BolaSkor.com - Bursa transfer musim dingin telah berakhir pada Januari lalu. Beberapa klub mendapatkan target yang mereka inginkan, beberapa klub lainnya tidak. Pemain-pemain yang baru pindah ke klub barunya juga langsung memberikan efek positif.

Meski terlalu dini untuk menilai performa mereka saat ini, beberapa pemain telah memperlihatkan apa yang dapat mereka berikan dari penampilan, kualitas, dan pengalaman bermain mereka.

Singkat kata, klub-klub tidak salah merekrut pemain baru yang langsung dapat mengangkat kualitas bermain tim secara menyeluruh.

Baca Juga:

Analisis: Debut Bruno Fernandes Positif, tapi Pergerakan Lini Depan Man United Masih Kaku

Gol Liga pada 2020: Erling Braut Haaland 7 Gol, Manchester United 4 Gol

Respons Christian Eriksen Usai Jalani Debut di Inter Milan

Berikut BolaSkor.com merangkum enam pembelian terbaik musim dingin 2020 sejauh ini di lima liga top Eropa:

1. Erling Haaland - 20 Juta Euro

Erling Haaland

Pembelian terbaik di bursa transfer musim dingin sejauh ini. Banderol 20 juta euro terkesan murah jika melihat penampilan Erling Haaland di Borussia Dortmund. Mantan penyerang RB Salzburg telah mencetak delapan gol dari lima penampilannya di Bundesliga dan DFB-Pokal.

Baru berusia 18 tahun, level permainan striker asal Norwegia masih bisa berkembang pesat. Dortmund tidak salah merekrutnya, sebab Haaland didukung oleh pemain-pemain top di sisinya seperti Marco Reus, Jadon Sancho, Thorgan Hazard, dan Julian Brandt.

2. Sander Berge - 23 Juta Euro

Sander Berge

Sheffield United merogoh kocek dalam untuk merekrut gelandang berusia 21 tahun, Sander Berge, dari Genk pada Januari lalu. Sheffield mengalahkan Manchester United dalam perburuan pemain berpaspor Norwegia itu. Pilihan gabung Sheffield tepat bagi Berge.

Sheffield asuhan Chris Wilder menjadi kuda hitam perburuan zona Liga Champions. Kehadiran Berge meningkatkan kans Sheffield masuk ke empat besar. Di laga debutnya pengemas 20 caps dan satu gol dengan timnas Norwegia sudah melepaskan enam tekel.

3. Christian Eriksen - 20 Juta Euro

Christian Eriksen

Tottenham Hotspur tak punya pilihan lain selain menjual Christian Eriksen pada Januari lalu, sebab sang pemain tak ingin memperpanjang kontraknya. Gelandang serang berusia 27 tahun dijual sebesar 20 juta euro dan langsung dimainkan Antonio Conte di Inter Milan.

Conte mengubah taktik 3-5-2 menjadi 3-4-1-2 demi memaksimalkan talenta Eriksen dalam mengatur serangan. Kedatangan Eriksen meningkatkan kans Nerazzurri untuk merebutkan Scudetto musim ini.

4. Paco Alcacer - 25 Juta Euro

Paco Alcacer

Langsung mencetak gol di laga debut bersama Villarreal. The Yellow Submarine tidak salah merekrutnya sebesar 25 juta euro dari Dortmund, sebab Paco Alcacer juga ingin pindah karena klub merekrut Erling Haaland.

Mantan penyerang Valencia dan Barcelona mencetak lebih banyak gol per 90 menit (1,2) ketimbang pemain lainnya selama tiga setengah musim terakhir di Bundesliga (dalam kurun waktu setidaknya 1.000 menit). Villarreal dapat berharap banyak dari Alcacer.

5. Steven Bergwijn - 31 Juta Euro

Steven Bergwijn

Mencetak 14 gol dari 33 laga Eredivisie musim lalu. Steven Bergwijn diboyong Tottenham Hotspur dari PSV Eindhoven sebesar 31 juta euro. Meski bukan datang sebagai pengganti langsung Harry Kane yang cedera, Bergwijn menghadirkan ancaman bermain baru di lini belakang lawan dengan kualitasnya.

Penyerang sayap berusia 22 tahun memiliki kecepatan, aksi dribel bola, dan kemampuan mencetak gol. Bersama Lucas Moura dan Son Heung-min, Jose Mourinho bisa membentuk trio penyerang cepat di lini depan.

6. Bruno Fernandes - 55 Juta Euro

Bruno Fernandes

Diboyong dari Sporting Lisbon sebesar 55 juta euro, Bruno Fernandes langsung bermain selama 90 menit di laga debut untuk Manchester United melawan Wolverhampton Wanderers. Laga berakhir tanpa gol, namun Fernandes bermain apik di lini tengah.

Gelandang berusia 25 tahun memberikan kreativitas, operan bola lambung, dan sepakan jarak jauh. Lini tengah Red Devils lebih berwarna dengan kedatangannya.