BolaSkor.com - Persija Jakarta merupakan salah satu tim besar yang ada di Indonesia. Memiliki prestasi yang sangat baik dengan menyabet 11 gelar Liga Indonesia (Era Perserikatan sampai Liga 1), Persija juga memiliki basis suporter yang luar biasa dengan jumlah yang sangat banyak.

Sejak berdiri pada 1928, sejumlah stadion di Jakarta pernah menjadi markas Persija. Hanya saja, tak semua stadion yang digunakan Persija berbuah gelar juara. Terhitung ada delapan stadion di Jakarta yang pernah menjadi kandang untuk Persija, berikut penjelasannya.

Baca Juga:

Cara Persija Jakarta Hadapi Jadwal Padat Lanjutan Liga 1 2020

Persija Jakarta Menang Tipis 1-0 atas TIRA-Persikabo pada Laga Uji Coba

1. Stadion Petojo

Lahir di Tanah Abang dari Soeri dan Allie, Persija yang dulu bernama Voetbalbond Indonesia Jacatra (VIJ) pertama kali menggunakan lapangan di daerah Petojo. Stadion ini menjadi salah satu saksi sejarah dari tim berlambang monas di dada itu.

Lapangan Petojo di Pulo Piun, Laan Trivelli (Tanah Abang) itu bisa dibilang menjadi lapangan pertama Persija dalam mengarungi belantikan sepak bola nasional. Terhitung semala 23 tahun Persija telah mengunakan stadion tersebut untuk kegiatan internal maupun kompetisi nasional.

Stadion VIJ (Twitter Abidin Side)

2. Stadion IKADA

Stadion yang terletak di kawasan Monas ini menjadi stadion kedua yang ditempati oleh Persija. Sebelum digunakan oleh Persija, Stadion IKADA ini merupakan stadion tempat latihan Timnas Indonesia pada jamannya. PSMS Medan adalah salah satu klub yang pernah merasakan atmosfer stadion ini kala bertanding dengan Persija pada tahun 1945.

Di Stadion IKADA, Persija pernah merasakan gelar juara Perserikatan tahun 1954. Para pemain legendaris Persija layaknya, Tan Liong Houw, Tjoa Wim Pie, Kwiee Kiat Sek, Van der Vin, Him Tjiang, Chris Ong, Djamiaat Dalhar hingga Soetjipto Soentoro pernah merasakan berlatih dan bertanding di stadion ini.

3. Stadion Menteng

Stadion ini menjadi salah satu stadion yang memiliki banyak kenangan bersama Persija. Stadion yang dulunya bermana Vios ini merupakan salah satu stadion pemberian dari Presiden Pertama Republik Indonesia (RI) Soekarno untuk Persija pada tahun 1961.

Stadion Vios yang dibangun pada tahun 1921. Setelah Persija resmi merumput di Vios, mereka mengganti namanya menjadi Stadion Persija atau Menteng. Saat bermarkas di Menteng, 4 kali Macan Kemayoran sukses meraih gelar juara Perserikatan tahu 1964, 1973, 1975 dan terakhir di 1979.

Tapi sayang, kemesraan Menteng dan Persija berakhir pada 26 Juli 2006. Stadion yang penuh kenangan itu harus roboh setelah Gubernur DKI kala itu, Sutiyoso mengingstruksikan untuk menggusur stadion tersebut dan berubah menjadi taman kota.

Stadion Menteng (Media Persija)

4. Stadion Lebak Bulus

Setelah bermain di Menteng, Persija memiliki salah satu kandang yang dibilang cukup angker pada masanya. Stadion itu adalah Stadion Sanggrahada Pelita Jaya, atau lebih dikenal dengan nama Stadion Lebak Bulus.

Ketika bermain di Stadion Lebak Bulus ini, Persija telah dihuni oleh beberapa pemain bintang. Di sini Persija lebih dikenal dengan barisan Jakmanianya yang mampu menggetarkan nyali lawan saat pertandingan digelar.

Salah satunya, terjadi pada tahun 2005, saat itu digelar pertandingan Copa Indonesia yang menemukan duel sarat gengsi antara Persija dan Persib Bandung. Lebak Bulus yang hanya muat menampung 12.500 penonton itu diisi oleh lebih dari sekitar 25.000 Jak Mania.

Stadion Lebak Bulus (Istimewa)