BolaSkor.com - Pembalap penguji Yamaha, Jorge Lorenzo, mengakui ada sedikit sesal di benaknya saat memutuskan meninggalkan pabrikan asal Jepang tersebut pada 2016. Setelah hengkang dari tim Garpu Tala, X-Fuera kesulitan merebut gelar juara.

Lorenzo hengkang dari Yamaha dan memilih bergabung dengan Ducati. Di pabrikan asal Italia itu, Lorenzo hanya merasakan tiga kemenangan selama dua musim.

Selesai di Ducati, Lorenzo kemudian hijrah ke Repsol Honda. Kiprah pembalap asal Spanyol itu di Repsol Honda juga tidak baik, hanya semusim, Lorenzo kemudian memutuskan pensiun karena terlalu sering berkutat dengan cedera.

Baca Juga:

Ingin Pertahankan Gelar, Marc Marquez Sadar Pesaing di MotoGP Berkembang

Repsol Honda Boyong Marc Marquez ke Jakarta dan Tak Sabar Balapan di Mandalika

“Saya bukan tipe orang yang mengeluhkan soal keputusan yang telah dibuat pada masa lalu. Karena hidup tapa kesalahan hampir tidak mungkin," ujar Lorenzo.

“Kami harus membuat keputusan. Persentasenya 50 persen bisa berhasil dan sisanya sebuah kesalahan," sambungnya.

Setelah berpetualang ke dua tim berbeda, Jorge Lorenzo pada akhirnya kembali ke Yamaha. Mulai MotoGp 2020, X-Fuera akan membantu Maverick Vinales dan Valentino Rossi mengembangkan motor YZR-M1.

Sumber: GPone