BolaSkor.com - Konsep pemusatan jadwal kompetisi memang bukan kali pertama terjadi di tanah air. Sebelumnya, PT Liga Indonesia sebagai operator kompetisi ISL, pernah melakukannya pada edisi 2008/2009 silam.

Seperti diketahui, ide memusatkan seluruh pertandingan kompetisi di Pulau Jawa kembali dimunculkan oleh Arema FC. Mereka menilai konsep itu bisa meningkatkan efisiensi klub terhadap biaya operasional, plus mencegah peningkatan COVID-19 dengan akses yang serba terbatas.

Usulan yang memang cukup masuk akal, jika mengacu pada letak geografis tim kontestan. Dari 18 tim yang turun di Liga 1, ada 12 tim yang bermarkas di Pulau Jawa.

Arema FC menjadi bagian 5 wakil Jawa Timur selain Persebaya Surabaya, Persela Lamongan, Persik Kediri dan Madura United. Tujuh tim lain adalah Persija Jakarta, Bhayangkara FC, Persib Bandung, Tira Persikabo, Persita Tangerang, PSIS Semarang dan PSS Sleman.

Bali United menjadi satu-satunya wakil Pulau Dewata, begitu pula Persiraja Banda Aceh (Sumatera), Borneo FC (Kalimantan Timur), Barito Putera (Kalimantan Selatan), PSM Makassar (Sulawesi Selatan) dan Persipura Jayapura (Papua).

Berikut ini Bolaskor merangkum 6 Stadion yang bisa dijadikan markas bagi sejumlah tim, jika opsi pemusatan jadwal di Jawa lebih serius dibahas.

1. Stadion Gajayana

Stadion Gajayana. (BolaSkor.com/Kristian Joan)

Markas Persema Malang ini memang kerap digunakan sebagai markas alternatif tim-tim Liga 1. Dua tim tercatat pernah menjadikan stadion milik Pemkot Malang ini sebagai homebase di Liga 1, yaitu Persiba Balikpapan (2017) dan Perseru Serui (2018) dan Barito Putera (2019).

Stadion Gajayana memiliki kapasitas maksimal hingga 25 ribu penonton. Sejumlah fasilitas seperti lampu penerangan, lapangan latihan dan akses transportasi berikut akomodasi, juga sudah mendukung untuk aktivitas tim.

2. Stadion Gelora Joko Samudro

Stadion di Kota Gresik ini menjadi salah satu markas alternatif bagi tim Liga 1. Fasilitasnya pun lengkap, dengan lapangan berkualitas berikut lampu plus akses transportasi maupun akomodasi yang terkoneksi dengan Surabaya.

Dengan karakteristik demikian, cukup sayang rasanya jika Stadion GJS hanya dikenal di pentas Liga 2 dan Liga 3. Hal ini berkaitan dengan eksistensi Putra Sinar Giri maupun Persegres Gresik United.

3. Stadion Gelora Delta

Stadion Gelora Delta. (BolaSkor.com/Keenan Wahab)

Stadion yang terletak di pusat Kota Sidoarjo ini memiliki karakteristik yang nyaris serupa dengan GJS. Akses transportasi tergolong sangat baik, dengan terkoneksi oleh jaringan tol menuju Surabaya dan kota lainnya.

Markas Deltras Sidoarjo ini pun sudah terkenal sebagai stadion keberuntungan bagi tim nasional. Sejumlah tim pernah bermarkas di Delta, seperti Persipura Jayapura (2019) dan Bhayangkara FC (2016).

4. Stadion Manahan

Stadion kebanggaan wong Solo ini cukup representatif untuk dijadikan markas tim Liga 1. Gaung markas tim Persis Solo itu akan semakin melebar, setelah hanya berkutat di kompetisi kasta kedua.

Stadion Manahan juga berstatus baru, setelah menjalani renovasi besar-besaran menyambut Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. Suasana kota pun sangat mendukung bagi aktivitas tim, berikut jaringan tol trans Jawa baik ke arah timur hingga ke barat.

5. Stadion Sultan Agung

Stadion Sultan Agung saat helat PSIM Vs Persiwa. (BolaSkor.com/Al Khairan)

Stadion Sultan Agung (SSA) malah lebih akrab sebagai home base alternatif bagi tim-tim Liga 1, ketimbang dikenal sebagai markas Persiba Bantul, yang berkutat di kompetisi Liga 3 dalam tiga tahun terakhir.

Pada periode itu, SSA bahkan sempat menjadi markas utama tim untuk kompetisi level tertinggi. Beberapa diantaranya Persija Jakarta, Tira Persikabo, Kalteng Putra hingga PSIM Yogyakarta sembari menunggu rampungnya renovasi stadion utama mereka.

6. Stadion Patriot

Stadion bernama lengkap Patriot Candrabhaga ini cukup lama tidak merasakan atmosfer sepak bola yang kompetitif. Terakhir, Persija menggunakannya dalam rangakaian kompetisi liga 1 musim 2017 lalu.

Stadion yang juga kerap digunakan tim nasional itu juga sangat cocok bagi tim Liga 1 yang ingin bermarkas di Jakarta. Akses transportasi sudah sangat mendukung, berikut akomodasi dan fasilitasnya, meski hanya menjadi markas Persipasi Bekasi, yang turun di kompetisi liga 3. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)