BolaSkor.com - Liverpool digadang-gadang sebagai tim yang paling berpeluang meraih gelar Premier League usai tak terkalahkan dalam 20 pertandingan awal. Bahkan, The Reds sempat unggul tujuh angka dari peringkat kedua pada akhir 2018.

Akan tetapi, Liverpool mulai kehabisan bensin. Bertemu Manchester City di Etihad Stadium, Mohamed Salah dan kawan-kawan pulang dengan tangan hampa usai kalah 2-1. Sebiji gol Roberto Firmino tak mampu membendung gol Sergio Aguero dan Leroy Sane.

Sejatinya, pada pertandingan itu Liverpool tidak bermain buruk. Bahkan, Liverpool beberapa kali mendapatkan peluang emas dari aksi Sadio Mane, Salah dan Firmino. Sepanjang 90 menit, sisi Liverpool mengkreasikan tujuh peluang.

Baca juga: Dua Kali Kalah, James Milner Minta Penggawa Liverpool Segera Bangkit

Liverpool

Liverpool semakin tersudut usai kembali kalah pada laga berikutnya melawan Wolverhampton Wanderers. Pada babak ketiga Piala FA tersebut, Liverpool takluk 2-1.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, melakukan perombakan besar-besaran saat menghadapi Wolves. Total, manajer asal Jerman tersebut melakukan sembilan perubahan komposisi skuat dibanding pertandingan terakhir. Klopp memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk unjuk gigi.

Sayangnya, para pemain muda Liverpool terlihat belum punya kemampuan untuk bersaing pada level tertinggi sepak bola Inggris. Mereka sering melakukan kesalahan sendiri dan gagal memanfaatkan peluang menjadi gol, sesuatu yang jarang dilakukan Salah, Firmino dan Mane.

Permainan Liverpool mulai berubah saat Firmino dan Salah masuk ke dalam lapangan. Serangan Liverpool jadi lebih tajam. Namun, semua sudah terlambat.