BolaSkor.com - Liverpool harus mengubur impiannya untuk melaju lebih jauh di Liga Champions 2020-2021. Real Madrid menghentikan langkah The Reds pada babak perempat final.

Kepastian itu didapat setelah kedua tim bermain imbang 0-0 pada leg kedua di Anfield, Kamis (15/4) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat Madrid unggul agregat dengan skor 3-1.

Liverpool sebenarnya tampil lebih baik ketimbang pada leg pertama, pekan lalu. Target menang dua gol tanpa balas membuat Mohamed Salah dan kawan-kawan bermain agresif sejak awal pertandingan.

Baca Juga:

Chelsea ke Semifinal, Thomas Tuchel Ungkap Tim yang Ingin Dilawannya

Dortmund 1-2 Manchester City: The Citizens Tak Terbendung ke Semifinal

Liverpool 0-0 Real Madrid: Tidak Ada Comeback di Anfield

Liverpool vs Real Madrid

Sejumlah peluang emas juga berhasil diciptakan para pemain Liverpool. Namun tidak ada satu pun yang mampu dikonversi menjadi gol.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp menjadikan buruknya penyelesaian akhir sebagai alasan kegagalan timnya. Namun ia menganggap hal itu lebih karena ketidakberuntungan saja.

"Anda selalu membutuhkan momen-momen penting dan kami tidak kalah dalam pertandingan malam ini. Kami tahu seberapa sering Mo Salah menyelesaikan semua peluang dengan mata tertutup tapi tidak malam ini," kata Klopp kepada BT Sport.

Namun kegagalan Liverpool tersebut bukan hanya karena tidak dinaungi dewi fortuna. Pertahanan Madrid memang tampil disiplin meski tidak diperkuat dua bek tengah andalannya.

Zinedine Zidane selaku pelatih juga sudah memprediksi strategi Liverpool. Hal itu membuat Los Blancos memang lebih layak untuk melaju ke semifinal.

"Kami tahu kami harus menderita malam ini, tetapi pada akhirnya kami mendapatkan apa yang kami inginkan, yaitu lolos. Saya pikir kami menangani permainan dengan baik dan pantas dibanggakan," kata Zidane.

Kesuksesan Madrid untuk singkirkan Liverpool ini juga turut menghadirkan sejumlah fakta menarik. Berikut tujuh di antaranya:

1. Liverpool tidak pernah menang dalam lima pertandingan terakhir mereka melawan Real Madrid di Liga Champions. Empat di antaranya berakhir dengan kekalahan.

2. Real Madrid telah 30 kali lolos ke babak semifinal sepanjang partisipasi mereka di Liga Champions. Jumlah tersebut lebih banyak 10 buah dari pesaing terdekatnya.

3. Liverpool asuhan Klopp untuk kedua kalinya dari sembilan kesempatan gagal memenangkan pertandingan pada dua leg fase gugur Liga Champions. Satu lainnya terjadi musim lalu saat takluk dua kali dari Atletico Madrid di 16 besar.

4. Real Madrid asuhan Zidane kian mempertajam rekornya kala berlaga di fase gugur Liga Champions. Sergio Ramos dan kawan-kawan baru sekali tersingkir dari 12 kesempatan selama empat musim.

5. Liverpool hanya memenangkan satu dari 11 pertandingan terakhir mereka melawan wakil Spanyol di Liga Champions. Tujuh laga di antaranya berakhir dengan kekalahan.

6. Ini adalah hasil imbang tanpa gol pertama Real Madrid dalam pertandingan Liga Champions sejak April 2016. Ketika itu mereka bermain imbang 0-0 melawan Manchester City di leg pertama semifinal.

7. Liverpool melepaskan 13 tembakan dari dalam kotak penalti dalam pertandingan tadi. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dalam pertandingan Liga Champions di Anfield tanpa berbuah gol sejak Maret 2006 kontra Benfica.