BolaSkor.com - Manchester City di luar dugaan kalah 0-2 ketika menjamu Wolverhampton Wanderers pada pertandingan pekan kedelapan Premier League 2019-2020, di Etihad Stadium, Minggu (6/10). Pahlawan kemenangan tim tamu adalah Adama Traore.

Seperti laga-laga sebelumnya, Manchester City tampil mendominasi. Pasukan Pep Guardiola menorehkan penguasaan bola hingga 77 persen. Selain itu, 18 peluang tercipta dari para penggawa The Citizens.

Baca juga:

Arsenal 1-0 Bournemouth: Gol Perdana David Luiz Menangkan The Gunners

Southampton 1-4 Chelsea: Tammy Abraham Cetak Gol, Hegemoni di St. Mary's Berlanjut

Man City Vs Wolves

Namun, Wolves yang tertekan bisa mencuri gol pada menit ke-80. Raul Jimenez melakukan aksi individu untuk mengecoh pemain Man City. Kemudian, ia melepaskan umpan ke Traore yang tak terjaga. Traore tidak membuang peluang tersebut dengan mengubahnya menjadi gol.

Gol tersebut membuat Man City semakin giat menekan. Namun, pada penghujung laga, kerja sama Jimenez dan Traore kembali menghadirkan mimpi buruk. Traore menggiring bola dari jarak yang cukup jauh sebelum melepaskan tembakan ke pojok kiri gawang Man City.

Kemenangan Wolves atas Manchester City tidak hanya menjadi kejutan, namun juga menghadirkan beberapa fakta menarik. BolaSkor.com telah mengumpulkan enam di antaranya seperti di bawah ini:

1. Sejak awal musim lalu, Wolves telah meraih lebih banyak poin melawan big-six (20) dibandingkan bukan klub yang merupakan big-six Premier League.

2. Gol kedua Adama Traore membuat Manchester City tertinggal di kandang pada laga Premier League kedua kalinya dalam 26 pertandingan terakhir.

Wolves

3. Manchester City hanya gagal mencetak gol pada dua pertandingan dalam 45 laga terakhir di Premier League. Totalnya, The Citizens mengkreasikan 142 gol.

4. Adama Traore mencetak lebih banyak gol pada kemenangan Wolves melawan Man City (dua gol) dari pada 72 penampilan sebelumnya di Premier League (satu gol).

5. Wolves adalah tim pertama yang mengalahkan Manchester City era Guardiola pada ajang Premier League di Stadion Etihad sambil menjaga clean sheet.

6. Pep Guardiola hanya memiliki tingkat kemenangan 25 persen melawan Nuno Espirito Santo di semua kompetisi. Catatan tersebut hanya lebih buruk ketika Guardiola melawan Ronald Koeman (0 persen) dan Jurgen Klopp (22 persen).