BolaSkor.com - Begitu banyak talenta-talenta berbakat di dunia yang menanti kesempatan untuk bersinar di panggung sepak bola dunia. Selayaknya berlian muda yang masih perlu diasah, para pemain muda tersebut juga membutuhkan jam terbang.

Nama-nama populer yang menghiasi sepak bola Eropa dari generasi pemain muda ada Ansu Fati, Mason Greenwood, Curtis Jones. Di atas mereka dengan pengalaman lebih adalah Kylian Mbappe, Jadon Sancho, dan Matthijs de Ligt.

Beberapa atau bahkan semua di antara mereka saat ini diprediksi punya masa depan cerah. Hanya waktu yang akan menjawab bagaimana kiprah mereka di masa depan, sebab sudah banyak kasus ketika pemain digadang-gadang bakal sukses ternyata menjadi flop (pemain gagal).

Baca Juga:

Billy Gilmour, Pemuda 18 Tahun Chelsea Man of The Match Kontra Liverpool

McTominay dan Gilmour, Dua Gelandang Berbakat Skotlandia untuk Generasi Mendatang

8 Bintang Muda yang Berpotensi Meramaikan Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia

Dalam edisi terkini BolaSkor.com akan membahas lima rising star dari klub-klub terkaya dunia versi Deloitte. Berikut penjabarannya:

1. Billy Gilmour

Billy Gilmour

Chelsea memiliki berlian muda bernama Billy Gilmour. Gelandang asal Skotlandia baru berusia 18 tahun namun punya ketenangan bermain selayaknya pemain berusia 28 tahun ke atas.

Salah satu laga terbaiknya saat melawan Liverpool di Piala FA. Menghadapi gelandang berpengalaman seperti Fabinho, Gilmour bermain dengan tenang mengatur tempo bermain di lini tengah.

Masa depan pemain kelahiran Glasgow, Skotlandia pada 11 Juni 2001 cukup cerah. Gilmour bisa jadi suksesor Frank Lampard di Chelsea apabila ia mampu bertahan selama bertahun-tahun dengan The Blues.

2. Hiroki Abe

Hiroki Abe

Tinggal masalah waktu sebelum melihat penyerang sayap asal Jepang promosi ke tim utama Barcelona. Blaugrana merekrutnya pada 2019 dari Kashima Antlers dan Hiroki Abe sudah memiliki titel Liga Champions Asia dan Pendatang Baru Terbaik di J-League.

"Ini keputusan olahraga, karena dia (Abe) bertalenta dan punya wawasan untuk jadi pemain yang sangat penting untuk tim kami," tutur Josep Maria Bartomeu, Presiden Barca soal Abe.

Abe telah bermain 20 kali di Barcelona B dan mencetak empat gol. Berada di Barca B dengan Ansu Fati dan Riqui Puig, Abe belum bermain di tim utama karena cedera hamstring. Kelebihan bermainnya ada pada kecepatannya beroperasi di sisi sayap.

3. Takefusa Kubo

Takefusa Kubo

Real Madrid merekrut produk akademi La Masia dan meminjamkannya ke RCD Mallorca musim ini. Peminjaman itu seharusnya bisa dimanfaatkan baik oleh penyerang sayap berusia 18 tahun tersebut. Masih banyak waktu bagi Takefusa Kubo bermain di skuat utama Madrid di masa depan.

Julukannya adalah Lionel Messi dari Jepang. Kubo memang bermain seperti halnya Messi ketika mendribel bola dengan cepat dan melewati lawan di area sayap - setidaknya begitulah Messi ketika masih muda dulu.

4. Xavi Simons

Xavi Simons

Produk La Masia yang pergi ke Prancis untuk bermain dengan Paris Saint-Germain (PSG). PSG menggambarkan Xavi Simons sebagai pemain yang diberkahi kualitas teknik tinggi dan visi yang sangat bagus dengan permainan.

Baru berumur 17 tahun, Xavi Simons menjadi salah satu talenta berbakat yang muncul dari Negeri Kincir Angin alias Belanda. Simons sudah memperkuat timnas Belanda dari U-15, U-16, hingga U-17.

5. Joshua Zirkzee

Joshua Zirkzee

Gabungan otot dan kualitas teknik. Itulah striker muda Bayern Munchen berusia 18 tahun, Joshua Zirkzee yang memiliki tinggi badan 1,93 meter.

Musim ini Zirkzee suah tampil lima kali di Bundesliga untuk Bayern dan mencetak tiga gol. Tak heran mantan gelandan Feyenoord, Willem van Hanegem, berharap Ronald Koeman memanggil Zirkzee ke timnas Belanda senior dan memberinya kesempatan mentas.