BolaSkor.com - Atletico Madrid akhirnya keluar sebagai juara LaLiga 2020-2021. Kepastian itu didapat usai mengalahkan Real Valladolid pada pekan terakhir.

Bermain di markas lawan, Jose Zorrilla, Sabtu (22/5), Atletico menang dengan skor 2-1. Hasil ini diraih secara dramatis.

Atletico memang butuh tambahan tiga poin untuk mengunci gelar juara. Raihan 86 poinnya tak mungkin lagi terkejar Real Madrid yang berada di peringkat kedua dengan selisih dua poin.

Baca Juga:

Hasil Pekan Terakhir LaLiga: Atletico Madrid Juara

3 Alasan Atletico Lebih Layak Juara daripada Real Madrid

Juara LaLiga jika Real Madrid Menang dan Atletico Imbang

Madrid sendiri menjalani pertandingan yang tak kalah sulit. Los Blancos pada saat yang bersamaan menjamu Villarreal di Estadio Alfredo Di Stefano.

Emosi suporter kedua klub seperti dikuras setelah tim pujaannya sama-sama tertinggal 0-1 pada akhir babak pertama. Para pemain Madrid dan Atletico tampak terbebani dengan tekanan untuk meraih gelar juara.

Namun Atletico mampu bangkit dan membalikkan kedudukan saat babak kedua baru berjalan sekitar 22 menit. Gol Angel Correa (57') dan Luis Suarez (67') mengubah skor menjadi 2-1.

Hasil ini bertahan hingga laga usai. Sebuah comeback dramatis lain yang dilakukan Madrid pada masa injury time menjadi tidak berarti apa-apa.

Atletico pun sukses meraih gelar LaLiga kesebelas sepanjang sejarah. Ini juga kali kedua tim asuhan Diego Simeone mematahkan dominasi Barcelona dan Real Madrid di liga domestik.

Kesuksesan menjuarai LaLiga tentu terjadi berkat kontribusi semua pihak di Atletico. Apalagi performa mereka sempat naik turun.

Namun ada sejumlah nama yang pantas ditonjolkan dalam kesuksesan Atletico. BolaSkor.com telah merangkum lima sosok kunci tersebut di bawah ini:

1. Luis Suarez

Luis Suarez

Luis Suarez harus diakui menjadi aktor utama dari kesuksesan Atletico menjuarai LaLiga musim ini. Torehan 21 gol dan tiga assist menjadi bukti sahihnya.

Kedatangannya pada musim panas lalu juga menimbulkan gairah baru di skuat Atletico. Tak heran jika mereka langsung tancap gas di awal musim.

Pengalaman Suarez juga mampu membantu Atletico menghadapi tekanan di penghujung kompetisi. Penyerang berkebangsaan Uruguay itu bahkan jadi penentu kemenangan pada laga laga kontra Valladolid yang sangat menentukan.

2. Koke

Koke

Peran Koke juga tak bisa dilupakan begitu saja. Pemain Tim Nasional Spanyol itu berstatus sebagai kapten tim.

Jabatan tersebut membuat Koke bertanggung jawab menjaga mentalitas rekan-rekannya. Tugasnya tentu bertambah berat di penghujung musim saat Madrid dan Barcelona mampu mendekat.


3. Jan Oblak

Jan Oblak

Peran krusial juga dijalankan Jan Oblak. Kiper berkebangsaan Slovenia itu bertanggung jawab membuat kokoh pertahanan Atletico.

Atletico menjadi klub yang paling sedikit kebobolan di LaLiga musim ini. Dari 38 laga, Oblak yang selalu dipercaya tampil hanya 25 kali memungut bola dari gawangnya dan menorehkan 18 clean sheet.

Hal ini menjadi alasan Oblak menjadi buruan klub-klub besar Eropa. Menarik melihat cara petinggi Atletico untuk mempertahankan kiper andalannya tersebut musim depan.


4. Diego Simeone

Diego Simeone

Atletico menjadi satu-satunya klub yang mampu merusak dominasi Madrid dan Barcelona di LaLiga dalam sepuluh tahun terakhir. Tim asal ibu kota Spanyol itu bahkan melakukannya dua kali.

Tangan dingin Diego Simeone berperan penting dalam kesuksesan ini. Meskipun taktik pelatih berkebangsaan Argentina sempat menuai kritik berbagai pihak.

Namun Simeone tahu cara yang tepat untuk mengimbangi kekuatan Madrid dan Barcelona yang bertabur bintang. Ia kini hanya perlu membidik trofi Liga Champions untuk melengkapi warisan kesuksesannya di ATletico.


5. Enrique Cerezo

Enrique Cerezo dalam perkenalan Luis Suarez.

Nama Enrique Cerezo mungkin kurang disorot dalam setiap kesuksesan Atletico. Namun perannya sebagai presiden klub sangat krusial untuk menjaga stabilitas tim yang dipimpinnya.

Cerezo juga menjadi orang yang paling ngotot untuk memboyong Suarez dari Barcelona. Padahal rencana tersebut sempat tak disetujui manajemen Blaugrana.

Keseriusan Cerezo dalam perburuan Suarez akhirnya berbuah manis. Kegeramannya terkait sikap Barcelona yang tiba-tiba menetapkan banderol Suarez sebesar 6 juta euro setelah sebelumnya ingin dilepas secara gratis kini tentu menjadi kenangan indah.