BolaSkor.com - Derby London antara Arsenal kontra Chelsea akan berlangsung di final Liga Europa 2018-19 di Stadion Olympic Baku, Azerbaijan, Kamis (30/5) dini hari WIB. Sejumlah catatan statistik menarik mewarnai jelang laga tersebut.

Final sesama klub asal London, Inggris, itu akan mengawali final antar sesama klub Inggris sebelum final Liga Champions antara Liverpool melawan Tottenham Hotspur di Wanda Metropolitano, Minggu (6/2) pukul 02.00 dini hari WIB.

Unai Emery, manajer Arsenal, sangat membutuhkan kemenangan di final Liga Europa untuk mendapatkan tiket bermain di Liga Champions musim depan. Pasalnya, The Gunners sudah gagal meraihnya melalui jalur Premier League - tim finish di luar empat besar.

Pun demikian bagi Maurizio Sarri, manajer Chelsea. Di tengah isu kepergiannya menuju Juventus, Sarri bisa mempersembahkan titel di musim pertamanya melatih The Blues. Titel itu menyempurnakan perjalanan Chelsea musim ini.

Baca Juga:

Unai Emery Beberkan Siasat untuk Menghentikan Chelsea di Final Liga Europa

Tiket Penerbangan ke Azerbaijan Mahal, Fans Chelsea Lakoni Perjalanan Gila Menuju Baku

Final Liga Europa Terancam Dimainkan di Depan Kursi Kosong Stadion Olympic Baku

Unai Emery vs Maurizio Sarri

Cesar Azpilicueta dkk sudah berhasil menembus empat besar Premier League dan mencapai final Piala Liga sebelumnya - Chelsea kalah dari Manchester City. Kini, kesempatan meraih trofi itu muncul di final Liga Europa.

Dua manajer dengan filosofi sepak bola yang ofensif. Laga nanti jelas sangat sayang untuk dilewatkan. Jelang pertandingan tersebut, ada sembilan statistik yang telah dirangkum dari Standard Sports, berikut ulasannya.

1. Olivier Giroud, striker Chelsea, akan melawan mantan klubnya sebagai top skor turnamen bersama bomber Eintracht Frankfurt, Luka Jovic, melalui torehan 10 gol. Pierre-Emerick Aubameyang mencetak delapan gol.

2. The Blues telah melesakkan 32 gol di turnamen ini, kurang lima gol dari rekor sepanjang masa Porto dari musim 2010-11. The Gunners tertinggal di tempat tiga dengan 29 gol.

3. Baik Arsenal dan Chelsea telah memenangi 11 dari 14 laga Liga Europa musim ini. Chelsea tidak terkalahkan, dengan tiga hasil imbang, termasuk di dua leg semifinal melawan Frankfurt.

4. Arsenal finish di urutan lima Premier League. Artinya, kemenangan di Baku merupakan satu-satunya jalan mereka bermain di Liga Champions musim depan.

5. Unai Emery memenangi hattrick titel Liga Europa dengan Sevilla sebelum pindah ke London.

6. The Gunners tanpa kemenangan di enam laga terakhir melawan sesama tim Inggris di kompetisi Eropa. Dua hasil imbang dan empat kekalahan termasuk kekalahan agregat dari Chelsea pada Liga Champions 2003-04, hasil 1-1 kemudian diikuti gol kemenangan Wayne Bridge dengan skor 2-1 Chelsea atas Arsenal di Highbury.

7. 560 gol tercipta dalam turnamen, dalam 204 pertandingan - satu gol di setiap 32 menit.

8. Laga nanti hanya final sesama klub Inggris kedua di Liga Europa atau Piala UEFA. Tottenham mengalahkan Wolves dengan skor 3-2 agregat pada 1972 di final dua leg.

9. Pada era Liga Europa, ini kali ketiga final dihelat antara dua klub dari negara yang sama. Porto mengalahkan Braga 1-0 pada 2011 dan Atletico Madrid mengalahkan Athletic Bilbao 3-0 di tahun berikutnya.