BolaSkor.com - Derby Manchester edisi ke-186 akan tersaji Minggu (13/12) 00.30 WIB. Manchester United akan menjamu tetangganya yang bising Manchester City di Old Trafford pada duel ke-47 di Premier League.

Untuk duel kali ini situasi kedua kubu membuat pertarungan menjadi sengit. Pasalnya kedua klub hanya dipisahkan satu poin. MU ada di peringkat keenam dengan raihan 19 poin, sedangkan City di tangga ketujuh dengan 18 poin.

Seperti halnya laga-laga derby lainnya selalu ada catatan yang menarik dilihat kembali. Berikut 9 catatan serbapertama yang terjadi dalam sejarah Derby Manchester di Premier League.

Baca Juga:

Derby Manchester, Hari Penghakiman Nasib Ole Gunnar Solskjaer

5 Pertandingan Derby Manchester Paling Seru

Perjalanan Tetangga Keluar dari Bayang-Bayang Manchester United


1. Debut Eric Cantona- 6 Desember 1992

Derby Manchester perdana di era Premier League ini juga menjadi debut Eric "the King" Cantona bersama Setan Merah. Cantona didatangkan dari Leeds United di mana dia memulai musim dengan gemilang.

Dari 13 laga di pada paruh pertama musim, Cantona terlibat langsung dalam terciptanya 11 gol Leeds dengan mencetak enam gol dan lima assist. Catatan itu lebih baik dari penyerang terbaik United saat itu, Mark Hughes yang mencatat enam gol dan satu assist.

Pemain flamboyan asal Prancis itu tidak begitu bersinar terang pada debutnya. Cantona masuk sebagai pengganti pada babak kedua dan belum memberi kontribusi besar pada permainan. Meski demikian Cantona tetap mengukir sejarah.

Dia menjadi pemain pertama di Premier League yang tampil dalam dua laga beruntun menghadapi lawan yang sama bersama tim berbeda. Pada penampilan terakhirnya bersama Leeds, Cantona main dalam laga melawan Manchester City.


2. Hat-trick - 10 November 1994

Meski sudah terjadi 46 kali di Premier League, derby Manchester minim hat-trick. Bahkan sepanjang era Premier League hanya sekali terjadi hat-trick.

Adalah Andrei Kanchelkis yang mencatatkan namanya sebagai satu-satunya pencetak hat-trick dalam derby Manchester pada era Premier League.

Hat-trick Kanchelskis datang saat Manchester United menang telak 5-0 atas City pada 10 November 1994. Hingga saat ini, skor tersebut masih menjadi kemenangan dengan selisih terbesar bagi Manchester United dalam derby.

3. Kartu Merah - 21 April 2001

Roy Keane merupakan pemain Manchester United yang paling banyak menerima kartu merah di Premier League. Jadi tidak heran jika Keane juga menjadi pemain pertama yang mendapatkan kartu merah pada derby Manchester di kompetisi ini.

Ganjaran kartu merah Keane pun hingga kini masih menjadi pembicaraan. Keane diusir wasit setelah melakukan tekel horor terhadap Alf-Inge Haaland pada laga di Old Trafford. Tekel tersebut membuat Haaland mengalami patah kaki. Haaland belakangan mengakui tekel Keane mengakhiri kariernya.

Selain kartu merah, Keane juga dikenai sanksi tambahan berupa larangan tampil dalam lima laga plus denda 150 ribu poundsterling.


4. City Menang - 9 November 2002

Setelah 16 derby beruntun tanpa kemenangan, Manchester City akhirnya berhasil menang pada 9 November 2002. Pada laga tersebut City menang 3-1. Menariknya itu adalah laga terakhir City di Maine Road, kandang lama mereka.

Rentetan 16 laga tanpa kemenangan merupakan yang terpanjang bagi City dalam derby. Namun, di bawah asuhan Kevin Keegan, City bisa mengakhiri rapor buruk tersebut.

