BolaSkor.com - Ligue 1 2019-2020 telah dinyatakan selesai dan Paris Saint-Germain (PSG) ditetapkan sebagai juara. Meski tak tuntas, kompetisi kasta tertinggi Prancis ini tetap menjadi panggung bagi para pemain muda untuk unjuk kemampuan.

Ligue 1 sejak dulu memang dikenal menjadi kawah candradimuka para pemain bintang. Tampil di sini menjadi batu loncatan bagi mereka untuk bermain di klub besar.

Sudah banyak contoh pemain bintang yang mengawali kariernya di Ligue 1. Contohnya yaitu Ronaldinho, Zinedine Zidane, Eden Hazard, Thierry Henry, hingga Michael Essien.

Baca Juga:

Olympique Lyon Jadi Klub Paling Rugi dari Berakhirnya Ligue 1

Paris Saint-Germain Dinobatkan Juara Ligue 1 2019-2020

PSG Dedikasikan Gelar Juara Ligue 1 2019-2020 untuk Pejuang Virus Corona

Tak heran para pemandu bakat klub-klub besar sering memantau pertandingan Ligue 1. Mereka berlomba-lomba menemukan calon bintang baru.

Pada musim ini, sejumlah pemain muda menunjukkan penampilan mengesankan. Bolaskor.com telah merangkum lima wonderkid Ligue 1 yang paling mencuri perhatian seperti di bawah ini:


1. Kylian Mbappe


Nama Kylian Mbappe sudah mencuri perhatian sejak beberapa musim terakhir. Namun penampilannya kian konsisten tiap musimnya.

Dalam usia 21 tahun, Mbappe sudah menunjukkan kematangannya sebagai seorang penyerang. Ia juga tak minder dengan nama besar penyerang PSG lain seperti Neymar, Mauro Icardi, dan Edinson Cavani.

Saat Ligue 1 dihentikan, Mbappe tengah memimpin daftar pencetak gol terbanyak. Ia sudah 18 kali menjebol gawang lawan sepanjang musim ini.

Jumlah golnya memang sama persis dengan penyerang AS Monaco, Wissam Ben Yedder. Namun Mbappe melakukannya dengan jumlah pertandingan lebih sedikit yaitu 20 berbanding 26 laga.

Performa tersebut membuat Mbappe menjadi buruan sejumlah klub besar Eropa. Real Madrid menjadi yang paling bernafsu mendapatkannya.


2. Eduardo Camavinga


Eduardo Camavinga baru berusia 17 tahun saat ini. Namun pemain Stade Rennes ini pasti memiliki bakat istimewa sehingga klub sebesar Real Madrid ingin mendapatkannya.

Di Ligue 1 musim ini, Camavinga telah bermain dalam 36 dengan membukukan satu gol dan dua assist. Padahal ia berperan sebagai gelandang bertahan.

Namun kemampuan Camavinga sebenarnya bukan hanya dilihat dari situ. Sebagai gelandang bertahan, ia punya modal besar karena ahli melakukan tekel sukses dengan persentase mencapai 61 persen.

Camavinga masih terikat kontrak hingga 2022 mendatang. Meski begitu, sangat mungkin ada klub besar yang rela menebusnya musim panas nanti.


3. Houssem Aouar


Prestasi Olympique Lyon mungkin tidak terlalu baik di Ligue 1 musim ini. Namun hal itu tak memudarkan sinar kebintangan Houssem Aouar.

Gelandang berusia 21 tahun itu menjelma menjadi salah satu pemain inti Lyon. Ia tercatat bermain sebanyak 25 kali dengan mengoleksi 3 gol dan 3 assist.

Jumlah tersebut akan bertambah jika ditotal dengan kontribusi Aouar pada kompetisi lainnya. Tak heran jika klub-klub seperti Chelsea, PSG, Juventus hingga Manchester City tertarik kepadanya.

Peluang Aouar untuk hengkang cukup terbuka. Tidak lolosnya Lyon ke kompetisi Eropa musim depan akan membuat manajemen Los Gones menjual beberapa bintangnya demi menjaga neraca keuangannya.


4. Victor Osimhen


Victor Osimhen tengah membangun reputasinya sebagai salah satu penyerang muda berkualitas. Pemain Lille itu turut meramaikan persaingan di daftar pencetak gol terbanyak musim ini.

Pemain berusia 21 tahun itu mampu membukukan 13 gol dari 27 pertandingan. Osimhen juga mencetak lima gol tambahan di kompetisi lain.

Hal itu tentu membuat klub-klub besar Eropa tergiur untuk menggunakan jasanya. Osimhen bisa menjadi opsi jika mereka kesulitan menebus harga Mbappe yang selangit.

Meski masih terikat kontrak hingga 2024, harga Osismhen hanya berada di kisaran 30 juta euro. Bukan tidak mungkin ia akan mengikuti jejak banyak mantan pemain Lille dengan meLanjutkan karier ke Premier League.


5. Rayan Cherki


Rayan Cherki mungkin hanya tampil enam kali bagi Olympique Lyon di Ligue 1 musim ini. Namun hal itu menjadi luar biasa karena usianya yang baru menginjak 16 tahun.

Cherki dijuluki sebagai titisan Zinedine Zidane. Selain kaena memiliki darah Aljazair, ia juga merupakan seorang gelandang serang berbakat.

Klub-klub besar terus memantau situasi Cherki. Mereka percaya pemain ini merupakan calon bintang.

Cherki terikat kontrak dengan Lyon hingga 2022 mendatang. Harganya saat ini berada di kisaran 20 juta euro.