BolaSkor.com - Keseruan sepak bola pria di Olimpiade Tokyo 2020 telah dimulai hari ini. Sepak bola pria dan juga wanita memulai pertandingan terlebih dahulu meski Olimpiade baru dibuka sepenuhnya pada Jumat (23/07).

Seperti edisi-edisi sebelumnya sepak bola berisikan pemain U-23 dengan batasan maksimal usia 24 tahun, serta adanya tiga pemain senior di atas usia tersebut yang diperbolehkan memperkuat tim.

Tak ayal perhelatan Olimpiade Tokyo tahun ini tidak kalah seru ketimbang Copa America dan Piala Eropa yang telah berlangsung terlebih dahulu. Seperti kedua turnamen itu, Olimpiade Tokyo juga mengalami penundaan karena pandemi virus corona.

Baca Juga:

Deretan Bintang LaLiga yang Beraksi di Olimpiade Tokyo 2020

5 Kandidat Peraih Medali Emas Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020

7 Pemain Muda yang Aksinya Layak Dinanti di Olimpiade Tokyo

Menarik untuk dinanti bagaimana peran dan kontribusi pemain-pemain senior serta veteran dalam memimpin skuad muda di Olimpiade Tokyo. Tim Brasil merupakan juara bertahan Olimpiade ketika memenangi medali emas pada 2016.

Berikut tujuh pemain veteran yang dirangkum BolaSkor.com yang turut meramaikan perhelatan Olimpiade Tokyo 2020:

1. Andre-Pierre Gignac

Sudah membuka keran golnya kala Prancis kalah 1-4 dari Meksiko di fase grup. Andre-Pierre Gignac mencetak gol penalti. Gignac, 35 tahun, punya 37 caps dan delapan gol dengan timnas Prancis senior dan saat ini membela Tigres UANL.

Tigres adalah tim Meksiko tak ayal Gignac cukup paham permainan cepat Meksiko. Eks pemain Toulouse dan Olympique Marseille merupakan target man yang dapat menahan bola di lini depan dan menyelesaikan peluang.

Di tim Prancis besutan Sylvain Ripoll, Gignac pemain senior yang dipanggil bersama dengan Florian Thauvin (Tigres) dan Teji Savanier (Montpellier).

2. Maya Yoshida

Bek tengah berpengalaman asal Jepang yang kini bermain di Serie A dengan Sampdoria. Sebelumnya Maya Yoshida membela Southampton di Premier League. Pengalaman dan kualitas bek berusia 32 tahun diharapkan dapat menenangkan lini belakang Jepang arahan Hajime Moriyasu.

Pengemas 107 caps dan 11 gol dengan timnas Jepang salah satu pemain senior yang dipanggil ke Olimpiade selain Hiroki Sakai dan Wataru Endo.

3. Guillermo Ochoa

Namanya sudah tidak asing lagi. Guillermo Ochoa memang sering tampil dengan timnas Meksiko di Piala Dunia atau Copa America. Kini berusia 36 tahun, pengalaman bermain Ochoa diharapkan dapat menenangkan lini belakang Meksiko.

Pengemas 114 caps dengan timnas Meksiko saat ini membela America, tetapi dulu ia pernah berkarier di Eropa dengan Ajaccio, Malaga, Granada, dan Standard Liege.

4. Dani Alves

Di antara tiga pemain senior yang dipanggil Andre Jardine ke tim Brasil, nama Dani Alves mencuri perhatian ketimbang Santos atau Diego Carlos. Alves (kini berumur 38 tahun) masih memiliki impian bermain di Piala Dunia 2022.

Soal trofi tak perlu ditanya lagi, Alves sudah meraih sukses besar di Eropa bersama Sevilla, Barcelona, Juventus, dan Paris Saint-Germain (PSG). Usai menaklukkan Eropa Alves kembali bermain di kampung halaman dengan Sao Paulo. Posisinya bek kanan dan dalam kondisi prima, Alves full-back ofensif yang dapat mencetak gol atau memberi assist.

5. Max Kruse

Kapten tim Jerman arahan Stefan Kuntz dan salah satu pemain senior selain Maximilian Arnold (27 tahun) dan Nadiem Amiri (25 tahun). Max Kruse (33 tahun) punya empat gol dan 14 caps dengan timnas senior Jerman.

Berposisi sebagai penyerang, Max Kruse saat ini memperkuat Union Berlin setelah sebelumnya membela Borussia Monchengladbach, Wolfsburg, Werder Bremen, dan Fenerbahce.

6. Max Gradel

Tim Pantai Gading arahan Soualiho Haidara punya dua pemain Manchester United yang jadi pemain kunci, Eric Bailly dan Amad Diallo, tetapi jangan lupa juga mereka punya dua pemain senior lainnya yakni Franck Kessie dan Max Gradel.

Pemain yang disebut terakhir sudah berumur 33 tahun. Gradel dapat berperan sebagai penyerang sayap atau sentral dan saat ini bermain di Turki dengan Sivasspor. Sebelumnya Gradel pernah membela Bournemouth, Leicester City, Leeds United, dan AS Saint-Etienne.

7. Hiroki Sakai

Hiroki Sakai (31 tahun) berposisi sebagai bek kanan dan saat ini membela Urawa Red Diamonds. Penilik 65 caps dan satu gol dengan timnas Jepang juga punya pengalaman bermain di Eropa dengan Hannover dan Olympique Marseille.

Produk akademi Kashiwa Reysol bek kanan modern dengan kemampuan naik membantu serangan, bertahan solid, dan efisien dalam permainannya.