BolaSkor.com - Inter Milan meraih Scudetto ke-19 pada musim 2020-2021. Selain para pemain, ada sejumlah sosok penting di balik keberhasilan tersebut.

Inter dipastikan menjadi juara setelah Atalanta hanya bermain 1-1 kontra Sassuolo. Dengan begitu, perolehan 82 poin yang sudah dikumpulkan Inter Milan tidak akan dilewati para rival.

Baca Juga:

8 Fakta Menarik Scudetto Inter Milan: Kisah 101 Hari di Puncak Klasemen

4 Kunci Inter Milan Raih Scudetto

Sassuolo Tahan Atalanta, Inter Milan Juara Serie A 2020-2021

Dalam kemenangan ini, ada sejumlah pemain yang punya andil besar seperti Samir Handanovic, Stefan de Vrij, Achraf Hakimi, Nicolo Barella, hingga Romelu Lukaku. Bersama dengan para penggawa lainnya, mereka memberikan seluruh kemampuan untuk membawa Inter Milan merengkuh Scudetto.

Namun, di luar itu, ada juga sejumlah sosok penting lainnya yang berjasa bagi Inter Milan. Berikut enam di antaranya:

Antonio Conte

Antonio Conte

Antonio Conte tentu saja menjadi sosok penting di balik raihan juara kali ini. Sang pelatih mengubah mentalitas para pemain Inter Milan menjadi pemenang.

Selain itu, Conte juga membuat permainan Inter menjadi lebih baik. Dengan mengusung formasi 3-5-2, Inter menjadi tim yang berbahaya dalam serangan dan kuat ketika bertahan.

Berikutnya, apa yang diberikan Conte kepada Inter Milan adalah pengalamannya yang akrab dengan juara. Conte pernah meraih gelar liga ketika menukangi Juventus dan Chelsea.

Lele Oriali

Lele Oriali

Pria bernama lengkap Gabriele Oriali tersebut adalah tandem Conte dalam mengurus tim. Oriali menjadi penyambung lidah antara pemain dan manajemen atau sebaliknya.

Hebatnya, mantan pemain Inter Milan tersebut juga menjadi bagian penting ketika Inter meraih kesuksesan pada era Roberto Mancini dan Jose Mourinho. Oriali dikenal memiliki kedekatan dengan para pemain.

"Saya ingin berterima kasih kepada Lele Oriali. Bagi saya pribadi, dia sangat penting. Dia banyak membantu saya. Oriali adalah orang yang memiliki pengaruh terbesar dalam dua tahun ini," ujar Conte.

Antonio Pintus

Antonio Pintus

Antonio Pintus adalah sosok yang bertanggung jawab untuk kebugaran para pemain Inter Milan. Sejauh ini, apa yang dikerjakan Pintus membuat para pemain Inter jauh dari cedera.

Dengan jadwal yang padat, terutama para awal musim, Pintus memiliki formula untuk menekan kemungkinan cedera. Selain itu, kondisi fisik para pemain Il Biscione juga jauh membaik. Pintus juga membuat sejumlah pemain Inter kembali ke bentuk badan ideal.

Sebelum menukangi Inter, Antonio Pintus adalah sosok di balik fisik penggawa Madrid yang prima. Tak heran, Conte memboyong Pintus dalam gerbongnya yang dibawa ke Giuseppe Meazza.

Giuseppe Marotta

Giuseppe Marotta

Giuseppe Marotta menjadi orang yang memimpin Inter dalam struktur manajemen. Marotta menyelesaikan beberapa masalah yang sebelumnya membuat Inter sulit berkembang.

Selain itu, Marotta juga menjadi unjung tombak Inter dalam memboyong pemain. Marotta juga mengambil keputusan yang tepat ketika Inter berada di persimpangan.

Erick Thohir

Erick Thohir

Erick Thohir memang sudah meninggalkan Inter Milan sejak beberapa tahun lalu. Namun, apa yang dilakukan pengusaha asal Indonesia itu menjadi batu loncatan Inter untuk kembali ke jalur prestasi.

Thohir adalah orang yang mengambil alih Inter ketika berada di nadir. Membeli sebagian saham Massimo Moratti, Thohir mulai memperbaiki tim mulai dari manajemen. Thohir berusaha membuat Inter mandiri setelah sekian lama selalu berada di bawah ketiak Moratti.

Meski sebagian pihak menilai Thohir hanya mencari untung ketika mengakuisisi Inter Milan, tetapi tidak bisa ditepiskan keberadaannya menghadirkan dampak positif. Jangan juga dilupakan jika Thohir adalah orang yang merelakan Inter berpindah tangan ke Suning.

Steven Zhang

Steven Zhang

Apa yang dilakukan Steven Zhang bersama Suning untuk Inter Milan layak mendapatkan acungan jempol. Meski cinta tidak bisa diukur pakai uang, tetapi apa yang sudah diberikan Zhang pantas mendapatkan apresiasi.

Sejak menjadi pemilik saham mayoritas Inter Milan, Zhang bersama Suning telah menggelontorkan lebih dari 700 juta euro. Uang dengan jumlah tersebut tak hanya digunakan untuk mendatangkan pemain bintang, tetapi juga membayar sebagian utang.

Menurut statistik, Steven Zhang adalah presiden termuda dan pertama dari luar Italia yang meraih titel Scudetto. Pada beberapa kesempatan, Zhang menunjukkan kepiawaian dalam memimpin tim.

Contohnya, Zhang membawa Inter Milan bertahan di tengah krisis keuangan akibat pandemi virus corona. Selain itu, Zhang juga tidak ragu menyentil petinggi Serie A karena membuat keputusan yang dianggapnya keliru.