BolaSkor.com - AC Milan gagal menandai laga kandang perdananya di Liga Champions 2021-2022 dengan kemenangan. Rossoneri secara tragis harus mengakui keunggulan Atletico Madrid.

Milan harus takluk dengan skor 1-2 dari Atletico dalam laga di San Siro, Rabu (29/9) dini hari WIB. Padahal ini merupakan momen sakral karena laga Liga Champions kembali digelar di sana usai absen tujuh tahun lamanya.

Suporter Milan menyambut pertandingan ini dengan antusias. Mereka tentu sudah rindu merayakan sebuah kemenangan di ajang Liga Champions.

Baca Juga:

Hasil Liga Champions: PSG Tumbangkan Man City, Madrid Dipermalukan Tim Debutan

Real Madrid 1-2 Sheriff: Anak Baru Pecundangi Raja Liga Champions

Deretan Fakta Menarik dari Kemenangan PSG atas Man City

Kartu merah untuk Franck Kessie.

Harapan tersebut nyaris berjalan sesuai rencana. Milan tampil apik dan mampu unggul lebih dulu lewat sepakan Rafael Leao pada menit ke-20.

Namun petaka bagi Milan dimulai sembilan menit kemudian. Tim asuhan Stefano Pioli harus bermain dengan sepuluh pemain usai Franck Kessie menerima kartu kuning kedua.

Dengan keunggulan jumlah pemain, Atletico secara perlahan mengambil alih permainan. Sementara Milan mati-matian untuk mempertahankan kemenangannya.

Duel sengit pun tak terhindarkan di lapangan. Namun dewi fortuna tampaknya lebih berpihak kepada Atletico.

Tim tamu mampu mencetak dua gol di menit-menit akhir lewat sepakan Antoine Griezmann dan penalti Luis Suarez. Atletico pun sukses membawa pulang tiga poin.

Pioli mengakui kartu merah Kessie menjadi penyebab utama kekalahan ini. Namun ia juga menyayangkan kegagalan timnya mencetak gol lebih banyak sebelum momen buruk itu terjadi.

"Kami bermain bagus 11 lawan 11, dengan kecepatan dan kualitas. Kami seharusnya mencetak lebih banyak dengan mempertimbangkan apa yang telah kami ciptakan," kata Pioli di situs resmi UEFA.

"Kami adalah tim yang kompetitif, tetapi level pertandingan ini sangat tinggi dan kami harus tetap berada di dalam permainan selama 90 menit. Kami telah menghabiskan banyak waktu, tetapi kami akan memulihkan energi kami, baik fisik maupun mental."

Alasan Pioli tersebut bisa diterima pelatih Atletico, Diego Simeone. Ia mengakui Milan sangat superior saat bermain dengan sebelas orang.

"Dengan 11 lawan 11, mereka lebih baik. Mereka sangat cepat, mereka memulai permainan jauh lebih baik," kata Simeone.

Di babak kedua kami mencoba dengan segala cara untuk menambah kecepatan permainan kami dan memiliki pemain penting di lapangan. Saya tahu kami memiliki skuat yang sangat bagus."