BolaSkor.com - Baik Real Madrid atau Atletico Madrid telah menampilkan pemain sepak bola kelas dunia selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, beberapa pemain terbaik dunia telah bermain dalam derby antarkota yang ikonik ini. Berikut adalah lima pemain yang menonjol dalam kurun waktu satu dekade terakhir.

Raul (Real Madrid, 1994-2010)

Pada masa anak-anak, Raul berada di akademi Atletico Madrid. Namun, Raul menyeberang ke klub lain di ibu kota saat remaja. Setelah lulus dari akademi Real Madrid, ia menghantui mantan timnya selama satu setengah dekade dalam derby ini.

Sebelum Cristiano Ronaldo datang dan mencetak rekor gol dalam pertandingan tersebut dengan 22 gol, Raul merupakan top skorer dalam derby tersebut bersama Ferenc Puskás dengan torehan 11 gol.

Satu derby dari musim 1996/97 bahkan dinamai sesuai dengan namanya, ‘La Noche de Raúl’ atau “Malamnya Raúl” setelah ia mencetak dua gol dan mencatatkan dua asisst untuk memastikan kemenangan 4-1.

Baca Juga:

Tak Puas, Vinicius Junior Ingin Menangi Enam Titel Liga Champions di Real Madrid

Mudah bagi Vinicius Junior untuk Tolak Godaan PSG

Real Madrid Takut Kehilangan Vinicius Junior

Karim Benzema (Real Madrid, 2009-sekarang)

Penyerang dengan nomor punggung 9 milik Real Madrid ini adalah seorang legenda: ia adalah pemain asing dengan penampilan terbanyak, dan merupakan top skorer kedua dalam sejarah klub.

Ia masuk dalam sejarah Derby Madrid dalam pertandingan Derbi Madrid terakhir di Stadion Vicente Calderón, yakni semi-final Liga Champions 2017, di mana Los Blancos menang 2-1.

Saat itu, Benzema berhasil melewati tiga bek kelas dunia seperti Godín, Savi?, dan Giménez. Benzema berhasil menunjukkan sihirnya di kandang legendaris Atletico.

Paulo Futre (Atletico Madrid, 1987-1993 dan 1997-1998)

Didatangkan pada tahun 1987, runner-up Ballon d’Or ini menjadi legenda Atletico. Pertandingan derby ini memperlihatkan performa terbaiknya.

Tidak hanya mencetak gol dalam derby Madrid perdananya, yang berakhir dengan kemenangan 4-0 untuk Atletico di Santiago Bernabéu, ia juga mencetak gol saat mengantarkan timnya mengalahkan Los Blancos dengan skor 2-0 pada final Copa del Rey 1992 sembari mengenakan ban kapten tim.

Miranda (Atletico Madrid, 2011-2015)

Sejak 1999 hingga 2013, Atletico Madrid tidak sekalipun memenangkan derby. Los Colchoneros memainkan 25 pertandingan tanpa mengalahkan tetangganya, sebelum final Copa del Rey tahun 2013 di Santiago Bernabéu.

Pada babak perpanjangan waktu, saat skor sama kuat 1-1, bek tengah Atletico, Miranda, melakukan gol sundulan untuk mengantarkan timnya meraih kemenangan.

Gol tersebut langsung menjadikannya legenda dalam derby ibu kota. Ia mendedikasikan gol tersebut kepada anak laki-lakinya, yang ia sebut tidak akan lagi menerima ejekan tanpa kemenangan selama 14 tahun, di sekolahnya.

Sergio Ramos (Real Madrid, 2005-2021)

Bek tengah pencetak gol lainnya, Ramos mematahkan hati Atletico di Kota Lisbon dan Milan saat kedua tim bertemu di final Liga Champions tahun 2014 dan 2016.

Pada pertemuan pertama, sundulannya di menit-menit akhir memaksakan hasil imbang dan dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu, yang dimenangkan Los Blancos dengan skor 4-1.

Dua tahun berselang, ia membuka keunggulan pada pertandingan yang dimenangkan Real Madrid lewat adu penalti...di mana ia juga mencetak gol. Pada final terakhir antara kedua klub, Piala Super Spanyol 2019/20, ia sekali lagi mencetak gol penting pada babak adu penalti untuk memberikan gelar kepada Real Madrid.