BolaSkor.com - Roman Abramovich mengambil keputusan menjual Chelsea. Semasa memimpin The Blues, pengusaha asal Rusia itu dikenal gemar mendatangkan pemain mahal. Berikut adalah ulasannya:

Roman Abramovich tidak ingin membawa Chelsea ke jurang hukuman. Ia sadar, isu keterkaitannya dengan penyerangan Rusia ke Ukraina bisa menghancurkan Chelsea.

Kini, Abramovich mengambil sikap tegas dengan menjual Chelsea. Sejak membeli Chelsea pada 2003, sudah banyak prestasi yang didapatkan.

Baca Juga:

Dengan Berat Hati Roman Abramovich Putuskan Jual Chelsea

Abramovich Jual Chelsea, Tuchel Tetap Kalem

Tuchel Akui Serangan Rusia ke Ukraina Pengaruhi Final Chelsea Lawan Liverpool

Untuk merengkuh rentetan trofi itu, tentunya Abramovich juga memperkuat Chelsea dengan merekrut pemain bintang. Tak jarang harga yang dikeluarkan sangat tinggi.

Berikut ini adalah delapan pemain termahal yang dibeli Chelsea pada era Roman Abramovich:

Timo Werner (53 juta euro)

Timo Werner menempati urutan kedelapan pemain termahal yang pernah didatangkan Roman Abramovich untuk Chelsea. Werner datang dari RB Leipzig seharga 53 juta euro pada musim panas 2020.

Pada saat itu, Chelsea membutuhkan penyerang baru untuk mengisi ruang yang ditinggalkan Alvaro Morata. Pilihan jatuh kepada Werner yang tampil brilian di Bundesliga.

Namun, hingga saat ini Timo Werner masih kesulitan memenuhi ekspektasi yang diberikan pada awal kedatangannya. Tidak heran, Chelsea pun membeli beberapa penyerang lain karena Werner gagal bersinar.

Jorginho (57 juta euro)

Manajemen Chelsea menuruti permintaan Maurizio Sarri yang ingin dibelikan mantan anak asuhnya di Napoli, Jorginho. Untuk mendapatkan pemain asal Italia itu, Chelsea menghabiskan dana hingga 57 juta euro.

Jorginho langsung memberikan warna baru di lini tengah Chelsea. Meskipun Sarri sudah didepak beberapa musim lalu, tetapi Jorginho masih terus bertahan di Chelsea. Jorginho dikenal sebagai algojo penalti utama The Blues.

Fernando Torres (58,5 juta euro)

Untuk nama berikutnya Sobat BolaSkor akan ditarik mundur ke musim 2010-2011. Chelsea menghabiskan 58,5 juta euro untuk mendapatkan ketajaman Fernando Torres.

Chelsea merekrut Torres langsung dari pesaing di Inggris, Liverpool. Ketika itu, Torres menjadi satu di antara penyerang tertajam di Inggris.

Tiga tahun berselang, Chelsea meminjaman Torres ke Milan. Selama membela Chelsea, Torres mencetak 45 gol dan 35 assist. Selain itu, ia juga membawa Chelsea juara Liga Champions dan Liga Europa.

Christian Pulisic (64 juta euro)

Bersinar pada usia muda, Christian Pulisic membuat Chelsea jatuh hati. Chelsea menghabiskan dana 64 juta euro untuk membawanya ke Stamford Bridge.

Chelsea mencari pemain sayap baru usai Eden Hazard semakin dekat menuju Real Madrid. Akhirnya, Chelsea memilih Christian Pulisic yang mendapatkan banyak pujian di Borussia Dortmund.

Namun, sejauh ini penampilan Pulisic belum maksimal. Cedera dan kurangnya kesempatan unjuk gigi menjadi dua di antara penyebabnya.

Alvaro Morata (66 juta euro)

Chelsea terpesona penampilan Alvaro Morata bersama Real Madrid. Apalagi, sebelumnya striker asal Spanyol itu juga meraih berbagai gelar di Juventus. Walhasil, dana 66 juta euro keluar dari kantong The Blues.

Sayangnya, dana besar tidak menjadi jaminan. Morata hanya mencetak 24 gol dalam 72 laga. Akhirnya, Chelsea menjual Morata ke Atletico Madrid seharga 35 juta euro pada musim panas 2020.

Kepa Arrizabalaga (80 juta euro)

Superioritas Chelsea di bursa transfer semakin terlihat usai memboyong Kepa Arrizabalaga. The Blues memecahkan rekor transfer penjaga gawang termahal setelah mendapatkan Kepa dari Athletic Bilbao seharga 80 juta euro.

Namun, harga mahal tak sesuai dengan dampak yang diberikan. Kepa melakukan sejumlah blunder yang membuatnya sering jadi kambing hitam. Tak heran, Chelsea mendatangkan Edouard Mendy untuk menggantikan posisi Kepa sebagai kiper utama.

Kai Havertz (80 juta euro)

Upaya Chelsea mendapatkan Kai Havertz dari Bayer Leverkusen tidak berjalan mulus. Terjadi negosiasi alot antara kedua kubu.

Masalah utamanya adalah nilai tinggi yang dipasang Leverkusen. Akhirnya, kedua tim sepakat berjabat tangan pada angka 80 juta euro. Nilai tersebut terbilang fantastis untuk pemain 21 tahun dan belum punya pengalaman tampil di klub besar.

Kai Havertz pun butuh waktu cukup lama untuk beradaptasi dengan Chelsea. Namun, penampilannya jauh membaik dalam beberapa waktu ke belakang.

Romelu Lukaku (113 juta euro)

Butuh biaya mahal bagi Chelsea untuk balikan dengan mantan. The Blues menyodorkan 113 juta euro untuk membuat Inter Milan memberikan lampu hijau melepan Romelu Lukaku.

Sejatinya, Inter tidak punya niatan melego Lukaku. Namun, keinginan sang pemain pindah dan membuktikan diri di Chelsea jadi faktor penentu. Akhirnya, setelah sejumlah proposal ditolak--termasuk dengan memasukkan pemain lain--Inter bersedia merelakan Lukaku pergi.

Namun, rupanya kembali ke Chelsea adalah keputusan yang disesali Lukaku di kemudian hari. Dalam sebuah wawancara bersama Sky Sports, striker asal Belgia itu mengaku ingin balik ke Inter.