BolaSkor.com - Sepak bola internasional tidak hanya diwarnai deretan momen penting sepanjang tahun 2021. Perjuangan sejumlah bintang untuk mencapai dan bertahan di level tertinggi juga menarik untuk disimak.

Persaingan untuk berlaga di level tertinggi sepak bola Eropa memang sangat berat. Butuh kerja keras dan pengorbanan besar untuk eksis dalam waktu yang panjang.

Pasang surut dalam meniti karier tentu dilewati semua pesepak bola termasuk yang berkategori bintang. Beberapa di antaranya bahkan mengalami hal tersebut sepanjang tahun ini.

Baca Juga:

5 Pemain Murah yang Dapat Direkrut Man United pada Januari 2022

5 Rekrutan Musim Panas 2021 Terbaik Sejauh Ini di Premier League

5 Transfer Paling Menghebohkan pada 2021

BolaSkor.com telah merangkum enam bintang yang kariernya mengalami pasang surut selama 2021. Berikut ini rangkumannya:

1. Edin Dzeko

Edin Dzeko seperti telah berada di penghujung kariernya saat tak masuk proyek jangka panjang AS Roma asuhan Jose Mourinho pada musim panas kemarin. Faktor usia menjadi alasan utamanya.

Namun peruntungan Dzeko berubah secara drastis setelah Inter menggaetnya dengan status bebas transfer. Nerazzurri butuh penyerang baru usai menjual Romelu Lukaku ke Chelsea.

Kedatangan Dzeko sempat direspons negatif oleh para penggemar Inter. Manajemen dinilai pelit karena mengganti mesin golnya dengan pemain gratisan.

Namun Dzeko kini membungkam orang-orang yang meragukannya. Ia mampu menggantikan peran Lukaku dengan sangat baik.

Koleksi sebelas gol dan lima assist dari 24 laga di semua kompetisi sejauh ini menjadi buktinya. Inter juga dibawanya menjadi juara paruh musim Serie A dan lolos ke fase gugur Liga Champions.


2. Romelu Lukaku

Nasib berbanding terbalik justru dialami Lukaku. Keputusannya pulang ke Chelsea tak seindah yang dibayangkan.

Chelsea menebus Lukaku dengan biaya sekitar 97,5 juta poundsterling pada musim panas lalu. Nilai tersebut merupakan rekor transfer termahal The Blues.

Chelsea berharap Lukaku menjadi jawaban dari kerinduan sosok penyerang haus gol. penyerang berkebangsaan Belgia itu sendiri merasa percaya diri untuk memenuhi ekspektasi tersebut.

Namun yang terjadi belum sesuai harapan. Lukaku sejauh ini baru mencetak enam gol dan dua assist dari 17 laga di semua kompetisi.

Jumlah tersebut jauh lebih rendah dari yang dikumpulkan Lukaku bersama Inter pada semester pertama tahun ini dengan 15 gol. Mantan penyerang Manchester United tersebut mungkin akan menyesali keputusannya kembali ke Chelsea.


3. Jadon Sancho

Jadon Sancho menggemparkan bursa transfer musim panas saat diboyong Manchester United dengan biaya mencapai 73 juta poundsterling. Ia diramal akan menjadi bintang anyar Setan Merah.

Statistik mentereng Sancho bersama Borussia Dortmund menjadi modalnya. Ia membukukan 12 gol dan 12 assist pada paruh kedua musim lalu.

Namun kehebatan Sancho dalam mencetak gol dan membuat assist nyaris hilang tak berbekas usai pindah ke Manchester United. Ia butuh 15 laga untuk membuka keran gol.

Sejauh ini Sancho baru membukukan 2 gol dari 20 laga. Ironisnya, ia belum menciptakan satu pun assist.


4. Vinicius Junior

Vinicius Junior menjadi salah satu bintang yang paling bersinar pada paruh pertama musim 2021-2022. Penampilannya bak bumi dan langit jika dibandingkan dengan paruh kedua musim lalu.

Hingga paruh pertama musim ini berakhir, Vinicius sudah mencetak 12 gol dan 9 assist untuk Real Madrid. Angka-angka tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang memperkuat Los Blancos.

Sebagai perbandingan, Vinicius hanya mencetak tiga gol pada paruh kedua musim lalu. Penampilannya juga tak terlalu menonjol.

Kehadiran Carlo Ancelotti di kursi pelatih Madrid berperan penting dalam kebangkitan Vinicius. Pemain berkebangsaan Brasil itu seolah tampil lebih lepas untuk menunjukkan kualitasnya.


5. Lionel Messi

Karier Lionel Messi juga mengalami pasang surut sepanjang tahun ini. Hal itu ditambah dengan perpindahannya dari Barcelona ke Paris Saint-Germain (PSG).

Messi tetap menunjukkan reputasinya sebagai pemain terbaik dunia di tengah krisis finansial yang melanda Barcelona. Ia sukses mempersembahkan 28 gol dan trofi Copa del Rey sepanjang 2021.

Kegemilangan Messi berlanjut dengan membawa Argentina juara Copa America 2021. Ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik dan top skorer di ajang yang sama.

Namun peruntungan Messi berubah 180 derajat usai pindah ke PSG. Ia seperti kehilangan daya magis yang rutin ditunjukkan bersama Barcelona.

Torehan gol Messi juga menurun drastis. Ia sejauh ini baru membukukan 6 gol dari 16 laga di semua kompetisi.

6. Gianluigi Donnarumma

Satu bintang lain yang kariernya mengalami pasang surut sepanjang 2021 adalah Gianluigi Donnarumma. Sama seperti Messi, peruntungannya berubah sejak pindah ke PSG.

Donnarumma mengawali 2021 dengan membawa Milan lolos ke Liga Champions. Ini menjadi kali pertama setelah tujuh tahun, Rossoneri kembali berlaga di kompetisi antarklub elite Eropa.

Donnarumma kemudian memainkan peran penting dalam kesuksesan Italia menjuarai Piala Dunia 2020. Ia bahkan dinobatkan sebagai pemain terbaik.

Keputusannya meninggalkan Milan untuk menerima pinangan PSG menjadi sebuah blunder. Ia gagal merebut tempat utama di skuat Les Parisiens karena kalah bersaing dengan Keylor Navas.

Hingga paruh musim ini, Donnarumma baru tampil 16 kali di semua kompetisi. Namun ia sudah kebobolan 16 kali dan hanya 5 kali membukukan clean sheet.