BolaSkor.com - J League selalu menjadi acuan kompetisi sepak bola profesional Asia. J League juga merupakan salah satu kompetisi terbaik Asia.

Maka tak ayal, banyak pemain Asia yang bermimpi main di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Jepang, J1 League. Ada pula pemain label bintang yang mencoba peruntungan di J League.

Selain itu, J League juga menghasilkan para pemain potensial untuk direkrut klub Eropa. J League bisa dibilang sebagai jembatan seorang pesepak bola profesional mengejar mimpi main di benua biru.

Sebut saja beberapa nama seperti Hidetoshi Nakata, Shunsuke Nakamura, hingga Shinji Kagawa.

Musim ini, J League mengirim beberapa talenta ke Eropa. Siapa saja mereka yang dipinang klub Eropa? Ini ulasannya:

Baca Juga:

Nostalgia - 5 Pertarungan Klub Indonesia Vs Klub J League

J League Punya Aturan Khusus, Pemain Indonesia Bisa Berkarier di Jepang Tanpa Ribet

1. Kaoru Mitoma (Kawasaki Frontale ke Brighton and Hove Albion, Premier League)

Kaoru Mitoma
Kaoru Mitoma. (J League)

Kaoru Mitoma sudah jadi andalan penguasa Premier League saat ini, Kawasaki Frontale, dalam dua musim terakhir.

Gelandang serang berusia 24 tahun itu tampil 62 kali di semua ajang, dengan catatan 30 gol dan 19 assist, membuatnya jadi salah satu properti paling panas di J League.

Usai mengantarkan timnas Jepang U-23 meraih peringkat empat di Olimpiade Tokyo 2020, Kaoru Mitoma kemudian resmi direkrut tim Premier League, Brighton and Hove Albion.

Akan tetapi, ia tak akan langsung bisa tampil di Premier League. Untuk musim 2021-2022, Mitoma akan menjalani masa peminjaman terlebih dahulu di klub Liga Belgia, Royal Union Saint-Gilloise alias Union SG.

"Sebagai bagian dari perkembangannya, kami memutuskan untuk meminjamkannya ke Union SG, guna membantunya lebih familiar dengan sepak bola Eropa dan mengetes diri di lingkungan yang berbeda," tulis pernyataan Brighton usai resmi merekrut Mitoma.

2. Ao Tanaka (Kawasaki Frontale ke Fortuna Dusseldorf, Liga Jerman)

Ao Tanaka
Ao Tanaka. (J League)

Sama seperti Kaoru Mitoma, Ao Tanaka juga merupakan andalan utama Kawasaki Frontale. Ia jadi pemain utama di lini tengah dalam tiga musim terakhir.

Masih berusia 22 tahun, Tanaka yang merupakan seorang gelandang bertahan tak
hanya jadi andalan di level klub, juga di timnas Jepang untuk Olimpiade Tokyo 2020.

Ia selalu jadi starter dalam enam laga Samurai Biru di Olimpiade, serta sudah tampil 94 kali untuk Kawasaki Frontale sejak menembus tim utama pada 2018 lalu.

Musim panas ini ia digaet tim kasta kedua Liga Jerman, Fortuna Dusseldorf, dengan status pinjaman semusim dan opsi pembelian permanen demi upaya tim untuk meraih tiket promosi.

Ia dua kali membawa Kawasaki Frontale juara J1 League, dua kali juara Piala Super Jepang, dan masing-masing sekali juara Piala Kaisar dan J League Cup. Tanaka juga terpilih jadi Pemain Muda Terbaik J.League tahun 2019, dan musim lalu terpilih masuk dalam Best XI J.League 2020.

3. Ado Onaiwu (Yokohama F. Marinos ke Toulouse, Liga Prancis)

Ado Onaiwu
Ado Onaiwu. (J League)

Ado Onaiwu meninggalkan Jepang dan Yokohama F. Marinos musim panas ini dengan sederet kegemilangan.

Penyerang berusia 25 tahun itu menjalani debutnya di timnas Jepang pada laga persahabatan lawan Serbia musim panas ini, 11 Juni 2021, sebelum kemudian mencetak hat-trick pada laga keduanya, kontra Kirgistan dalam laga Kualifika
si Piala Dunia 2022 zona Asia.

