BolaSkor.com - Tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini. Ini menjadi momen untuk mengingat kebangkitan perempuan.

Tanggal tersebut merujuk hari lahir Raden Ajeng Kartini. Kartini menjadi tokoh perempuan dan pahlawan nasional setelah semasa hidupnya memperjuangkan kebangkitan dan kesetaraan. Lewat emansipasi, perempuan memiliki hak yang sama dengan pria.

Perjuangan Kartini itu pula yang menghadirkan sejumlah atlet perempuan di olahraga Indonesia. Diantaranya membukukan prestasi, sehingga layak diperhitungkan di kancah olahraga Indonesia.

Baca Juga:

Sicilia Setiawan: Kartini Pemegang Lisensi Pelatih AFC yang Ingin Bangun Sepak Bola Wanita

Cerita Uyung Si Dara Manis Persib Putri: Peran Ayah dalam Karier hingga Kekaguman pada Sosok Kartini

Menjadi istimewa dan memesona dengan paras rupawan. BolaSkor.com memilih setidaknya tujuh atlet yang dimaksud. Siapa saja?

1. Zahra Muzdalifa

Zahra Muzdalifa Persepak Bola Wanita
Zahra Muzdalifa. (Instagram @zahmuz12)

Nama Zahra Muzdalifa tak asing lagi di pencinta sepak bola Indonesia. Apalagi untuk kaum Adam. Zahra sangat populer.

Tak hanya kecantikannya saja, ia piawai dalam memainkan sang kulit bundar. Bahkan, ia tak pernah absen dari pemanggilan Timnas Indonesia Wanita.

Saat Asian Games 2018, Zahra mampu melesatkan dua gol saat Indonesia menang 6-0 melawan Maldives. Di Liga 1 Putri 2019, dara 18 tahun bergabung dengan tim Persija Jakarta.

2. Safira Ika Putri

Shafira Ika Putri Persepak Bola Wanita
Shafira Ika Putri. (Instagram @shafiraikaputri13)

Nama Safira Ika Putri adalah sosok cantik selanjutnya di Liga 1 Putri. Ia memiliki kemampuan bermain sepak bola sebagai gelandang serang.

Tak jarang, kepiawainnya bermain sepak bola juga tak kalah dengan kecantikannya. Ia bersama Zahra menjadi langganan masuk ke Timnas Indonesia Wanita.

3. Irine Kharisma Sukandar

Irine Sukandar. (Istimewa/chessbase)

Irine merupakan segelintir atlet putri yang berprestasi di bidang catur. Olahraga penuh keuletan tersebut digelutinya sejak junior, hingga melambungkan namanya ke level internasional.

Atlet kelahiran Jakarta, 28 tahun lalu itu secara resmi menyandang predikat Grand Master Internasional Wanita sejak Desember 2008. Hal itu sebagai penghargaan atas beragam prestasinya di tingkat internasional setelah beberapa kali merajai tingkat nasional.

Sejumlah prestasinya mampu membanggakan Indonesia di tingkat internasional. Dua kali Irene menyabet trofi juara pada Continental Chess Championship Vietnam 2012 dan Uni Emirat Arab 2014 lalu.

Sementara di sektor individu, ia juga tak luput dari penghargaan.Beberapa diantaranya adalah dengan menjadi pemain terbaik wanita pada turnamen Queenstown Chess Clasic Selandia Baru 2012, serta Grand Europe Open Bulgaria 2013.

4. Siti Latipah Nurul Inayah

Uyung, panggilan Siti Latipah. (Istimewa)

Uyung, begitu sapaannya, mulai mendapat perhatian publik berkat prestasi ciamiknya di Liga 1 putri tahun 2019 lalu. Ia sukses membawa tim tanah kelahirannya, Persib Bandung menggapai trofi juara.

Sejatinya, perempuan berusia 23 tahun itu adalah atlet futsal dengan membela Universitas Pendidikan Indoensia (UPI). Tempatnya mengejar gelar sarjana itu diantar hingga meraih gelar juara pada Women Pro Futsal League 2017 silam.

Namanya semakin dikenal saat tergabung dalam skuat tim maung Bandung dalam gelaran kompetisi resmi tahun lalu.Persib sukses mengalahkan Tira Persikabo dengan skor total 6-1 (3-1 dan 3-0) pada laga final, awal Desember 2019 lalu.

Sebelumnya, Uyung membawa Persib ke final berkat kemenangan 2-0 atas Arema FC di fase semifinal. Sementara pada babak penyisihan grup, Persib finis sebagai Juara Grup A dengan 34 poin, setelah mencatat 10 kemenangan, 4 imbang dan 2 kalah, dalam 4 kali seri.

5. Ceyco Georgia Zevanya

Ceyco Georgia. (Istimewa)

Potretnya sangat memesona kala menjadi pusat perhatian media di ajang Asian Games jakarta 2018 lalu. Tak ada yang menyangka, Ceyco masih berusia 19 tahun waktu itu sebagai atlet di bidang karate.

Meski begitu, ia sudah mencatat sejumlah prestasi gemilang sebagai karakter muda. Ceyco menyabet gelar juara pada Kejuaraan Karate Asia (AKF) tahun 2014 di Malaysia dan berlanjut Kejuaraan Karate dunia (WKF) 2015 di Indonesia.

6. Voni Darlina

Voni Darlina. (Istimewa/INASGOC)

Voni Darlina membuat publik olahraga Palembang sangat bangga pada dia tahun lalu. Atlet kelahiran Jakarta berusia 25 tahun itu sukses mendulang Medali Emas pada bidang Soft Tenis pada Asian Games.

Sebelumnya, Voni sudah bergelimang prestasi dalam bidangnya. Ia mampu meraih Medali emas dalam beberapa kejuaraan seperti Gubernur DKI Jakarta Open dan Single Open 2011, dua Medali Emas dan satu Medali Perak pada Pekan Olahraga Nasional 2012, serta 1 Emas dan 2 Perunggu pada PON Jawa Barat 2016 silam. (Laporan Kontributor Bimaswara Dumugi/Malang)