BolaSkor.com - Real Madrid menekuk Eintracht Frankfurt 2-0 pada duel final Piala Super Eropa, di Helsinki Olympic Stadium, Kamis (11/8). Kemenangan itu diwarnai sejumlah statistik menarik untuk El Real.

Real Madrid menegaskan diri sebagai tim terkuat di Eropa. Bersua Eintracht Frankfurt yang menyandang status juara Liga Europa, Madrid unggul dua gol tanpa balas.

Madrid menutup babak pertama melalui gol David Alaba pada menit ke-37. Kemudian, Karim Benzema menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-65.

Baca Juga:

Real Madrid 2-0 Eintracht Frankfurt: Juara, Los Blancos Samai Rekor Barcelona dan Milan

Prediksi LaLiga 2022-2023: Kembali Sengitnya Rivalitas Dua Penguasa

Piala Super Eropa Target Pertama, Ancelotti Jawab Peluang Madrid Raih Enam Trofi

Kemenangan Madrid tersebut menorehkan sejumlah statistik menarik. Berikut adalah delapan di antaranya:

1. Real Madrid menyamai Barcelona dan Milan sebagai tim yang paling banyak memenangi Piala Super Eropa (5).

2. Pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, merupakan juru taktik dengan gelar Piala Super Eropa terbanyak (4). Don Carlo menyalip Pep Guardiola (3). Ancelotti sama-sama meraih dua trofi bersama Milan dan Madrid.

3. Thibaut Courtois menyelamatkan semua tembakan (19) ke gawangnya pada empat duel final bersama Real Madrid baik di kompetisi Eropa atau domestik.

4. Vinicius Junior telah memberikan 16 assist untuk Karim Benzema. Jumlah tersebut unggul jauh dari pemain kedua yang diberinya assist yaitu Rodygo dan Marco Asensio (3).

5. Karim Benzema menjadi pencetak gol terbanyak kedua sepanjang masa Real Madrid di semua kompetisi (324 gol). Benzema melampaui Raul Gonzalez (323 gol) dan hanya kalah dari Cristiano Ronaldo (450 gol).

6. David Alaba telah mengemas empat gol dalam 47 penampilan untuk Madrid. Jumlah tersebut lebih banyak dari pemain belakang Madrid lainnya sejak awal musim lalu.

7. Real Madrid menjadi tim pertama yang menurunkan starting XI yang sama pada duel final Liga Champions dan Piala Super Eropa, setidaknya sejak 2006.

8. Thibaut Courtois adalah penjaga gawang pertama yang mencatatkan clean sheet di final Liga Champions dan Piala Super Eropa di tahun yang sama sejak Victor Valdes pada 2009.