Di level klub, Onaiwu meninggalkan Marinos dengan catatan 12 gol dalam setengah awal musim Meiji Yasuda J1 League 2021, salah satu catatan tertinggi di liga.
Sejak bergabung ke Marinos pada 2020 lalu, ia tercatat tampil 60 kali di semua ajang dengan catatan 23 gol.

Musim lalu, Toulouse ada di peringkat ketiga klasemen Ligue 2 dan gagal promosi usai kalah di final playoff promosi, hal yang mungkin tak ingin mereka ulangi musim ini, dan Onaiwu jadi salah satu harapan utama.

Onaiwu sudah menjalani debutnya di Ligue 2, selalu tampil dalam setiap laga Toulouse, meski belum berhasil mencetak gol.

4. Kyogo Furuhashi (Vissel Kobe ke Celtic FC, Liga Skotlandia)

Kyogo Furuhashi
Kyogo Furuhashi. (J League)

Kepindahan Kyogo Furuhashi mungkin jadi berita terbesar kepindahan pemain dari J.League ke Eropa musim panas ini.

Hal ini terjadi karena kombinasi beberapa hal: Ia berasal dari tim besar Vissel Kobe, pernah ada legenda Jepang yang main di Celtic dalam diri Shunsu
ke Nakamura, dan Kyogo Furuhashi langsung membara di Liga Skotlandia.

Furuhashi mencetak gol dalam empat dari enam laga yang sudah ia jalani, termasuk hat-trick saat pertama kali jadi starter di Liga Skotlandia lawan Dundee, juga cetak gol di Kualifikasi Liga Europa kontra Jablonec dan AZ Alkmaar.

Bergabung ke Vissel Kobe pada 2018, penyerang berusia 26 tahun ini jadi andalan dengan tampil 111 kali dan catatan 49 gol serta 18 assist.

Furuhashi juga merupakan andalan baru timnas Jepang dengan tampil enam kali serta catatan tiga gol untuk Samurai Biru.

5. Hayao Kawabe (Sanfrecce Hiroshima ke Grasshoppers, Liga Swiss)

Hayao Kawabe
Hayao Kawabe. (J League)

Hayao Kawabe adalah gelandang 25 tahun produk asli akademi pemain muda Sanfrecce Hiroshima, meski sempat dipinjamkan ke Jubilo Iwata selama tiga musim.

Kembali ke Hiroshima mulai 2018, ia kemudian jadi andalan di lini t engah, total mencatat 151 penampilan, sembilan gol, dan 15 assist.

Kawabe membuat debutnya di timnas Jepang pada Maret 2021 saat persahabatan lawan Korea Selatan, kini sudah empat kali tampil untuk Samurai Biru dengan koleksi satu gol.

Musim lalu, Grasshoppers adalah juara kasta kedua Liga Swiss dan kini berharap bisa berbicara banyak di kasta teratas dengan tambahan kekuatan dari Kawabe.

Kawabe sudah debut di Liga Swiss, termasuk mencatat satu assist pada laga Piala Swiss kontra FC Widnau.

6. Daichi Hayashi (Sagan Tosu ke Sint-Truidense, Liga Belgia)

Daichi Hayashi
Daichi Hayashi. (J League)

Daichi Hayashi memang sedang naik daun, ia adalah striker utama timnas Jepang di Olimpiade Tokyo 2020.

Hayashi tampil lima kali jadi starter saat timnas Jepang meraih posisi keempat Olimpiade, meski ia gagal mencetak gol di lini depan.

Penyerang berusia 24 tahun itu jadi pemain profesional sejak 2019 di Sagan Tosu, total sudah tampil 54 kali untuk klub dengan catatan 15 gol dan dua assist.

Sint-Truidense adalah klub Liga Belgia yang berasal dari Kota Sint-Truiden di Limburg, Belgia. Musim lalu, mereka finis di posisi ke-15 klasemen dari 17 tim yang berlaga di kasta teratas Liga Belgia.

Di Sint-Truidense, Hayashi akan bergabung dengan lima pemain Jepang lainnya: Ko Matsubara, Daiki Hashioka, Yuma Suzuki, Daniel Schmidt, dan Tatsuya Ito.