BolaSkor.com - Capocannoniere merupakan istilah untuk top skorer di Serie A, selayaknya penghargaan Sepatu Emas (Golden Boot) di Inggris atau LaLiga. Setiap musimnya persaingan untuk penghargaan individu itu cukup menarik.

Pasalnya di Serie A para penyerang bergantian menjadi top skorer - tidak banyak yang konsisten melakukannya di setiap musim. Praktis untuk perwakilan lokal hanya diwakili oleh penyerang Lazio, Ciro Immobile.

Memasuki musim 2022-2023 persaingan capocannoniere cukup seru dengan transfer-transfer yang terjadi di bursa transfer musim panas 2022. Berikut BolaSkor memberikan prediksi mengenai calon top skorer di Serie A 2022-2023.

Baca Juga:

Profil Calon Juara dan Kuda Hitam Serie A 2022-2023

Prediksi Serie A 2022-2023: Tiga Kuda Pacu Perebutan Scudetto

Profil Singkat 3 Klub Promosi Serie A 2022-2023

1. Romelu Lukaku

Pemain berusia 29 tahun kembali ke Inter Milan, semusim setelah bermain di Chelsea di periode dua. Pengalaman Romelu Lukaku tak perlu dipertanyakan lagi kala menjuarai Serie A 2020-2021 dengan Inter besutan Antonio Conte.

Kendati Inter kini sudah dilatih Simone Inzaghi, wawasan Lukaku mengenai sepak bola Serie A masih sama. Dia akan jadi ancaman pertahanan lawan dan calon kuat top skorer bersama tandemnya, Lautaro Martinez.

2. Dusan Vlahovic

Musim lalu Dusan Vlahovic mencetak 24 gol di Serie A bersama Fiorentina dan Juventus (pindah ke Juventus pada Januari 2022). Berbeda dari musim lalu, Vlahovic kini lebih memahami gaya main Bianconeri arahan Massimiliano Allegri.

Penyerang berusia 22 tahun asal Serbia berpeluang besar jadi top skorer Serie A jika mampu tampil di performa terbaik, serta menjaga konsistensi bermain.

3. Tammy Abraham

Pindah ke AS Roma jadi keputusan tepat bagi Tammy Abraham. Penyerang asal Inggris menemukan Serie A sebagai tempat yang tepat membangkitkan kariernya. Buktinya, Abraham mencetak 17 gol musim lalu di Serie A.

Eks pemain Chelsea juga membawa Roma juara UEFA Conference League. Jose Mourinho memercayainya dan Abraham jadi juru gedor andalan Roma. Memiliki Paulo Dybala di sisinya akan semakin meningkatkan kansnya mencetak banyak gol.

4. Victor Osimhen

Dengan cedera yang banyak menimpanya musim lalu, Victor Osimhen masih dapat menorehkan 14 gol di Serie A dengan Napoli musim lalu. Osimhen masih berumur 23 tahun dan ia masih memiliki perjalanan panjang di masa depan.

Meski Napoli saat ini tak lagi sama dengan perginya Lorenzo Insigne, Dries Mertens, Fabian Ruiz, dan Kalidou Koulibaly, Osimhen bisa jadi semakin bersinar karena saat ini jadi pemain andalan di lini depan.

5. Ciro Immobile

Sudah empat kali menjadi capocannoniere dan terakhir dimenanginya musim lalu dengan 27 gol. Tidak heran jika Roberto Mancini begitu mengandalkan Ciro Immobile di timnas Italia, sebab ia tak punya banyak pilihan.

Pada usia 32 tahun Immobile masih tajam dan memasuki tahun keenam membela Lazio. Pada musim kedua Maurizio Sarri melatih klub, Immobile bisa menjaga ketajamannya.

6. Lautaro Martinez

Kembalinya Lukaku ke Inter tidak memperkecil peluang Lautaro Martinez menjadi top skorer, justru striker asal Argentina bisa semakin berbahaya jika Lukaku jadi perhatian lawan hingga Martinez lebih luasa bergerak.

Musim lalu Martinez mencetak 21 gol di Serie A dan jadi top skorer ketiga di bawah Immobile dan Vlahovic. Musim ini pun Martinez jadi salah satu favorit top skorer.

7. Giovanni Simeone

Penyerang yang satu ini cukup underrated (tidak terlalu disorot) padahal ia cukup bagus, apalagi Giovanni Simeone bermain di Hellas Verona. Musim lalu penyerang berusia 27 tahun mencetak 17 gol di Serie A.

Putra dari Diego Simeone tipikal penyerang modern yang juga rajin mencari celah, punya pergerakan tanpa bola bagus, dan juga handal dalam urusan mencetak gol.