BolaSkor.com - Derby Manchester selalu menjadi salah satu laga yang paling dinanti di Inggris, khususnya setelah Manchester City menjelma jadi kekuatan besar pasca diakusisi konsorsium Timur Tengah pada 2008 silam.

The Citizens yang sebelumnya berada di bawah bayang-bayang kesuksesan Manchester United perlahan keluar dan bahkan beberapa musim terakhir ini lebih baik dari mereka, baik itu dari raihan titel liga hingga permainan yang konsisten dengan Pep Guardiola.

Tak peduli bagaimana momentum kedua tim menjelang Derby Manchester laga itu tetap dinanti, meski saat ini tak ada penonton karena pandemi virus corona. Dalam sejarahnya sudah banyak barisan penyerang yang juga menjadi bintang kemenangan Derby Manchester.

BolaSkor.com menjabarkan enam penyerang yang pernah menjadi pahlawan kemenangan di Derby Manchester. Siapa saja? Berikut penjabaran lengkapnya:

Baca Juga:

Ole Gunnar Solskjaer Bukan Manajer yang Layak untuk Man United

Legenda MU Bingung dengan Keakraban Para Pemain di Derby Manchester

Manchester United Fokus Berburu Penyerang di Bursa Transfer

1. Wayne Rooney

Pada 2011 di Old Trafford Man United mengalahkan rival sekota Man City. Pertandingan sempat berlangsung ketat dengan gol Luis Nani yang dibalas oleh Edin Dzeko. Barulah pada menit 78 gol indah tercipta.

Wayne Rooney menerima umpan silang Nani, membalikkan badan dan langsung melakukan salto menendang bola. Bola masuk ke gawang tanpa bisa ditepis Joe Hart. Itu jadi salah satu gol ikonik dari Derby Manchester.

Rooney (35 tahun) saat ini menangani Derby County setelah gantung sepatu. Top skorer sepanjang masa MU dan Inggris itu membela Red Devils dari 2004 hingga 2017.

2. Denis Law

Legenda Manchester United medio 1962-1973 dan mencetak 236 gol selama 11 tahun membela klub. Sebelum pensiun Denis Law sempat kembali membela Man City, mengikuti jejak Bobby Charlton dan George Best yang juga pergi meninggalkan MU pada awal medio 1970-an.

Usai bergabung dengan City Law mencetak gol ke gawang mantan klubnya dan membuat MU degradasi untuk kali pertama selama 37 tahun pada musim 1973-1974. Law menangis tapi bagi fans City gol itu memuaskan mereka.

3. Kelechi Iheanacho

Badai cedera penyerang yang menimpa City memaksa Pep Guardiola menurunkan Kelechi Iheanacho sebagai penyerang pada derby yang berlangsung September 2016. Produk akademi City itu tak menyiakannya dan membawa Man City menang 2-1 atas Man United.

Man City dominan di pertandingan itu dan tim arahan Jose Mourinho hanya bisa membalasnya melalui satu gol. Sayang waktu Iheanacho di City tidak lama karena ia pindah ke Leicester City pada 2017 dan bertahan di sana sampai saat ini.

4. Michael Owen

Salah satu laga terbaik Derby Manchester: banyak gol dan berlangsung ketat dari awal sampai akhir laga. Bayangkan saja tujuh gol tercipta di Old Trafford pada laga yang berlangsung di Old Trafford, 20 September 2009.

Derby semakin panas karena Carlos Tevez pindah dari MU ke Man City. Kedudukan 3-3 dari gol Rooney dan dua Darren Fletcher, lalu dua gol Craig Bellamy dan satu gol Gareth Barry.

Di babak kedua Fergie's time beraksi ketika Sir Alex Ferguson memainkan Michael Owen, yang notabene legenda Liverpool, lalu mencetak gol penentu kemenangan di menit 90+6. Itu jadi satu-satunya momen terbaik dari Owen selama berseragam MU.

5. Robin van Persie

9 Desember 2012 menjadi momen ketika pembelian anyar menjadi pembeda pertandingan. Robin van Persie yang baru direkrut dari Arsenal di musim panas menentukan kemenangan 3-2 MU atas Man City di Etihad Stadium.

Dua gol MU lainnya dicetak Wayne Rooney, sementara dua gol City arahan Roberto Mancini datang dari Yaya Toure dan Pablo Zabaleta. Van Persie dalam semusim menjadi top skorer dan memberikan titel ke-20 Premier League MU sebelum Ferguson pensiun pada 2013.

6. Sergio Aguero

Tak lengkap rasanya jika legenda Man City di era sepak bola modern ini tak masuk daftar pahlawan kemenangan Derby Manchester. Sergio Aguero menentukan kemenangan City pada April 2013 dengan skor 2-1 di Old Trafford.

Satu gol MU datang dari Robin van Persie sementara dua gol City datang dari Gareth Barry dan Sergio Aguero. Laga itu sempat diwarnai keributan antara Ryan Giggs dengan Barry.