BolaSkor.com - Tahun 2020 akan segera meninggalkan kita semua. Cerita dalam setahun ini tidak lepas dari pandemi virus corona yang memaksa perubahan regulasi dalam sepak bola. Musim 2019-2020 sempat tertunda jelang akhir dan musim 2020-2021 berlangsung dalam agenda atau jadwal padat.

Kendati demikian selalu ada hikmah positif yang dapat diambil dari kejadian negatif, pun demikian di tengah pandemi virus corona, setidaknya bagi tujuh pemain di bawah ini yang menjadikan 2020 sebagai momen kebangkitan.

Baca Juga:

Tutup 2020 dengan Kekalahan, Juventus Terlalu Bergantung Cristiano Ronaldo

Rapor Pemain Anyar Serie A: Morata Dapat A, Tonali dan Hakimi Rata-Rata Air

Juventus Tahan Hasrat Permanenkan Alvaro Morata

Dengan berbagai macam alasan performa para pemain di bawah ini menurun bersama klubnya masing-masing. Namun pada 2020 atau setidaknya awal musim 2020-2021 karier mereka bangkit. Siapa saja? Berikut ulasan dari BolaSkor.com:

1. Alvaro Morata

Alvaro Morata

Juventus adalah tempat yang spesial bagi Alvaro Morata. Il Bianconeri juga merasakan hal yang sama dan untuk kedua kalinya mereka mendatangkan sang pemain di musim panas 2020. Juventus meminjam striker berusia 28 tahun dari Atletico Madrid.

Tanpa adanya striker murni selepas kepergian Gonzalo Higuain, Morata langsung jadi penyerang andalan Andrea Pirlo di lini depan. Kebangkitan kariernya bisa terlihat melalui 10 gol dan tujuh assists dari 17 laga di seluruh kompetisi Juve musim ini. Hal itu kontras dengan kariernya musim lalu dengan Atletico.

2. Lucas Vazquez

Lucas Vazquez

Bertahannya pemain berusia 29 tahun di Real Madrid merupakan suatu keajaiban, sebab persaingan di sana ketat dan Lucas Vazquez tidak berteknik tinggi jika dibanding pemain seperti Eden Hazard, Vinicius Junior, dan Rodrygo.

Akan tapi Zinedine Zidane melihat sisi lain dari Vazquez melalui kerja keras dan jiwa pengorbanannya untuk tim. Vazquez selalu siap bermain baik itu sebagai full-back atau penyerang sayap. Musim ini dia telah bermain 17 kali dengan catatan satu gol dan dua assists.

3. Thomas Lemar

Thomas Lemar

Butuh waktu dua tahun untuk Thomas Lemar beradaptasi dalam skuad Atletico sejak datang dari Monaco. Namanya bahkan masuk dalam daftar jual. Akan tapi Lemar tak menyerah dan musim ini Diego Simeone cukup memercayainya.

Pemain berusia 25 tahun yang beroperasi di sisi sayap telah mencetak dua gol, memberikan satu assist, dan bermain sebanyak 18 kali musim ini di seluruh kompetisi.

4. John Stones

John Stones

Apabila Anda melihat statistik Manchester City musim ini maka terlihat bahwa tim arahan Pep Guardiola membaik dari sisi defensif. The Citizens hingga 14 laga kebobolan 12 gol dan menjadi pertahanan terbaik di liga.

Kedatangan Nathan Ake dan Ruben Dias memperkuat lini belakang. Akan tapi pemain lama seperti John Stones juga berkontribusi. Bek asal Inggris berusia 26 tahun membangkitkan kariernya dan mendapatkan kepercayaan dari Guardiola melalui 11 laga musim ini di seluruh kompetisi.

5. Tanguy Ndombele

Tanguy Ndombele

Dibeli seharga 60 juta euro pada 2019 dari Olympique Lyonnais, karier Tanguy Ndombele di musim pertamanya dilalui dengan pengalaman buruk: kesulitan beradaptasi, Mauricio Pochettino dipecat, dan dikritik habis-habisan oleh Jose Mourinho.

Tapi itu semua tak menghalangi semangatnya bekerja keras dan menunjukkan kepada Mourinho bahwa ia salah mengkritiknya. Karier Ndombele langsung bangkit musim ini dengan jumlah 19 laga di seluruh kompetisi, mencetak dua gol dan memberikan dua assists. Pemain berusia 23 tahun jadi tulang punggung Spurs.

6. Moise Kean

Moise Kean

Banyak yang mempertanyakan keputusan PSG kala mereka meminjam Moise Kean dari Everton musim ini. Akan tapi keputusan itu terbukti benar. Di tengah bercokolnya nama-nama beken di lini depan PSG dari Kylian Mbappe, Neymar, hingga Mauro Icardi, Kean masih dapat bersaing.

Striker berusia 20 tahun membangkitkan kariernya di Prancis melalui 11 gol dan satu assist dari 20 laga di seluruh kompetisi musim ini. 20 tahun dan 20 laga. Tahun 2020 yang bagus untuk striker berpaspor Italia tersebut.

7. Danilo

Danilo

Variasi taktik tiga bek dan empat bek Andrea Pirlo di Juventus menjadi hal positif bagi Danilo. Pemain berusia 29 tahun yang sudah berpengalaman di Eropa bersama Porto, Real Madrid, dan Manchester City membangkitkan kariernya, khususnya setelah Mattia De Sciglio hengkang.

Danilo musim ini telah tampil 18 kali di seluruh kompetisi dengan torehan satu assist. Dia menjadi pemain reguler di bawah arahan Pirlo.

Selain ketujuh nama di atas dua nama lainnya yang juga membangkitkan kariernya pada 2020 ini adalah Jordi Alba dan Moussa Sissoko.