5. Etihad - 14th Maret 2004

Setelah pindah ke markas baru yang kemudian bernama Etihad Stadium pada Agustus 2003, Manchester City harus menunggu hingga pertandingan ke-19 untuk menjamu United.

Sebelum menghadapi United, City sudah 13 kali tampil di stadion baru mereka pada ajang Premier League. Dari 13 laga itu, City hanya mampu mengumpulkan 13 poin dan mencetak 17 gol. Saat itu City menjadi klub dengan rapor kandang terburuk kedua di Premier League, setelah Leicester City yang meraih 12 poin.

Meski begitu, saat menghadapi United, City melupakan rapor buruk mereka. United pun mereka hajar 4-1. Bagi United kekalahan telak ini menambah kesedihan. Pasalnya lima hari sebelumnya United disingkirkan FC Porto asuhan Jose Mourinho di ajang Liga Champions.


6. City Jaya di Old Trafford - 10 Februari 2008

Manchester United datang ke laga derby yang berlangsung di Old Trafford pada 10 Februari 2008 dengan modal 12 kemenangan kandang beruntun. Setan Merah mengumpulkan 37 poin dari 13 laga di Premier League, catatan kandang terbaik di Premier League saat itu.

Namun menghadapi City, catatan apik United berakhir. United menelan kekalahan pertama dari City di Old Trafford pada ajang Premier League. City menang berkat gol yang dibuat Darius Vassel dan Benjani. Sedangkan United hanya mendapat gol hiburan yang dibuat Michael Carrick.

Bagi City ini adalah kemenangan pertama di Old Trafford dalam 34 tahun. Hebatnya, kemenangan ini melengkapi catatan kemenangan sebelumnya yang mereka raih di kandang. Ya, ini juga pertama kalinya City meraih kemenangan kandang dan tandang dalam semusim sejak 1969-70.


7. Dua Kali Kartu Merah - 30 September 2008

Jika Roy Keane menjadi pemain pertama yang menerima kartu merah dalam derby Manchester di Premier League, Cristiano Ronaldo tercatat dalam sejarah sebagai pemain pertama dan satu-satunya yang mendapatkan kartu merah dua kali dalam derby.

Meski tanpa Ronaldo, United masih berhasil memetik kemenangan 1-0 pada laga yang dihelat di Etihad Stadium tersebut. Satu-satunya gol United pada laga dicetak oeh Wayne Rooney, ini merupakan gol ke-100 Rooney bersama United.

Namun sesaat kemudian Ronaldo harus menerima kartu kuning kedua dari wasit Howard Webb. Ronaldo dinilai telah sengaja menyentuh bola dengan tangannya.


8. Sir Alex Kalah Besar - 23 Oktober 2011

Pada 23 Oktober 2011, Sir Alex Ferguson melakoni laga kandang ke-725 bersama Manchester United dalam 27 tahun kariernya. Namun laga tersebut justru menjadi noktah merah dalam karier sang manajer legendaris.

United kalah 1-6 di tangan Manchester City. Ini menjadi kekalahan dengan selisih empat gol atau lebih pertama yang ditelan Ferguson sepanjang dirinya menjadi arsitek Setan Merah.

Parahnya lagi, kekalahan 1-6 ini memiliki konsekuensi besar karena di akhir musim United menyerah dalam lomba menjadi juara Premire League. Trofi diraih Manchester City yang unggul selisih gol.


9. Era Baru - 22 September 2013

Untuk pertama kalinya dalam 26 tahun, derby Manchester menampilkan dua manajer baru. David Moyes di kubu United dan Manuel Pellegrini di kubu City. Ini adalah derby Manchester pertama bagi keduanya.

Derby ini tidak berjalan baik bagi Moyes. Saat laga berjalan 50 menit, City sudah unggul 4-0. Laga berakhir dengan skor 4-1 setelah Wayne Rooney mencetak gol penghibur United di pengujung permainan.