BolaSkor.com - Napoli telah meresmikan perekrutan Victor Osimhen. Penyerang berusia 21 tahun itu didatangkan dari klub Prancis, Lille.

Napoli dikabarkan harus mengeluarkan uang sebesar 50 juta euro untuk mendatangkan Osimhen. Nilai tersebut merupakan rekor transfer termahal yang pernah dikeluarkan kubu Il Partenopei.

Harga tersebut juga termasuk sangat mahal bagi pemain berusia 21 tahun. Hal ini menjadi penegasan bahwa Osimhen bukan penyerang sembarangan.

Baca Juga:

Napoli Siap Jual Kalidou Koulibaly ke Penawar Tertinggi

Kedatangan Victor Osimhen di Napoli Tingkatkan Kans Juventus Gaet Arkadiusz Milik

Napoli Ungguli Manchester United dan Liverpool dalam Perburuan Wonderkid Ligue 1

Osimhen telah lolos tes medis bersama Napoli. Ia akan mengenakan seragam bernomor punggung sembilan.

Kedatangan Osimhen menjadi sinyal adanya regenerasi di lini depan Napoli. Saat ini, barisan penyerang tim asuhan Gennaro Gattuso tersebut memang mayoritas sudah melewati masa puncaka karier.

Nama Osimhen mungkin masih asing didengar. BolaSkor.com coba merangkum fakta menarik terkait pemain kelahiran 29 Desember 1998 tersebut di bawah ini:

1. Berasal dari keluarga miskin

Seperi mayoritas pemain asal benua Afrika, Osimhen berasal dari keluarga miskin. Ia merupakan anak terakhir dari enam bersaudara.

Masa kecil Osimhen banyak dihabiskan di jalanan dengan berjualan air dalam kemasan. Hal itu dilakukan untuk membantu orang taunya membiayai kehidupan sehari-hari.

2. Mengenal sepak bola sejak sekolah dasar

Osimhen pertama kali mengenal sepak bola di bangku sekolah dasar bernama Olusosun. Ini merupakan sebuah komunitas kecil di sekitar ibu kota Nigeria, Lagos.

Di sana ia mulai bermain sepak bola bersama rekan-rekan seusia. Pada masa tersebut, kakak Osimhen yang bernama Andrew juga sudah bermain di sebuah klub lokal.

Osimhen kecil kerap menyaksikan kakaknya berlaga. Hal itu membuatnya semakin mengenal si kulit bundar.

Melihat adik laki-lakinya berbakat, Andrew membantu mengasah bakat Osimhen. Sang kakak kemudian meninggalkan karier sepak bolanya dan bekerja di surat kabar demi mendapat penghasilan yang lebih baik guna mendukung karier saudaranya.

Usaha tersebut tak sia-sia karena penampilan Osimhen berhasil menarik pemandu bakat lokal. Ia kemudian ditarik ke Ultimate Strikers Academy yang merupakan salah satu sekolah sepak bola terbaik di Lagos.

Pada tahun 2014, Osimhen mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Nigeria U-17. Ia berhasil membawa negaranya lolos ke Piala Dunia U-17 2015 di Chile.

3. Top skorer dan juara Piala Dunia U-17 2015

Piala Dunia U-17 2015 memang menjadi panggung Victor Osimhen memperkenalkan dirinya kepada dunia. Ia tampil memukau dan mengantarkan negaranya merebut gelar juara.

Osimhen juga merebut gelar top skorer dengan koleksi 10 gol. Hebatnya, ia selalu berhasil membobol gawang lawan pada setiap pertandingan di ajang tersebut.

Dua tahun kemudian, ia diberi kesempatan melakoni debut bersama timnas senior Nigeria. Hingga saat ini, Osimhen sudah memiliki 10 caps dan mencetak empat gol untuk Super Eagles.


4. Mengawali karier di Eropa bersama Wolfsburg

Setelah membawa Nigeria menjuarai Piala Dunia U-17 2015, Osimhen menjadi buruan klub-klub besar Eropa. Namun ia memilih mengawali karier di benua biru bersama klub Bundesliga, Wolfsburg.

Jaminan kesempatan bermain dan gaji yang lebih besar menjadi alasan utama Osimhen menerima pinangan Wolfsburg pada Januari 2016. Ia menandatangani kontrak berdurasi tiga setengah tahun.

Osimhen melakoni debut di Bundesliga pada Mei 2017. Saat itu usianya belum genap 19 tahun.

Sayang kariernya di Jerman berubah menjadi mimpi buruk usai mengalami cedera bahu yang cukup parah pada awal musim 2017-2018. Hal itu bahkan membuatnya absen hingga akhir musim dan melewatkan kesempatan tampil membela Nigeria di Piala Dunia 2018.

Pada musim panas 2018, Osimhen memilih meninggalkan Wolfsburg untuk bergabung bersama klub Belgia, Charleroi dengan status pinjaman. Pada musim perdananya, ia mampu mencetak 20 gol dari 36 laga sehingga statusnya dipermanenkan.


5. Berkembang bersama Lille

Setelah dipermanenkan Charleroi, sebulan berselang Osimhen justru dijual ke klub Prancis Lille. Klub Belgia itu rela melepas penyerang andalannya karena mendapat keuntungan sebesar 18,9 juta euro dari transfer ini.

Osimhen pun melanjutkan kariernya ke Prancis. Bersama Lille, ia semakin menegaskan diri sebagai penyerang haus gol.

Musim 2019-2020 merupakan kali perdana Osimhen tampil di Ligue 1. Namun ia langsung menjadi andalan Lille di lini depan dengan mengoleksi 18 gol dan enam assist di semua kompetisi.

Hal inilah yang kemudian membuat namanya menjadi rebutan klub-klub besar Eropa. Sebelum resmi dimiliki Napoli, Osimhen sempat dikait-kaitkan dengan Manchester United dan Liverpool.


6. Pengidola Didier Drogba

Meski berasal dari Nigeria, Osimhen justru mengidolai sosok Didier Drogba. Ia mengaku banyak terinspirasi dari pernyerang berkebangsaan Pantai Gading tersebut.

Osimhen mengagumi karakter Drogba yang pantang menyerah dan punya mental petarung untuk meraih kesuksesan di Eropa. Ia ingin mengikuti jejak mantan penyerang Chelsea tersebut.