BolaSkor.com - Keberhasilan juara bertahan Liga Europa, Villarreal, melaju ke semifinal Liga Champions menjadikan mereka tim kuda hitam turnamen. Pasca melalui hadangan Juventus dan Bayern Munchen, Villarreal jumpa Liverpool.

Berbeda dengan dua tim yang baru memasuki musim perdana dengan pelatih baru - kecuali Massimiliano Allegri di periode dua di Juventus, Liverpool sedang menjaga mimpi quadruple (empat) titel usai memenangi Piala Liga.

Villarreal dilatih oleh mantan pelatih Arsenal, Unai Emery, dan di dalam skuad mereka sendiri bertabur pemain-pemain yang pernah bermain di Premier League.

Baca Juga:

Bayern Disingkirkan Villarreal, Nagelsmann Terima 450 Pesan Ancaman Pembunuhan

3 Alasan Villarreal Membuat Kejutan dengan Menembus Semifinal Liga Champions

Liverpool Jumpa Villarreal di Semifinal, Klopp Ungkap Satu Kekhawatiran

Pengalaman dari para pemain itu dan juga Emery bisa jadi modal bagus Villarreal melawan Liverpool, bahkan salah satunya mantan pemain Liverpool. Berikut kedelapan pemain tersebut.

1. Alberto Moreno

Bek kiri berusia 29 tahun kaya pengalaman bermain di Eropa, plus punya empat caps. Alberto Moreno familiar dengan Liverpool karena pernah bermain di sana pada medio 2014-2019. Jadi laga melawan Liverpool spesial baginya.

Moreno tidak mendendam dengan mantan klubnya meski faktanya ia jarang main di sana, tapi Moreno bisa memberi pembuktian melawan sang mantan.

2. Francis Coquelin

Gelandang bertahan asal Prancis ini adalah produk akademi Arsenal, promosi pada 2008 dan bermain sampai 2018. Dalam kurun waktu sedekade Coquelin dipinjamkan ke tiga klub: Lorient, Freiburg, dan Charlton Athletic.

Coquelin (30 tahun) akan menghadapi lawan yang sering dihadapinya saat membela Arsenal di masa lalu. Ketangguhannya kala melapis lini belakang dibutuhkan Villarreal.

3. Arnaut Danjuma

Villarreal adalah tempat di mana Arnaut Danjuma membangkitkan kariernya. Bagaimana tidak, Danjuma menjadi kekuatan di lini serang Villarreal hingga ia dipanggil Belanda dan sudah punya empat caps, plus dua gol di sana.

Danjuma (25 tahun) berposisi sebagai penyerang sayap dengan pengalaman bermain di Bournemouth pada medio 2019-2021. Sebelumnya Danjuma bermain di PSV Eindhoven dan Club Brugge.

4. Etienne Capoue

Emery bisa menempatkan Etienne Capoue atau Coquelin sebagai pendamping Dani Parejo di lini tengah. Seperti Coquelin, Capoue juga gelandang bertahan yang memiliki kekuatan fisik dan bisa melakukan transisi bermain.

Capoue kini berusia 33 tahun dan sebelumnya memperkuat Toulouse, Tottenham Hotspur, dan Watford. Liverpool lawan yang tak asing baginya.

5. Vicente Iborra

Karier pemain berusia 34 tahun di Premier League hanya dua tahun dengan Leicester City (2017-2019), tapi dia di sana jarang bermain hingga ke Villarreal pada 2019.

Vicente Iborra adalah gelandang tengah bertubuh jangkung dengan ukuran 1,90 meter. Duel bola udara menjadi kelebihan bagi produk akademi Levante tersebut.

6. Juan Foyth

Empat tahun mencoba peruntungan di Tottenham Hotspur (2017-2021), gagal bermain reguler di tim utama, dan kemudian pindah ke Villarreal. Keputusan itu tak salah karena Emery memberinya kans bermain.

Bek asal Argentina berusia 24 tahun dapat bermain di banyak posisi di lini belakang. Foyth bek yang lugas dan dapat menjaga ketat lawan.

7. Serge Aurier

Mantan rekan setim Foyth di Tottenham di tahun yang juga sama (2017-2021). Serge Aurier lebih senior lima tahun ketimbang Foyth dan berposisi sebagai bek kanan modern: dapat membantu serangan dengan cepat.

Aurier juga kaya pengalaman karena pernah membela klub seperti Lens, Toulouse, PSG, dan Tottenham.

8. Giovanni Lo Celso

Villarreal benar-benar punya hubungan baik dengan Tottenham. Setelah dua nama itu ada gelandang tengah Argentina, Giovanni Lo Celso. Pemain berusia 26 tahun dipinjamkan ke Villarreal hingga akhir musim.

Keputusan itu tepat karena Lo Celso tak banyak main di Tottenham yang merekrut Rodrigo Bentancur, tapi di Villarreal dia dapat kepercayaan dari Emery.