BolaSkor.com - Jurgen Klopp memasuki tahun ketujuh sebagai manajer Liverpool. Namun, dari waktu selama itu, Klopp baru satu kali membawa The Reds juara Premier League. Muncul keraguan apakah Klopp memang pelatih yang hebat.

Jurgen Klopp mengambil kesempatan sebagai pelatih Liverpool pada musim 2015-2016. Sebelumnya, ia punya rekam jejak cukup baik bersama Borussia Dortmund. Dua gelar Bundesliga berhasil didapatkan skuad asuhan Klopp.

Tentunya, menukangi Liverpool merupakan pekerjaan yang menantang bagi Klopp. Bagaimana tidak, The Reds bak raja yang tertidur setelah terakhir kali juara Premier League pada musim 1989-1990. Setelah itu, The Reds hanya jadi penonton kesuksesan sejumlah tim seperti Manchester United, Arsenal, dan Manchester City.

Untuk membangun tim impiannya, Klopp membuat Liverpool menghabiskan banyak dana. Pada musim pertamanya saja, The Reds menghabiskan 126 juta euro. Setelah itu, pengeluaran Liverpool memboyong pemain pernah menyentuh angka 182 juta euro hanya untuk satu musim.

Baca Juga:

Resmi, Benfica Umumkan Kepergian Darwin Nunez ke Liverpool

5 Fakta Menarik Tentang Calon Penyerang Baru Liverpool, Darwin Nunez

Bukan Lima Tahun, Liverpool Ikat Darwin Nunez hingga 2028

Pemain-pemain bintang pun berdatangan. Roberto Firmino, Mohamed Salah, Sadio Mane, Alisson, Virgil van Dijk, Naby Keita, dan Diogo Jota adalah beberapa pemain dengan label mahal yang membela Liverpool pada era Klopp.

Liverpool menjadi satu di antara tim dengan pengeluaran tertinggi di Premier League selama periode Klopp memimpin. Tak kurang dana 740 juta euro sudah dihabiskan.

Dari pengorbanan itu, lahirlah satu gelar yang selama ini diidamkan, Premier League. Liverpool mengakhiri 30 tahun penantian juara setelah memenangi edisi 2019-2020. The Reds unggul 18 poin dari Manchester City yang ada di peringkat kedua.

Namun, hingga saat ini, raihan juara Liverpool-nya Klopp di Premier League mentok di satu titel. Pada musim 2021-2022, Liverpool ditikung Manchester City di tengah perjalanan.

Tentunya, kehebatan Klopp sebagai manajer pun mulai dipertanyakan. Meskipun, terlihat jelas permainan Liverpool membaik di bawah asuhannya, tetapi jelas puncak prestasi adalah gelar juara.

Klopp memang juga membawa Liverpool juara Liga Champions 2018-2019. Bahkan, Liverpool juga pernah mencapai dua final lainnya. Namun, tetap saja titel Premier League menjadi barometer untuk keberhasilan seorang pelatih di Inggris.

Belum lagi, Klopp mulai menjilat ludahnya sendiri. Klopp yang pernah mengatakan tidak akan mendatangkan pemain dengan harga selangit, justru mulai melakukannya.

"Klub lain bisa menghabiskan lebih banyak uang dan mendatangkan pemain top. Saya ingin melakukannya dengan cara berbeda," terang Klopp mengomentari pembelian Paul Pogba seharga 100 juta pouds yang dilakukan Manchester United.

Apalagi, Liverpool juga baru saja mendatangkan penyerang Benfica, Darwin Nunez, dengan harga tinggi. Striker asal Uruguay itu membuat The Reds menghabiskan dana 75 juta euro plus bonus 25 juta euro.

Tentunya, kedatangan Nunez semakin melengkapi armada Klopp untuk meraih gelar Premier League musim depan. Tekanan untuk Klopp pun semakin besar. Apalagi, ia baru memperpanjang kontrak hingga 2026.

Sebagai perbandingan, Pep Guardiola yang mulai berada di belakang kemudi Manchester City satu musim setelah Klopp di Liverpool telah menghasilkan empat titel Premier League. Keduanya sama-sama ditopang kekuatan finansial yang besar untuk membeli pemain bintang.

Jadi, apakah menurut Sobat BolaSkor, Jurgen Klopp tidak sehebat itu?