BolaSkor.com - Absennya N'Golo Kante dan Paul Pogba di timnas Prancis pada Piala Dunia 2022 membuka pintu pemain lain masuk skuad. Salah satu dari enam gelandang yang dipanggil Didier Deschamps adalah Adrien Rabiot.

Gelandang berusia 27 tahun sudah tidak asing lagi dengan timnas Prancis dengan 29 caps yang dimilikinya. Rabiot bahkan membantu Prancis, juara bertahan Piala Dunia, menang telak 4-1 atas Australia di laga pertama grup D.

Bentuk performanya yang sedang bagus itu menjustifikasi penampilan bagus Rabiot selama dua bulan terakhir bersama Juventus, meski secara menyeluruh performa Il Bianconeri masih angin-anginan.

Baca Juga:

Adrien Rabiot Batal Ke Manchester United, Juventus Pusing

Detail Permintaan Gaji Rabiot yang Bikin Manchester United Membekukan Transfer

Lupakan Manchester United, Adrien Rabiot Bahagia Dilatih Massimiliano Allegri

"Saya pikir performa hebat saya berasal dari campuran segalanya: cara saya bekerja di klub, tanggung jawab yang saya miliki sekarang, keinginan untuk membantu klub dan berada dalam performa terbaik untuk Piala Dunia ini," terang Rabiot kala berbicara kepada ESPN.

"Semua itu telah membantu saya merasakan kebaikan ini. Saya ingin tiba di Qatar dalam performa terbaik, itulah yang terjadi. Saat ini, saya merasa baik, saya merasa terbebaskan. Saya mengekspresikan diri melalui sepak bola saya."

Berbicara performa di level klub, kontrak Rabiot dengan Juventus akan habis pada Juni 2023 dan ia sudah membela klub sejak 2019. Rabiot membahas masa depannya dan memberi indikasi bermain di Inggris, tetapi itu tidak membatasi pilihan untuk masa depannya, termasuk bertahan dengan Juventus.

"Saya merasa tertarik dengan sepak bola, dengan Premier League itu sendiri dan sifatnya yang sangat kompetitif. Saya menyukai waktu saya di sana, bahkan jika saya masih muda. Saya menyukai budaya dan kehidupannya; keluarga saya juga menyukainya," imbuh Rabiot yang pernah bermain di akademi Manchester City.

"Saya belum tentu bermain di Inggris, tapi akan ada banyak pilihan untuk dipertimbangkan. Saya belum berbicara dengan Juve tentang masa depan, misalnya karena awal musim kami sulit, ditambah Piala Dunia akan datang dan saya ingin fokus pada itu. Setelah Piala Dunia, saya akan mulai memikirkan masa depan saya dengan lebih konkret."

Mantan pemain PSG itu juga membahas transfer gagalnya ke Manchester United arahan Erik ten Hag pada musim panas 2022. Rabiot membenarkan kabar tersebut tetapi ia juga menegaskan tetap berkomitmen dengan Juventus setelah gagal pindah.

"Ah! Pada akhirnya, setelah jelas saya tidak akan pergi ke United, saya langsung fokus kembali ke Juventus untuk memberikan semua yang saya miliki. Saya tidak ingin orang meragukan komitmen saya atau berpikir bahwa karena saya bisa pergi ke United, saya tidak akan peduli lagi," tambah Rabiot.

"Saya habis kontrak pada bulan Juni, dan saya tidak ingin orang berpikir bahwa saya tidak berkomitmen atau berinvestasi di Juve musim ini," pungkasnya.