setelah kepergian Cristiano Ronaldo pada 2018, Marco Asensio diharapkan menjadi tumpuan selanjutnya untuk Real Madrid. Namun, harapan tinggal harapan. Meskipun mencatatkan waktu bermain lebih dari 2.000 menit dalam dua musim terakhir, tetapi Asensio bukanlah pemain utama Madrid.

Sejatinya, kemampuan Asensio tidak buruk. Ia mengemas 12 gol dan dua assist pada musim ini. Namun, bukan perkara mudah menembus tim utama Madrid.

Dengan usia yang masih 26 tahun, banyak peluang bagi Asensio bersinar di tempat lain. Kabarnya, Manchester United dan Juventus adalah dua di antara tim yang siap menampung pemain asal Spanyol itu.

Clement Lenglet

Clement Lenglet bergabung dari Sevilla ke Barcelona pada musim panas 2018. Pemain asal Prancis itu dianggap punya prospek apik bersama Los Cules.

Lenglet menjadi andalan utama di bawah asuhan Ernesto Valverde dan Ronald Koeman. Namun, hal itu terjadi hanya dalam dua musim pertama.

Sejak kedatangan Xavi, kesempatan bermain berubah drastis. Ia hanya tampil dalam 814 menit di LaLiga musim lalu. Posisi Lenglet diyakini akan semakin sulit jika Barca berhasil mendatangkan bek baru pada musim panas ini.

Jadi, untuk kembali bermain reguler Lenglet membutuhkan tim yang memang memiliki banyak ruang untuknya. Angkat kaki merupakan pilihan yang perlu dikaji sang bek.

Tanguy Ndombele

Tottenham Hotspur punya kepercayaan penuh ketika mendatangkan Tanguy Ndombele dengan harga selangit. Akan tetapi, apa yang terjadi berikutnya jauh dari harapan.

Tanguy Ndombele dikabarkan tidak disiplin yang membuatnya sulit berkembang. Selain itu, pemecatan Mauricio Pochettino tiga bulan setelah kedatangannya juga membuat situasi kian pelik.

Pelatih The Lilywhites saat ini, Antonio Conte, dikabarkan tidak memasukkan Tanguy Ndombele dalam rencananya. Isunya, Tottenham tertarik kembali melpas Ndombele pada musim panas ini.

Jika demikian, kesempatan tersebut perlu diambil Tanguy Ndombele. Dengan usia yang masih muda, Ndombele punya banyak kesempatan untuk kembali ke level permainan tertinggi. Apalagi, ia ahli dalam kemampuan melewati lawan dan cepat ketika melakukan transisi.

Luka Jovic

Kesempatan yang diberikan Real Madrid untuk Luka Jovic tidak bisa dikatakan sedikit. Namun, penyerang asal Serbia itu masih belum tampil seperti ketika membela Eintracht Frankfurt.

Luka Jovic terlihat kesulitan menanggung beban sebagai mesin gol Madrid. Sang striker seperti kehilangan sentuhan dalam mencetak gol. Ia juga tidak banyak memberikan kontribusi ketika Madrid sedang menekan.

Selain itu, saingan Jovic adalah Karim Benzema. Penyerang tim nasional Prancis itu semakin menanjak meskipun usia juga terus bertambah. Walhasil, Carlo Ancelotti lebih memilih Benzema.

Kabarnya, Luka Jovic mendapatkan tawaran dipinjamkan ke Fiorentina. Sang striker bisa mengambil tawaran itu untuk mengembalikan kepercayaan diri dan ketajamannya. Dengan begitu, Jovic akan datang ke Madrid dalam kondisi lebih siap tempur.

Aaron Wan-Bissaka

Kedatangan Erik ten Hag ke Manchester United bisa menjadi petaka untuk Aaron Wan-Bissaka. Sebab, Ten Hag dikabarkan punya pilihan lain pada sektor bek.

Pelatih asal Belanda itu dikabarkan lebih condong memilih Diogo Dalot. Selain itu, ia juga meminta manajemen Man United mendatangkan Jurrien Timber.

Oleh karena itu, Aaron Wan-Bissaka perlu memikirkan cara untuk menyelamatkan kariernya. Satu di antaranya adalah dengan berganti klub.

Dulu, Wan-Bissaka dikenal sebagai satu di antara bek sayap terbaik di Inggris. Ia punya insting lebih dalam membantu serangan. Selain itu, tekel yang dilakukannya sering kali dianggap bersih di mata wasit. Kabarnya, Crystal Palace siap menampung Wan-Bissaka.