BolaSkor.com - Pada 2 Januari 2007, Tottenham Hotspur mengonfirmasi sedang berjuang di lantai bursa transfer memboyong pemain Maroko berusia 17 tahun, Adel Taarabt. Upaya The Lilywhites tersebut menjadi jalan bagi sang pemain menggemparkan sepak bola Inggris.

Adel Taarabt menjadi sorotan usai tampil apik pada laga Tottenham Hotspur melawan West Ham United, 4 Maret 2007. Taarabt baru masih pada menit ke-87 saat Tottenham tertinggal 3-2 dari West Ham.

Ketika peluit panjang berbunyi, Tottenham Hotspur yang keluar lapangan sambil tersenyum. Adel Taarabt yang baru masuk membuat banyak perubahan sehingga timnya berbalik menang 4-3.

Baca juga:

Nostalgia - Kisah di Balik 38 Gol, 38 Sentuhan Hugo Sanchez 30 Tahun Silam

Perjalanan Dimitar Berbatov di Premier League, dari Cap Pemalas hingga Drama Sir Alex Ferguson

Adel Taarabt

"Saya tidak berpikir ada bakat lain seperti dia di Inggris. Dia penyihir, namun masih harus banyak belajar dengan orang-orang lain. Jika bisa, dia akan menjadi bintang," jelas manajer Tottenham saat itu, Martin Jol, kepada Daily Mail.

Ketika itu, ada beberapa kutipan positif yang mencuat mengomentari bakat Adel Taarabt. Namun, karena etos kerja dan semangat yang memudar, Taarabt mulai tersingkir dari skuat utama Tottenham.

Jol meninggalkan Tottenham dan digantikan Juande Ramos. Pergantian pelatih tersebut membuat Adel Taarabt tersingkirkan. Bahkan, kehadiran Harry Redknapp tidak mengubah situasi. Kemudian, Adel Taarabt didepak secara permanen ke Queens Park Rangers dengan banderol 1,2 juta euro.

"Saya tidak bisa melindungi orang yang tidak ingin berlari dan berlatih. Dia juga kelebihan berat badan. Sayangnya, dia tidak cocok bermain sepak bola," ungkap Redknapp kepada BBC.

Tak terima dengan pernyataan Redknapp, Adel Taarabt balik menyerang. Ia menyebut sang manajer tidak memahaminya dengan baik.

"Mungkin, dia mengharapkan saya membuat lebih banyak tekel. Saya bukan tipe permain seperti itu," kata Adel Taarabt kepada The Guardian.

Adel Taarabt pun berusaha membuktikan kemampuannya di sepak bola Inggris. Pada musim 2010-2011, Taarabt kembali menjadi perbincangan.

Pada saat itu, Adel Taarabt membawa QPR promosi ke Premier League. Ia mendulang 19 gol plus 21 assist dalam 44 pertandingan. Jumlah tersebut terbilang banyak untuk pemain yang bisanya ditempatkan sebagai gelandang.

Pada saat itu, Adel Taarabt langsung menjadi buah bibir. Sejumlah klub elite Premier League dikabarkan mengarahkan radar kepadanya.

Sayangnya, performa Adel Taarabt kembali anjlok. Dalam dua musim di Premier League, ia hanya mengemas tujuh gol plus 10 assist.

Adel Taarabt pun sempat mencicipi Serie A dengan membela AC Milan dan Genoa. Namun, ia tidak pernah mengeluarkan kemampuan terbaik dengan potensi yang dimiliki.

Saat ini, Adel Taarabt membela klub asal Portugal, Benfica. Namun, ia tidak benar-benar menemukan cahaya kembali dalam kariernya. Bahkan, Benfica sempat menempatkan pemain 30 tahun tersebut ke tim akademi.