BolaSkor.com - Sorotan AC Milan musim ini tidak lepas dari Zlatan Ibrahimovic. Maklum saja, pada usia 39 tahun Ibrahimovic masih prima mencetak gol dan hanya cedera yang membuatnya menepi. Performa hebatnya membawanya kembali ke timnas Swedia.

Selain itu Milan juga di awal musim tancap gas hingga menjadi salah satu penantang titel Serie A atau Scudetto musim ini, sebelum tim arahan Stefano Pioli perlahan kehabisan 'gas' dan disalip Inter Milan.

Meski begitu apa yang telah dilakukan Milan sejauh ini layak diapresiasi, sebab Milan tak merekrut nama-nama besar pada bursa transfer musim panas 2020. Pioli mampu meracik skuad dengan nama-nama yang tak pernah dibahas sebelumnya.

Baca Juga:

Plintat-plintut Stefano Pioli: Dulu Targetkan Scudetto, Sekarang Cuma Empat Besar

Berkualitas dan Gratis, Lucas Vazquez Bikin Milan Jatuh Cinta

Lorenzo Insigne ke AC Milan: Antara Fatamorgana atau Peluang Nyata

AC Milan

Semisal, Alexis Saelemaekers, Pierre-Kalulu, Samu Castillejo yang musim ini dipercaya bermain oleh Pioli. Hebatnya lagi Milan, meski memiliki Ibrahimovic yang sudah mendekati usia 40 tahun, tetap masuk kategori skuad termuda di antara lima liga top Eropa.

Dari CIES selaku Pusat Pengamatan Sepak Bola Dunia, Milan ada di urutan empat rata-rata usia termuda dalam skuadnya di antara lima liga top Eropa. Milan (rata-rata usia 24,6 tahun) di bawah Nice (23,5 tahun), Stuttgart (24,4 tahun), Stade de Reims (24,5 tahun), dan di atas FC Koln (24,9 tahun).

Persentase Menit Bermain Pemain-pemain U-21 di Lima Liga Top Eropa

Apabila Milan ada di empat skuad termuda lima liga top Eropa, maka Borussia Dortmund menempati urutan pertama persentase bermain pemain-pemain U-21 di lima liga top Eropa. Persentase menit mereka mencapai 28,5 persen.

Dortmund ada di urutan pertama disusul oleh Nice (24,3 persen), AS Monaco (24,1 persen), Stade Rennes (20,7 persen), dan Schalke (19,6 persen). Menilik tradisi Dortmund dengan pemain-pemain muda mereka statistik itu tak aneh lagi.