BolaSkor.com - Cristiano Ronaldo identik dengan rekor. Hal yang sama berlaku kala megabintang Portugal itu berlaga di Piala Eropa.

Ronaldo melakoni debut di putaran final Piala Eropa edisi 2004. Namun saat itu ia gagal membawa Portugal juara karena takluk dari Yunani di laga final.

Kegagalan tersebut baru bisa ditebus Ronaldo 12 tahun berselang. Ya, CR7 akhirnya mampu mempersembahkan trofi Piala Eropa untuk Portugal pada edisi 2016.

Baca Juga:

Karier Harry Kane Gagal jika Tak Menangi Piala Eropa dengan Inggris

Barisan Lagu Resmi Piala Eropa dari 1992 hingga 2020

7 Pemain yang Bisa Pensiun Usai Piala Eropa 2020

Kini dengan usia yang sudah menginjak 36 tahun, Ronaldo masih akan memimpin skuat Portugal di Piala Eropa 2020. Targetnya sangat jelas yaitu mempertahankan gelar juara.

Meski begitu, Ronaldo juga berpeluang memecahkan sejumlah rekor pribadi di Piala Eropa 2020. Hal ini bisa semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia.

Setidaknya ada lima rekor yang bisa dipecahkan Ronaldo. Berikut rinciannya:


1. Pemain pertama yang tampil di lima putaran final Piala Eropa

Cristiano Ronaldo melakoni debut di Piala Eropa 2004

Piala Eropa 2020 akan menjadi partisipasi kelima Ronaldo di putaran final kejuaraan paling bergengsi antar negara-negara Eropa tersebut. Sebelumnya, tidak ada pemain yang mampu melakukan hal tersebut.

Ada 17 pemain yang pernah berpartisipasi di empat putaran final Piala Eropa. Sebelas di antaranya termasuk Ronaldo menorehkan catatan tersebut pada edisi 2016.

Namun kini hanya Ronaldo dari sebelas daftar tersebut yang masih akan berpartisipasi di edisi 2020. Satu penampilan saja sudah cukup bagi mantan pemain Manchester United tersebut memecahkan rekor ini.


2. Top Skorer tunggal putaran final

Ronaldo saat ini telah berstatus sebagai top skorer putaran final Piala Eropa dengan koleksi sembilan gol. Namun ia harus berbagi dengan Michel Platini yang juga mencetak jumlah gol yang sama.

Ronaldo hanya butuh tambahan satu gol lagi untuk menjadi top skorer tunggal di putaran final. Namun ia tentu akan coba mencetak lebih banyak gol untuk mempertajam rekor tersebut.


3. Penampilan Terbanyak (termasuk kualifikasi)

Selain gol, Ronaldo juga berpeluang memecahkan rekor jumlah penampilan terbanyak sepanjang sejarah Piala Eropa termasuk babak kualifikasi. Ia hanya tertinggal dua laga dari Gianluigi Buffon yang memegang rekor ini.

Buffon sudah tampil dalam 58 laga di Piala Eropa. Sementara Ronaldo berada di peringkat kedua dengan 56 pertandingan.

Itu artinya, Ronaldo akan otomatis memecahkan rekor Buffon jika selalu bermain pada fase grup Piala Eropa 2020. Sebuah hal yang sangat mungkin terjadi mengingat perannya sebagai kapten dan ujung tombak Portugal.


4. Gol terbanyak dalam satu pertandingan

Sejauh ini, belum ada satu pun pemain yang mampu mencetak empat gol atau lebih dalam satu pertandingan di putaran final Piala Eropa. Sementara hanya tujuh nama yang pernah membukukan hat-trick.

Ronaldo tidak termasuk dalam tujuh nama yang pernah membukukan hat-trick di putaran final Piala Eropa. Namun ia bisa menjadi orang pertama yang mencetak minimal empat gol dalam satu pertandingan di putaran final Piala Eropa.

Kesempatan terbaik Ronaldo untuk melakukan hal itu saat Portugal berhadapan dengan Hungaria di fase grup. Kualitas sang calon lawan di atas kertas memang berada di bawah tim asuhan Fernando Santos.


5.Pencetak gol tertua di final

Cristiano Ronaldo mengalami cedera di final Piala Eropa 2016.

Portugal berambisi mempertahankan gelar juara Piala Eropa yang direbutnya pada 2016 silam. Untuk mewujudkan hal itu, Ronaldo dan kawan-kawan harus mengalahkan setiap lawan di tiap babak termasuk final.

Pada edisi 2016, Ronaldo mengalami cedera pada laga final. Hal itu membuatnya gagal memecahkan rekor sebagai pemain tertua yang mencetak gol di partai puncak Piala Eropa.

Ronaldo kini punya peluang untuk memecahkan rekor tersebut. Syaratnya, ia harus lebih dulu membawa Portugal melaju ke final.

Rekor pemain tertua yang mencetak gol di final Piala Eropa dipegang oleh Bernd Holzenbein. Penyerang Jerman Barat itu mencetak gol penyama kedudukan ke gawang Cekoslowakia pada final 1976.

Ketika itu, Holzenbein berusia 30 tahun dan 103 hari. Sementara Ronaldo akan berusia 36 tahun 156 hari pada laga final Piala Eropa 2020, 11 Juli mendatang.