BolaSkor.com - Liverpool berhasil mengakhiri masa penantian selama 30 tahun untuk menjuarai Premier League. Ya, The Reds menahbiskan diri sebagai klub Inggris terbaik pada musim 2019-2020.

Tim asuhan Jurgen Klopp itu langsung tancap gas sejak awal musim. Mereka meraih delapan kemenangan beruntun sebelum ditahan imbang Manchester United di Old Trafford, Oktober tahun lalu.

Namun tren kemenangan Liverpool kembali berlanjut hingga 17 laga setelahnya. Hal itu membuat Jordan Henderson dan kawan-kawan melesat meinggalkan jauh para rival.

Baca Juga:

Liverpool Rayakan Trofi Perdana Premier League dengan Gaya

Selebrasi Titel Premier League dan Kenangan Trofi Curlett Liverpool

5 Bek Kiri yang Dapat Direkrut Liverpool untuk Melapis Andrew Robertson

Liverpool harusnya bisa memastikan gelar juara pada bulan Maret. Sayang pandemi virus corona memaksa kompetisi ditangguhkan.

Kelanjutan Premier League musim ini sempat berada dalam ketidakpastian. Liverpool pun terancam gagal menjadi juara andai kompetisi dibatalkan.

Namun pada akhirnya, kompetisi berhasil dilanjutkan pada pertengahan Juni. Liverpool akhirnya mengunci gelar juara setelah melakoni dua laga selepas restart.

Gelar juara Liverpool dipastikan usai Manchester City yang menjadi pesaingnya takluk dari Chelsea, 25 Juni silam. Hasil itu membuat posisi Merseyside Merah tak mungkin lagi tergeser dari puncak klasemen.

Trofi Premier League ini melanjutkan tren positif Liverpool dalam tiga musim terakhir. Musim lalu, mereka mampu menjuarai Liga Champions setelah setahun sebelumnya menjadi finalis ajang serupa.

Selain mengakhiri masa penantian selama 30 tahun, sejumlah rekor juga tercipta yang mengiringi keberhasilan Liverpool ini. Berikut lima sosok yang melakukan hal tersebut:

1. Jurgen Klopp

Jurgen Klopp bukan hanya menjadi manajer pertama yang mampu mempersembahkan trofi Premier League untuk Liverpool. Sosok berusia 53 tahun itu juga menjadi orang Jerman pertama yang mampu menaklukkan sengitnya persaingan kompetisi sepak bola kasta tertinggi Inggris tersebut.

Manajer asal negeri Bavarian memang tidak terlalu akrab dengan Premier League. Tercatat hanya ada dua pria Jerman yang pernah menangani klub Inggris di era Premier League.

Klopp merupakan orang kedua dalam daftar itu. Sebelumnya, Felix Magath lebih dulu mencoba peruntungan di Inggris saat menangani Fulham pada 2014 silam.

Rivalitas panas antara Jerman dan Inggris disebut-sebut menjadi salah satu alasan minimnya manajer asal Jerman di Premier League. Namun keberhasilan Klopp ini mungkin bisa menjadi pendobrak tradisi tersebut.


2. Jordan Henderson

Jordan Henderson memecahkan rekor sebagai kapten Liverpool pertama yang mampu mengangkat trofi Premier League. Padahal sejumlah nama besar tak mampu melakukan hal yang sama.

Sepanjang sejarah klub, Liverpool memang memiliki sejumlah kapten karismatik dan berkategori bintang. Daftar ini diisi oleh nama-nama seperti Steven Gerrard, Robbie Fowler, Ian Rush, atau Paul Ince.

Jika melihat awal karier Henderson berama Liverpool tidak akan banyak yang menyangka ia mampu melakukannya. Mantan pemain Sunderland itu sempat kesulitan menembus tempat di skuat utama.

Peruntungan Henderson mulai membaik sejak Steven Gerrard pergi yang diiringi kedatangan Jurgen Klopp pada 2015 silam. Penampilannya juga mulai konsisten sejak ban kapten melingkar di lengannya tak lama kemudian.

Berbagai trofi bergengsi sudah pernah diangkat Henderson dengan seragam Liverpool. Selain Premier Legaue, ia lebih dulu mengangkat trofi Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub pada 2019 lalu.


3. Mohamed Salah

Mohamed Salah memecahkan rekor sebagai orang Mesir pertama yang berhasil meraih trofi Premier League. Kontribusinya bahkan sangat vital di balik keberhasilan Liverpool ini.

Tak banyak memang pemain berkebangsaan Mesir yang pernah berlaga di Premier League. Dua nama yang cukup populer selain Salah mungkin hanya Mohamed Elneny dan Ahmed Elmohamady.

Namun kedua nama itu gagal membawa timnya juara. Penampilan Elmohamady dan Elneny juga tak terlalu menonjol.

Sementara Salah merupakan salah satu tumpuan kekuatan Liverpool. Ia mampu mencetak 19 gol dan 10 assist dari 33 penampilan.

Hal itu membuat klub sebesar Real Madrid tertarik untuk mendatangkannya. Namun Salah nampaknya akan tetap bermain untuk Liverpool musim depan.


4. Sadio Mane

Sadio Mane juga menjadi orang Senegal pertama yang meraih trofi Premier League. Sama seperti Salah, kontribusinya juga sangat vital di balik keberhasilan Liverpool.

Mane mampu mencetak 17 gol dan sembilan assist dari 34 laga di Premier League musim ini. Namanya juga menjadi buruan Real Madrid.

Namun Mane bukanlah pemain berkebangsaan Senegal pertama yang membela Liverpool. Status itu lebih dulu disematkan kepada El Hadji Diouf dan Salif Diao.

Kedua pemain itu didatangkan Liverpool usai gelaran Piala Dunia 2002. Namun Diouf dan Diao gagal mempersembahkan trofi Premier League semasa bermain di Anfield.


5. Harvey Elliott

Nama Harvey Elliott tentu masih terdengar asing di telinga pecinta sepak bola bahkan fans Liverpool. Namun remaja berusia 17 tahun itu kini memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang memiliki medali juara Premier League.

Elliott yang akan berusia 17 tahun 113 hari pada laga terakhir Premier League musim ini akan memecahkan rekor sebelumnya milik Phil Foden. Musim lalu, pemain Manchester City tersebut mendapatkan medali juara saat berusia 17 tahun 350 hari.

Meski begitu, rekor Elliott ini masih mengundang perdebatan. Secara regulasi ia tak berhak untuk menerima medali juara karena hanya tampil dua kali dari lima laga yang menjadi syarat minimal.

Jika mengacu regulasi ini, maka hanya 23 pemain Liverpool yang berhak menerima medali. Elliott sudah pasti tidak berada dalam daftar tersebut.

Namun ada regulasi lain yang membuat Elliott berhak mendapatkan medali. Yaitu, setiap klub juara akan menerima 40 medali juara sehingga ada sisa 17 medali yang dapat didistribusikan Liverpool sesuai keinginannya baik untuk pemain, staf pelatih, atau ofisial.

Salah satu sisa medali juara tersebut nampaknya diserahkan kepada Elliott. Hal itu bisa terlihat dari unggahan sang pemain di media sosial yang berfoto dengan medali juara.