BolaSkor.com - Piala Liga di Inggris acapkali dijadikan ajang untuk memberikan waktu bermain atau jam bermain bagi tim-tim besar Premier League, khususnya mereka yang bermain di Eropa. Rotasi pemain jadi solusi bagi mereka.

Dapat dimaklumi mengingat jadwal padat yang dimainkan mereka di Premier League, Piala Liga, Piala FA, Liga Champions atau Liga Europa. Tak ayal Piala Liga jadi kans bagi klub-klub tersebut 'menguji' produk akademi.

Piala Liga acapkali dijadikan lelucon liganya Manchester City karena menjuarainya empat kali beruntun dari 2017 hingga 2021. Tetapi klub lain masih berusaha memenanginya, khususnya tim-tim kecil dengan kecilnya kans mereka memenangi trofi.

Baca Juga:

Jadwal Siaran Langsung Piala Liga, LaLiga, dan Serie A Tengah Pekan Ini

Man City Dilandai Badai Cedera Pemain, Produk Akademi Jadi Solusi

Hasil Undian Putaran Tiga Piala Liga: Juara Bertahan Dapat Lawan Mudah

Dalam edisi terkini BolaSkor.com akan menuturkan talenta-talenta muda yang dapat menyita perhatian di Piala Liga, menjadikan turnamen itu sebagai panggung untuk bersinar. Siapa saja?

1. Anthony Elanga (Manchester United)

Diprediksi akan pergi di musim 2021-2022 dengan status pinjaman ke klub lain, Anthony Elanga memilih bertahan. Elanga (19 tahun) dapat bermain di kedua sisi sayap serangan, pekerja keras, punya teknik bagus dan cepat.

Di pramusim aksi dan golnya sudah mendapatkan pujian dari Ole Gunnar Solskjaer. Putra dari mantan striker timnas Kamerun (Joseph Elanga) itu juga memenangi penghargaan Pemain Muda Terbaik Jimmy Murphy pada musim 2019-2020.

Kehadiran Cristiano Ronaldo di Man United dijadikannya kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan.

"Saya akan memeriksa semuanya dengan Ronaldo - bagaimana dia melakukan apa yang dia lakukan, apa yang dia lakukan sebelum dan sesudah latihan. Saya akan mengajukan pertanyaan yang akan ditanyakan siapa pun," tutur Elanga kepada Fotbollskanalen.

2. Kaide Gordon (Liverpool)

Liverpool memenangi perburuan pemain berusia 16 tahun Januari lalu dari Derby County, mengalahkan Manchester United dan Tottenham Hotspur. Kaide Gordon merupakan pemain timnas Inggris U-18 dan berposisi sebagai winger hingga gelandang serang.

"Dia adalah pemain sayap tipikal Liverpool," kata asisten manajer Liverpool, Pep Lijnders. "Dia memiliki insting mencetak gol, dia memiliki kecepatan, dan dia memiliki kemampuan alami untuk berada di dalam kotak penalti."

Gordon bisa mengikuti jejak sukses Harvey Elliott dengan menembus tim utama Liverpool arahan Jurgen Klopp.

3. Charlie Patino (Arsenal)

Berlian muda Arsenal. Baru berusia 17 tahun Charlie Patino datang dari akademi terkenal Arsenal Hale End, tempat yang sama yang juga memproduksi Jack Wilshere, Bukayo Saka, dan Emile Smith Rowe.

Berposisi sebagai gelandang Patino punya ketenangan dalam gaya bermainnya dan juga kontrol bola bagus. Pada laga uji coba melawan tim U-23 Man United, Patino mendribel bola melewati Phil Jones dan men-chip bola melewati Dean Henderson.

Patino bisa jadi jawaban Arsenal arahan Mikel Arteta dalam pencarian gelandang kreatif yang dapat melakukan transisi bermain.

4. Dane Scarlett (Tottenham Hotspur)

Mantan manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho pernah berkata Spurs tak perlu mencari suksesor Harry Kane dari luar klub karena mereka sudah punya Dane Scarlett yang diprediksi jadi pemain fenomenal di masa depan.

"Saya tahu dia masih sangat muda, baru 17 tahun, dan mungkin terlalu dini untuk Piala Dunia berikutnya, tetapi Tottenham memiliki striker dalam diri Dane Scarlett, yang jika semuanya berjalan baik, akan menjadi pemain fenomenal," tutur Mourinho kepada The Times.

Striker berusia 17 tahun sudah berulang kali jadi cameo Tottenham di Liga Europa dan Piala Liga. Aksi Dane Scarlett akan dinanti fans Tottenham.

5. Liam Delap (Manchester City)

Ayahnya, Rory Delap, pelempar jarak jauh yang handal dan dikenal di Inggris semasa membela Stoke City. Putranya Liam Delap merupakan pencetak gol handal di tim muda Manchester City.

Delap mencetak 24 gol dari 20 laga di musim terakhir bersama tim U-23 City dan sempat ditaksir klub-klub lain yang ingin meminjamnya. Delap bisa jadi jawaban Pep Guardiola untuk mengisi slot kosong di lini depan pasca Sergio Aguero hengkang.

6. Xavier Mbuyamba (Chelsea)

Direkrut dari MVV Maastricht pada 2019, produk La Masia dan dikembangkan di akademi Chelsea. Xavier Mbuyamba (19 tahun) kerap dibandingkan dengan bek Liverpool, Virgil van Dijk.

Maklum saja, Mbuyamba juga punya badan tinggi (1,95 meter) dan bertubuh besar. Kemampuan fisiknya itu momok untuk lini serang lawan. Chelsea sudah kuat dengan bek-bek yang dimiliki, Mbuyamba bisa menambah opsi itu untuk Thomas Tuchel.